• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

jum007 by jum007
22 Agustus 2026
in Sorotan
INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

JAKARTA — Gemerlap Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka di Cibubur tidak sepenuhnya berjalan mulus. Di balik kemeriahan kegiatan nasional yang diikuti hampir 20 ribu peserta, persoalan distribusi natura atau bahan makanan menjadi catatan serius dalam penyelenggaraan.

Penelusuran Metrosulsel.com di lokasi menemukan keluhan peserta dan pembina pendamping mengenai buruknya distribusi bahan makanan. Antrean pengambilan natura berlangsung panjang dan membuat peserta harus menunggu berjam-jam.

Sejumlah peserta bahkan disebut telah mengantre sejak pagi hingga malam. Kondisi semakin menjadi sorotan setelah muncul laporan bahan makanan tertentu, termasuk beras, sempat tidak tersedia ketika peserta melakukan pengambilan natura.

Situasi tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam manajemen logistik kegiatan berskala nasional. Jamnas XII berlangsung 12–20 Agustus 2026 dan diikuti 19.833 peserta dari 41 kontingen. Jumlah warga perkemahan mencapai hampir 25 ribu orang. Dengan skala sebesar itu, kebutuhan logistik semestinya telah dihitung secara presisi jauh sebelum peserta tiba di Cibubur.

Baca Juga:  KASUS NARKOBA MELEDAK DI MAROS, TERDAKWA BERTAMBAH, BOS BESAR MASIH GELAP

Terlebih, biaya penyelenggaraan camp yang dihimpun dari peserta diperkirakan tidak kurang dari Rp25 miliar. Besarnya biaya tersebut semestinya berbanding lurus dengan kualitas pelayanan, termasuk ketepatan distribusi bahan makanan.

Natura bukan fasilitas tambahan. Bahan makanan merupakan kebutuhan dasar peserta selama mengikuti kegiatan.
Karena itu, antrean panjang hingga berjam-jam dan persoalan ketersediaan bahan makanan menjadi catatan yang tidak dapat dianggap sebagai persoalan teknis kecil.

LOGISTIK BESAR, PELAYANAN JUSTRU TERSENDAT

Jamnas XII telah dipersiapkan dalam waktu panjang. Jumlah peserta, kontingen, jadwal kegiatan dan kebutuhan logistik semestinya telah masuk dalam perencanaan panitia.
Namun realitas distribusi natura menunjukkan adanya kesenjangan antara perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan.

Sistem distribusi yang tidak mampu melayani peserta secara cepat telah menimbulkan beban tambahan bagi kontingen. Peserta yang seharusnya mengikuti agenda kegiatan justru harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk memperoleh bahan makanan.

Baca Juga:  5 Ribu Keracunan, 15 Juta Penerima, 37 Juta Nunggu Jatah Makan

Bagi peserta usia penggalang, kondisi tersebut bukan persoalan sepele.
Jamnas membawa misi pendidikan karakter, kemandirian dan kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut seharusnya tercermin pula dalam tata kelola penyelenggaraannya.

Rp25 MILIAR HARUS DIIMBANGI AKUNTABILITAS

Besarnya biaya camp Jamnas XII membuat persoalan pelayanan semakin penting untuk dievaluasi.
Dengan nilai yang diperkirakan tidak kurang dari Rp25 miliar, publik dan peserta berhak mendapatkan penyelenggaraan yang profesional, transparan dan akuntabel.

Evaluasi tidak cukup berhenti pada persoalan antrean. Seluruh rantai logistik perlu diperiksa, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan barang, penyimpanan di gudang, hingga distribusi kepada masing-masing kontingen.

Setiap bahan yang masuk dan keluar seharusnya tercatat dengan jelas. Setiap kontingen seharusnya memperoleh hak sesuai jumlah peserta yang telah didaftarkan.

Baca Juga:  60% ANGGARAN MBG DIKUASAI ENAM KORPORASI AYAM, PETERNAK RAKYAT TERSINGKIR

Jika terjadi kekurangan atau keterlambatan, mekanisme pertanggungjawabannya harus tercatat dalam laporan resmi.

JAMNAS XII BUTUH EVALUASI TOTAL

Kegiatan sebesar Jamnas XII seharusnya meninggalkan pengalaman terbaik bagi peserta, bukan justru menyisakan keluhan mengenai kebutuhan dasar.
Persoalan natura menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kesiapan manajemen penyelenggara.

Metrosulsel.com menilai evaluasi Jamnas XII perlu dilakukan secara menyeluruh dan terbuka, terutama terhadap sektor logistik, konsumsi, distribusi natura dan pengelolaan biaya camp.

Kemegahan panggung dan banyaknya agenda tidak boleh menutupi persoalan pelayanan di lapangan. Sebab ukuran keberhasilan sebuah kegiatan nasional bukan hanya terlihat dari seremoni pembukaan dan penutupan, tetapi juga dari bagaimana panitia memenuhi kebutuhan peserta yang telah mempercayakan kegiatan tersebut kepada penyelenggara.Jamnas XII telah selesai. Kini saatnya seluruh sistem penyelenggaraannya diuji melalui evaluasi dan pertanggungjawaban yang transparan.

Laporan : JUM

Share15Tweet9SendShareSend

Related Posts

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 
Sorotan

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

22 Agustus 2026
SIAPA KASI IZIN TRUK 28 TON MELINTAS, DI JALAN MAROS-TOMPOBULU
Sorotan

SIAPA KASI IZIN TRUK 28 TON MELINTAS, DI JALAN MAROS-TOMPOBULU

2 Agustus 2026
LOGIS 08 Kecam Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Membela Perkara Korupsi
Sorotan

LOGIS 08 Kecam Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Membela Perkara Korupsi

20 Juli 2026
BUPATI GOWA DILAPORKAN KE KPK, DUGAAN FEE PROYEK SERAGAM SEKOLAH RP15 MILIAR
Sorotan

BUPATI GOWA DILAPORKAN KE KPK, DUGAAN FEE PROYEK SERAGAM SEKOLAH RP15 MILIAR

16 Juli 2026
DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN
Sorotan

DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN

10 Juli 2026
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

22 Agustus 2026
INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

22 Agustus 2026
KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

22 Agustus 2026
TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

21 Agustus 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9131 shares
    Share 3652 Tweet 2283
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2073 shares
    Share 829 Tweet 518
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2000 shares
    Share 800 Tweet 500
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 
Sorotan

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

by jum007
22 Agustus 2026
0

JAKARTA -- Persoalan penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka di Cibubur semakin mendapat sorotan. Selain keluhan peserta mengenai distribusi...

Read more
INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

22 Agustus 2026
KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

22 Agustus 2026
TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

21 Agustus 2026
MALAM HANGAT CHAIDIR SYAM BERSAMA KONTINGEN MAROS DI JAMNAS XII

MALAM HANGAT CHAIDIR SYAM BERSAMA KONTINGEN MAROS DI JAMNAS XII

21 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.