• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

jum007 by jum007
28 Oktober 2026
in Sorotan
INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

Ket Foto : Selasa 27/10/2026

MAROS — Proyek pembangunan gedung baru Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros kembali menjadi sorotan. Pekerja terlihat beraktivitas di atas rangka besi bangunan tanpa terlihat jelas adanya sistem pengaman jatuh. Di sisi lain, pelaporan tenaga kerja dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan turut dipertanyakan.

Dokumentasi di lokasi memperlihatkan seorang pekerja berada di atas rangka besi tulangan dengan ruang berpijak terbatas. Dalam foto tersebut, tidak terlihat jelas tali pengaman yang terhubung ke sistem penahan jatuh maupun pagar pengaman di sekitar area kerja.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut.

KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Maros, Andi Patiroi, mengaku kaget setelah mengetahui hingga Rabu (28/10/2026) belum ada laporan yang diterima pihaknya terkait tenaga kerja pada proyek tersebut.

“Astaga, padahal sudah saya sampaikan ke Pak Kadis PU,” kata Patiroi kepada Metrosulsel.com.

Pernyataan itu mengindikasikan bahwa Patiroi sebelumnya telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Kepala Dinas PU Maros. Namun, tindak lanjut atas komunikasi itu masih perlu dikonfirmasi.

Baca Juga:  LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

Sebelumnya, Patiroi mengaku pihaknya belum menerima laporan perusahaan terkait tenaga kerja yang digunakan dalam proyek tersebut.

“Sampai hari ini belum ada laporan,” ujar Patiroi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (25/10/2026).

Ia menegaskan bahwa pekerja konstruksi wajib terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Harus terdaftar saat kontrak kerja. Tanpa terkecuali,” tegasnya.

Patiroi juga menyatakan akan berkomunikasi dengan Dinas PU dan BPJS Ketenagakerjaan Maros untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

DINAS PU TERUSKAN KE KPA DAN KONSULTAN PENGAWAS

Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Maros, Andi Kurni, menyatakan pihaknya telah meneruskan informasi mengenai persoalan K3 tersebut kepada konsultan pengawas proyek melalui kepala bidang terkait.

“Kami telah menyampaikan persoalan ini untuk ditindak lanjuti,” kata Kurni kepada Metrosulsel.com.

Sebelumnya, Kurni juga menyampaikan bahwa informasi tersebut telah diteruskan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk ditindaklanjuti.

Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan mengenai hasil evaluasi lapangan, pemeriksaan sistem pengaman jatuh, maupun langkah korektif yang telah dilakukan pihak pelaksana proyek.

Baca Juga:  KASUS PERIZINAN BERUJUNG TERSANGKA, BUPATI GOWA DIPERIKSA KORTASTIPIDKOR

DASAR DUGAAN PELANGGARAN K3

Dugaan persoalan K3 ini perlu diuji berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pekerjaan pada Ketinggian.

Peraturan tersebut mengatur persyaratan keselamatan kerja di ketinggian, termasuk prosedur kerja aman, teknik bekerja, alat pelindung diri (APD), perangkat pelindung jatuh, dan sistem angkur sesuai kebutuhan pekerjaan serta hasil penilaian risiko.

Penerapan keselamatan konstruksi juga mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.

Dalam pekerjaan yang memiliki risiko jatuh, penggunaan full body harness yang terhubung ke sistem penahan jatuh yang sesuai merupakan salah satu bentuk perlindungan. Pagar pengaman, platform kerja yang layak, dan perlindungan kolektif juga perlu diterapkan sesuai kondisi lapangan.

Foto yang diperoleh Metrosulsel.com belum cukup untuk memastikan pekerja sama sekali tidak menggunakan perangkat pengaman atau menetapkan ketinggian bangunan secara pasti. Namun, kondisi yang terlihat menjadi dasar untuk meminta pemeriksaan langsung terhadap metode kerja dan sistem perlindungan yang diterapkan.

Baca Juga:  REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT

KPA DAN KONSULTAN PENGAWAS DIMINTA BERTINDAK

Persoalan ini menyisakan sejumlah pertanyaan yang membutuhkan jawaban dari pihak pelaksana proyek.

Apakah seluruh pekerja telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan? Apakah perangkat pelindung jatuh tersedia dan digunakan sesuai kebutuhan? Apakah konsultan pengawas telah memeriksa kondisi kerja tersebut? Bagaimana tindak lanjut KPA setelah menerima informasi mengenai dugaan risiko keselamatan?

Kontraktor pelaksana, KPA, dan konsultan pengawas perlu memberikan penjelasan disertai bukti mengenai pemenuhan kewajiban perlindungan pekerja dan penerapan SMKK.

Metrosulsel.com mendorong pemeriksaan lapangan serta verifikasi daftar pekerja, bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dan dokumen keselamatan konstruksi.

Keselamatan kerja bukan sekadar formalitas administrasi. Pengendalian risiko harus dilakukan sebelum kecelakaan terjadi. Jika ditemukan kondisi berbahaya, pekerjaan terkait perlu diamankan sampai risiko dikendalikan secara memadai.

Metrosulsel.com akan terus menelusuri tindak lanjut KPA, konsultan pengawas, kontraktor pelaksana, dan instansi terkait. Hak jawab seluruh pihak tetap terbuka.

TIM INVESTIGASI METROSULSEL.COM | MAROS

Share18Tweet12SendShareSend

Related Posts

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan
Sorotan

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

28 Oktober 2026
KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN
Sorotan

KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

28 Oktober 2026
PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?
Sorotan

PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

25 Oktober 2026
KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN
Sorotan

KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN

23 Oktober 2026
PBB MONCONGLOE BARU 37 PERSEN, KINERJA CAMAT MAROS TERANCAM DIEVALUASI
Sorotan

PBB MONCONGLOE BARU 37 PERSEN, KINERJA CAMAT MAROS TERANCAM DIEVALUASI

19 Oktober 2026
INSPEKTORAT MAROS SUSUN LHP, ISKANDAR DISEBUT BELUM HADIR
Sorotan

INSPEKTORAT MAROS SUSUN LHP, ISKANDAR DISEBUT BELUM HADIR

19 Oktober 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI

KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI

28 Oktober 2026
Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

28 Oktober 2026
KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

28 Oktober 2026
INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

28 Oktober 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9148 shares
    Share 3659 Tweet 2287
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2243 shares
    Share 897 Tweet 561
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2082 shares
    Share 833 Tweet 521
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2032 shares
    Share 813 Tweet 508
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI
Politik

KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI

by jum007
28 Oktober 2026
0

JENEPONTO, -- Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Sulawesi Selatan, Andi Waris Halid, memperkuat konsolidasi organisasi dengan Dewan Pimpinan...

Read more
Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

28 Oktober 2026
KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

28 Oktober 2026
INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

28 Oktober 2026
EMPAT TIM AMANKAN TIKET SEMIFINAL NEW BANTIMURUNG CUP 2026

EMPAT TIM AMANKAN TIKET SEMIFINAL NEW BANTIMURUNG CUP 2026

28 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.