• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

jum007 by jum007
28 Oktober 2026
in Sorotan
KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

JAKARTA, — Mahasiswa Kehutanan Indonesia yang tergabung dalam Sylva Indonesia mendesak perombakan menyeluruh tata kelola kehutanan nasional. Mereka menilai persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), deforestasi, serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati membutuhkan perubahan mendasar, bukan sekadar pembenahan regulasi secara parsial.
Desakan itu disuarakan dalam aksi di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menyoroti kondisi kehutanan Indonesia yang dinilai menghadapi krisis serius. Mereka menilai kerangka hukum kehutanan yang berlaku belum memadai untuk melindungi ekosistem hutan sekaligus menjamin hak dan keterlibatan masyarakat di sekitarnya.

Sylva Indonesia pun mendorong reset kehutanan nasional melalui lima tuntutan utama.

Baca Juga:  Warga Protes Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros, Kelurahan Sebut Demi Selamatkan Ratusan Rumah dari Banjir

Pertama, evaluasi total dan penggantian Undang-Undang Kehutanan.
Mahasiswa mendesak Presiden RI dan DPR RI menghentikan pendekatan revisi parsial serta menyusun undang-undang kehutanan baru yang partisipatif, berorientasi pada pemulihan ekosistem, dan responsif terhadap krisis iklim.
Mereka juga menuntut keterbukaan naskah akademik dan draf RUU secara utuh kepada publik, bukan hanya matriks materi muatan yang terbatas. Rentetan karhutla di Kalimantan dan Sumatera pada 2026 turut disorot sebagai persoalan tata kelola yang harus dievaluasi, bukan semata-mata dianggap sebagai bencana musiman.

Kedua, restrukturisasi kurikulum pendidikan kehutanan.
Mahasiswa menuntut pembenahan menyeluruh pendidikan kehutanan agar lebih relevan dengan tantangan kerusakan ekosistem, krisis iklim, konflik tenurial, dan kebutuhan pengelolaan hutan berkelanjutan.

Baca Juga:  SULSEL MASUK RADAR PEMBERSIHAN MAFIA ALSINTAN, PEMBAGIAN DI MAROS DIDUGA BERUJUNG TRANSAKSI

Ketiga, transisi menuju pengelolaan hutan berbasis masyarakat.
Sylva mendorong perubahan tata kelola yang selama ini bertumpu pada negara (state-based management) menuju pengelolaan berbasis masyarakat (community-based management) secara terukur dan bertanggung jawab.
Keempat, pengakuan substantif terhadap hak masyarakat adat.

Pengakuan terhadap masyarakat adat dinilai harus diwujudkan melalui perlindungan hak yang nyata, termasuk keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan terkait kawasan hutan dan pengelolaan sumber daya alam.
Kelima, konsolidasi ruang diskusi substantif di seluruh Indonesia.
Mahasiswa mendorong terbukanya ruang dialog yang melibatkan berbagai pihak untuk membahas masa depan kehutanan nasional, mulai dari kalangan akademisi, mahasiswa, pemerintah, hingga masyarakat adat dan komunitas yang hidup di sekitar hutan.

Baca Juga:  REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT

Sylva Indonesia menegaskan, tuntutan tersebut membutuhkan respons nyata dari pemerintah dan DPR. Mereka memperingatkan, apabila lima tuntutan itu tidak dipenuhi, mahasiswa kehutanan akan menggelar aksi besar-besaran secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Desakan ini menjadi peringatan bahwa pembenahan sektor kehutanan tidak cukup berhenti pada perubahan aturan di atas kertas. Mahasiswa menuntut perubahan yang menyentuh sistem pendidikan, arah kebijakan, serta posisi masyarakat dalam menentukan masa depan hutan Indonesia.

SYUKRI

Share16Tweet10SendShareSend

Related Posts

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan
Sorotan

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

28 Oktober 2026
INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!
Sorotan

INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

28 Oktober 2026
PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?
Sorotan

PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

25 Oktober 2026
KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN
Sorotan

KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN

23 Oktober 2026
PBB MONCONGLOE BARU 37 PERSEN, KINERJA CAMAT MAROS TERANCAM DIEVALUASI
Sorotan

PBB MONCONGLOE BARU 37 PERSEN, KINERJA CAMAT MAROS TERANCAM DIEVALUASI

19 Oktober 2026
INSPEKTORAT MAROS SUSUN LHP, ISKANDAR DISEBUT BELUM HADIR
Sorotan

INSPEKTORAT MAROS SUSUN LHP, ISKANDAR DISEBUT BELUM HADIR

19 Oktober 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI

KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI

28 Oktober 2026
Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

28 Oktober 2026
KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

28 Oktober 2026
INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

28 Oktober 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9148 shares
    Share 3659 Tweet 2287
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2243 shares
    Share 897 Tweet 561
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2082 shares
    Share 833 Tweet 521
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2032 shares
    Share 813 Tweet 508
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI
Politik

KONSOLIDASI DI JENEPONTO, ABPEDNAS SULSEL PERKUAT SOLIDITAS ORGANISASI

by jum007
28 Oktober 2026
0

JENEPONTO, -- Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Sulawesi Selatan, Andi Waris Halid, memperkuat konsolidasi organisasi dengan Dewan Pimpinan...

Read more
Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

Antrean Pemetaan BPN Maros Dikeluhkan, Pemohon Klaim Harus Menunggu Sepekan

28 Oktober 2026
KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

KEBIJAKAN SYLVA DESAK RESET KEHUTANAN, UU LAMA DINILAI GAGAL LINDUNGI HUTAN

28 Oktober 2026
INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

INVESTIGASI: PEKERJA GEDUNG PU MAROS DIDUGA TANPA PENGAMAN JATUH, KADISNAKER KAGET BELUM ADA LAPORAN, KPA DIMINTA BERTINDAK!

28 Oktober 2026
EMPAT TIM AMANKAN TIKET SEMIFINAL NEW BANTIMURUNG CUP 2026

EMPAT TIM AMANKAN TIKET SEMIFINAL NEW BANTIMURUNG CUP 2026

28 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.