MAROS, — Tawa dan semangat anak-anak Pramuka memenuhi halaman SDN 125 Marampesu, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Rabu (3/6/2026). Di tengah suasana hangat itu, sebuah langkah sederhana namun sarat makna dimulai: mengajak anak-anak membiasakan makan dua butir telur setiap hari demi tumbuh sehat dan cerdas.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ellacare CSR PT Ella Flyona Makassarindo dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Maros. Kerja sama ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan pemenuhan gizi anggota Pramuka melalui edukasi kesehatan dan kampanye konsumsi telur sebagai sumber protein yang mudah dijangkau masyarakat.
Bagi para siswa yang hadir, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Mereka diajak memahami pentingnya makanan bergizi untuk mendukung aktivitas belajar, bermain, dan meraih cita-cita. Sejumlah siswa tampak antusias mengikuti kuis, yel-yel hidup sehat, hingga menikmati telur yang dibagikan dalam kegiatan tersebut.
Kepala SDN 125 Marampesu, H. Ramli Samauna, S.Pd., menyambut baik kolaborasi yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
“Kami merasa bersyukur karena perhatian terhadap kesehatan anak-anak tidak hanya datang dari sekolah dan orang tua, tetapi juga dari dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan. Semoga program ini mampu membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini,” ujarnya.
CEO Ellacorp sekaligus Penanggung Jawab Program Ellacare CSR, Bazuki Suyuti, mengatakan bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan gizi yang cukup dan pendidikan yang baik.
Menurutnya, kampanye makan dua butir telur setiap hari merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap tumbuh kembang anak.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut bertanggung jawab mempersiapkan generasi masa depan. Program ini direncanakan menjangkau hingga 1.001 titik di berbagai daerah sebagai bentuk kontribusi nyata bagi anak-anak Indonesia,” katanya.
Sebagai tahap awal, program akan menyasar 100 sekolah dasar anggota Pramuka Gugus Depan di Kabupaten Maros.
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Asri Rajab, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul.
Ia mengingatkan bahwa anak-anak yang sehat memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang, belajar dengan baik, dan meraih prestasi.
“Anak-anak adalah harapan masa depan daerah ini. Ketika kebutuhan gizinya terpenuhi, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan. Karena itu, program seperti ini sangat penting dan patut mendapat dukungan bersama,” tuturnya.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kwarcab Pramuka Maros, Nuryadi, S.Sos., M.AP. Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak hanya membentuk karakter dan kepemimpinan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi kesehatan bagi generasi muda.
“Anak-anak yang sehat akan lebih mudah belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi dirinya. Karena itu, kami menyambut baik sinergi ini sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang kuat secara fisik maupun mental,” ujarnya.
Usai penandatanganan MoU, seluruh peserta menikmati makan telur bersama sebagai simbol dimulainya kampanye hidup sehat tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi manfaat protein bagi tubuh yang dipandu Firda Ramadhani, diselingi permainan edukatif dan pembagian telur kepada peserta.
Di balik kesederhanaan sebutir telur, tersimpan harapan besar. Harapan agar semakin banyak anak-anak Indonesia tumbuh sehat, bersemangat belajar, dan kelak menjadi generasi yang mampu membawa daerah serta bangsanya menuju masa depan yang lebih baik.
Melalui kolaborasi antara dunia usaha, pendidikan, pemerintah, dan Gerakan Pramuka, langkah kecil yang dimulai dari Maros ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat dan kesadaran gizi sejak usia dini.
TIM HUMAS & INFO





















