• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

WARISAN DANNY JADI BEBAN, APPI SEBUT LOKASI PROYEK PLTSa TAMALANREA HARUS DIKAJI ULANG

jum007 by jum007
22 Oktober 2025
in Sorotan
WARISAN DANNY JADI BEBAN, APPI SEBUT LOKASI PROYEK PLTSa TAMALANREA HARUS DIKAJI ULANG

MAKASSAR — Polemik proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tamalanrea terus bergulir. Setelah mendukung aksi warga yang menolak pembangunan di Kelurahan Bira, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) kini menegaskan bahwa perencanaan proyek tersebut merupakan peninggalan dari pejabat wali kota sebelumnya, yakni Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto.

Proyek berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 triliun dan telah dimenangkan oleh PT Sumber Utama Sejahtera (PT SUS). Namun, kini proyek itu kembali digugat publik karena dinilai salah lokasi dan berpotensi mencemari lingkungan serta mengganggu kesehatan warga sekitar.

Munafri mengaku, sejak dirinya menjabat, seluruh proses hukum dan administrasi proyek sudah berjalan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) terbaru, termasuk penetapan pemenang tender.

“Proyek ini direncanakan oleh pejabat wali kota sebelum saya. Setelah saya menjabat, Perpres terbaru hingga penetapan pemenang tender sudah ada. Jadi, ini masalah yang ditinggalkan dan sekarang kami yang harus hadapi,” ujar Munafri di Balai Kota Makassar, Rabu (21/10/2025).

Baca Juga:  DPR DALAM PUSARAN KERICUHAN DEMOSTRAN

Munafri juga menegaskan bahwa pihaknya sepakat proyek PLTSa lebih tepat ditempatkan di kawasan TPA Antang, Kecamatan Manggala, yang memang sejak lama berfungsi sebagai lokasi pembuangan akhir.

“Saya sepakat kalau proyek ini dipindahkan ke TPA Antang. Di sanalah tempat yang paling logis untuk pengelolaan sampah. Kalau dipaksakan di Tamalanrea, jelas akan menimbulkan konflik sosial dan dampak lingkungan,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan Munafri saat menerima audiensi Aliansi Gerakan Masyarakat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) di Kantor Balai Kota. Dalam pertemuan itu, warga mendesak pemerintah agar tidak hanya melakukan kajian ulang, tetapi juga mencabut rekomendasi awal lokasi di Tamalanrea yang ditetapkan di masa pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga:  BUPATI MAROS MINTA TINDAKAN TEGAS ATAS DUGAAN PUNGLI 2300 GURU SERTIFIKASI

Koordinator GERAM PLTSa, H. Akbar, menegaskan bahwa rencana lokasi PLTSa di Bira adalah hasil keputusan sepihak era Danny Pomanto. Ia menuding ada indikasi politik bisnis bergaya kapitalis yang bermain di balik penentuan lokasi tersebut.

“Kalau proyek ini tetap dipaksakan, kami curiga ada kepentingan bisnis yang lebih besar daripada kepentingan rakyat. Jangan jadikan warga Tamalanrea kelinci percobaan kebijakan salah arah,” ujarnya.

Proyek bernilai triliunan rupiah ini dinilai banyak pihak tidak realistis secara teknis. Volume sampah Kota Makassar saat ini hanya sekitar 1.000 ton per hari, dengan sampah non-organik yang dapat dibakar hanya 500 ton. Sementara kapasitas PLTSa yang dirancang mencapai 1.300 ton per hari, menimbulkan tanda tanya besar soal sumber pasokan sampah tambahan.

Baca Juga:  HASHIM DJOJOHADIKUSUMO UNGKAP ADA PIHAK TAWARKAN SUAP RP16,5 TRILIUN KE PRESIDEN PRABOWO

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulsel, Erwin, menegaskan bahwa DLH tidak akan memproses izin lingkungan tanpa ada kejelasan penetapan lokasi dari pemerintah kota.

“Kalau lokasi belum jelas dan berpotensi menimbulkan dampak sosial, kami tidak bisa melanjutkan kajian AMDAL-nya. Itu prinsip kehati-hatian,” tegas Erwin.

Dengan pengakuan terbuka dari Wali Kota Munafri, arah proyek PLTSa Tamalanrea kini berada di persimpangan. Publik menilai, warisan kebijakan era Danny Pomanto itu menjadi beban politik dan ekologis bagi pemerintahan saat ini.

Bagi warga Tamalanrea, pernyataan Appi adalah sinyal kemenangan sementara — namun perjuangan mereka masih panjang untuk memastikan proyek kontroversial Rp3 triliun itu benar-benar dikaji ulang dan tidak dipaksakan.

JUM

Share47Tweet29SendShareSend

Related Posts

DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN
Sorotan

DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN

10 Juli 2026
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu
Sorotan

Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

30 Juni 2026
JAMAN Kritik Gaya Komunikasi Menteri Pertanian Saat Kuliah Umum di Gorontalo
Sorotan

JAMAN Kritik Gaya Komunikasi Menteri Pertanian Saat Kuliah Umum di Gorontalo

24 Juni 2026
Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros Diprotes, Bupati dan DPRD Minta Kajian Ulang
Sorotan

Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros Diprotes, Bupati dan DPRD Minta Kajian Ulang

19 Juni 2026
Warga Protes Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros, Kelurahan Sebut Demi Selamatkan Ratusan Rumah dari Banjir
Sorotan

Warga Protes Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros, Kelurahan Sebut Demi Selamatkan Ratusan Rumah dari Banjir

19 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
GAME OVER : FEBRIE MUNDUR DARI JABATAN JAM PIDSUS

GAME OVER : FEBRIE MUNDUR DARI JABATAN JAM PIDSUS

10 Juli 2026
POLRI PAMER RATUSAN M DAN 74 KG EMAS DARI BRANGKAS FEBRIE

POLRI PAMER RATUSAN M DAN 74 KG EMAS DARI BRANGKAS FEBRIE

10 Juli 2026
DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN

DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN

10 Juli 2026
TIMBANGAN VS COKELAT

TIMBANGAN VS COKELAT

10 Juli 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9124 shares
    Share 3650 Tweet 2281
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2201 shares
    Share 880 Tweet 550
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2068 shares
    Share 827 Tweet 517
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1676 shares
    Share 670 Tweet 419
GAME OVER : FEBRIE MUNDUR DARI JABATAN JAM PIDSUS
Breaking News

GAME OVER : FEBRIE MUNDUR DARI JABATAN JAM PIDSUS

by jum007
10 Juli 2026
0

JAKARTA -- Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Bidang...

Read more
POLRI PAMER RATUSAN M DAN 74 KG EMAS DARI BRANGKAS FEBRIE

POLRI PAMER RATUSAN M DAN 74 KG EMAS DARI BRANGKAS FEBRIE

10 Juli 2026
DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN

DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN

10 Juli 2026
TIMBANGAN VS COKELAT

TIMBANGAN VS COKELAT

10 Juli 2026
MULAI BINTANG HINGGA SEPATUMU MILIK RAKYAT,  INTROSPEKSILAH

MULAI BINTANG HINGGA SEPATUMU MILIK RAKYAT,  INTROSPEKSILAH

10 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.