MAROS — Semangat kepramukaan kembali terasa hangat di Kabupaten Maros. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros resmi memulai proses seleksi peserta dan pembina pendamping untuk Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Momentum ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ajang lahirnya generasi muda terbaik yang akan membawa nama Maros ke panggung nasional.
Seleksi ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi bersama seluruh Kwartir Ranting se-Kabupaten Maros. Dari proses tersebut, Kwarcab Maros menargetkan pembentukan kontingen yang solid dan berkualitas, terdiri dari 2 pimpinan kontingen, 4 pembina pendamping, serta 32 peserta pilihan dengan komposisi seimbang antara putra dan putri.
Yang menarik, proses seleksi dilakukan secara berjenjang. Dimulai dari tingkat ranting, tempat para Pramuka muda ditempa di gugus depan, hingga ke tingkat cabang. Setiap ranting diberi ruang untuk mengirimkan perwakilan terbaiknya, menjadikan seleksi ini tidak hanya kompetitif, tetapi juga menjunjung tinggi pemerataan dan keterwakilan wilayah.
Sebanyak 112 peserta dari 14 kwartir ranting diperkirakan akan ambil bagian dalam tahap awal seleksi. Mereka adalah Pramuka Penggalang pilihan yang telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan semangat kepramukaan di daerahnya masing-masing.
Tahapan seleksi dibagi menjadi dua. Tahap pertama berupa seleksi administrasi yang memastikan peserta memenuhi kriteria dasar, seperti usia dan tingkat kecakapan. Sementara tahap kedua menjadi momen penentuan, di mana peserta diuji secara langsung melalui berbagai bentuk penilaian kompetensi.
Dari proses ketat ini, hanya 32 peserta terbaik yang akan terpilih. Menariknya, selain peserta dengan nilai tertinggi secara umum, setiap kwartir ranting juga tetap memiliki peluang untuk
mengirimkan wakil terbaiknya. Ini menjadi bukti bahwa seleksi tidak hanya mencari yang paling unggul, tetapi juga menghargai potensi dari seluruh wilayah.
Jadwal seleksi pun telah ditetapkan dengan waktu yang relatif singkat namun padat: dimulai pada 12 Mei 2026 untuk tahap pertama, dilanjutkan pengumuman hasil sehari setelahnya, dan ditutup dengan seleksi tahap kedua pada 14–15 Mei 2026. Sementara itu, seleksi pembina pendamping akan berlangsung pada 17 Mei 2026.
Kwarcab Maros juga menekankan pentingnya komitmen. Peserta yang lolos hingga tahap akhir diwajibkan telah mencapai Tanda Kecakapan Umum (TKU) Penggalang Terap, sebagai simbol kesiapan dan kematangan mereka dalam dunia kepramukaan.
Lebih dari sekadar seleksi, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan karakter, mental, dan jiwa kepemimpinan generasi muda. Harapannya, kontingen yang terpilih nantinya tidak hanya berprestasi di Jamnas XII 2026, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Pramuka lainnya di Kabupaten Maros.
Di balik setiap proses seleksi, tersimpan harapan besar: lahirnya duta-duta muda Maros yang tangguh, berkarakter, dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
TIM HUMAS & INFO
















