• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

jum007 by jum007
25 Oktober 2026
in Sorotan
PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

MAROS — Proyek pembangunan gedung baru Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros kini menjadi sorotan. Di tengah penggunaan anggaran publik, keselamatan pekerja justru dipertanyakan setelah sejumlah pekerja terlihat beraktivitas di ketinggian tanpa perlengkapan pelindung yang memadai.

Dokumentasi yang diperoleh Metrosulsel.com memperlihatkan seorang pekerja berdiri di atas bekisting kolom dengan ketinggian sekitar 16 meter. Pekerja tersebut tampak mengenakan hoodie biru, celana jeans, dan sepatu kasual. Tidak terlihat penggunaan helm keselamatan maupun full body harness.

Di sisi lain, seorang pekerja lain terlihat mengenakan helm kuning, tetapi tanpa tali dagu yang tampak, saat berada di area tepi struktur bangunan yang masih terbuka.

Temuan visual ini memunculkan pertanyaan mendasar: apakah keselamatan pekerja benar-benar menjadi prioritas dalam proyek pembangunan gedung milik pemerintah tersebut?

RISIKO JATUH MENGINTAI, PENGAMANAN DIPERTANYAKAN

Pekerjaan konstruksi di ketinggian memiliki risiko serius, mulai dari jatuh, tertusuk besi tulangan, hingga tertimpa material atau mengalami kegagalan struktur sementara.

Tanpa perlindungan yang sesuai dengan risiko pekerjaan, kecelakaan dapat berujung pada cedera berat, cacat permanen, bahkan kematian.

Baca Juga:  MBG DIDUGA DIKUASAI KARTEL AYAM: BEBEK LOKAL PELIHARAAN MASYARAKAT DIHAPUS DARI PIRING SISWA

Dalam proyek konstruksi, keselamatan bukan sekadar kelengkapan administratif. Kontraktor wajib menerapkan pengendalian risiko, menyediakan alat pelindung diri yang sesuai, serta memastikan pekerja menggunakannya.

Karena itu, dokumentasi pekerja yang beraktivitas di ketinggian tanpa perlindungan memadai perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan langsung oleh pihak yang berwenang.

Namun, untuk memastikan tingkat pelanggaran dan kondisi keseluruhan proyek, diperlukan pemeriksaan lapangan, dokumen rencana keselamatan konstruksi, serta keterangan dari pihak pelaksana dan pengawas.

PROYEK UANG RAKYAT, KESELAMATAN JANGAN JADI BIAYA YANG DIHEMAT

Pembangunan gedung kantor pemerintah menggunakan anggaran publik. Konsekuensinya, pelaksanaan pekerjaan tidak cukup hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga harus memenuhi standar keselamatan dan ketentuan kontrak.

Metrosulsel.com mempertanyakan apakah penyedia jasa telah menyediakan alat pelindung diri, memasang sistem pengamanan terhadap risiko jatuh, dan menjalankan pengawasan keselamatan secara konsisten.

Jika fasilitas keselamatan sudah tersedia, mengapa pekerja masih terlihat beraktivitas tanpa perlindungan yang tampak memadai? Jika belum tersedia, siapa yang bertanggung jawab atas kondisi tersebut?

Pertanyaan lain juga mengarah kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan konsultan pengawas: apakah pemeriksaan keselamatan dilakukan secara berkala, dan apakah pekerjaan berisiko tinggi dihentikan ketika persyaratan keselamatan tidak terpenuhi?

Baca Juga:  OKNUM PEGAWAI DINAS PERTANIAN MAROS DILAPORKAN, DUGAAN UANG ALSINTAN RP80 JUTA TAK KUNJUNG KEMBALI

Jawaban atas pertanyaan tersebut harus didasarkan pada dokumen proyek dan hasil pemeriksaan, bukan sekadar asumsi.

ATURAN ADA, PENGAWASAN HARUS DIBUKTIKAN

Pelaksanaan keselamatan konstruksi antara lain diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.

Ketentuan tersebut menjadi landasan bagi penerapan keselamatan kerja, pengendalian risiko, dan pelaksanaan sistem manajemen keselamatan konstruksi sesuai lingkup pekerjaan.

Penyedia jasa wajib memenuhi kewajiban keselamatan sesuai peraturan dan kontrak. Sementara itu, pengawasan proyek harus memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan teknis dan keselamatan yang berlaku.

Persoalannya bukan hanya apakah aturan tersedia, melainkan apakah aturan tersebut benar-benar dijalankan di lapangan.

KADIS PU, PPK, DAN KONSULTAN PENGAWAS PERLU MEMBERIKAN PENJELASAN

Metrosulsel.com meminta penjelasan Kepala Dinas PUTRPP Kabupaten Maros dan PPK proyek mengenai standar keselamatan yang diterapkan, ketersediaan APD, pengawasan pekerjaan di ketinggian, serta tindak lanjut atas dokumentasi tersebut.

Baca Juga:  DLH TURUN, DUGAAN DUMPING LIMBAH ILEGAL DI PATTENE MENGUAT

Hingga berita ini disusun, pihak-pihak tersebut belum memberikan jawaban atas konfirmasi melalui WhatsApp.

Kepala Dinas Tenaga Kerja yang berwenang dalam pengawasan ketenagakerjaan juga perlu menindaklanjuti temuan ini sesuai kewenangannya, termasuk memeriksa kondisi keselamatan pekerja di lokasi proyek.

Kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas perlu diberi kesempatan menjelaskan kondisi sebenarnya, termasuk apakah APD telah disediakan, bagaimana prosedur kerja di ketinggian diterapkan, dan siapa petugas yang bertanggung jawab terhadap keselamatan konstruksi.

JANGAN MENUNGGU KORBAN UNTUK BERTINDAK

Pembangunan kantor pemerintah semestinya mencerminkan kepatuhan terhadap aturan, termasuk perlindungan terhadap tenaga kerja yang membangunnya.

Jika dokumentasi tersebut menggambarkan kondisi kerja yang sebenarnya, evaluasi keselamatan tidak seharusnya menunggu sampai terjadi kecelakaan.

Metrosulsel.com akan menelusuri lebih lanjut identitas penyedia jasa, nilai kontrak, dokumen keselamatan konstruksi, alokasi biaya keselamatan dalam dokumen proyek, serta pelaksanaan pengawasan di lapangan.

Anggaran proyek boleh dihitung dalam miliaran rupiah. Namun, keselamatan pekerja tidak boleh diperlakukan sebagai urusan tambahan.

Metrosulsel.com akan memuat klarifikasi dan hak jawab pihak-pihak terkait sesuai Kode Etik Jurnalistik.

JUM

Share21Tweet13SendShareSend

Related Posts

KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN
Sorotan

KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN

23 Oktober 2026
PBB MONCONGLOE BARU 37 PERSEN, KINERJA CAMAT MAROS TERANCAM DIEVALUASI
Sorotan

PBB MONCONGLOE BARU 37 PERSEN, KINERJA CAMAT MAROS TERANCAM DIEVALUASI

19 Oktober 2026
INSPEKTORAT MAROS SUSUN LHP, ISKANDAR DISEBUT BELUM HADIR
Sorotan

INSPEKTORAT MAROS SUSUN LHP, ISKANDAR DISEBUT BELUM HADIR

19 Oktober 2026
RESES SENATOR WARIS HALID SOROTI KENDALA TRANSPORTASI DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA SULSEL
Sorotan

RESES SENATOR WARIS HALID SOROTI KENDALA TRANSPORTASI DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA SULSEL

15 Oktober 2026
AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI
Sorotan

AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI

3 Oktober 2026
RIWAYAT TANAH MASYARAKAT HUKUM ADAT: DARI PENGUASAAN ADAT HINGGA SISTEM PERTANAHAN NEGARA
Sorotan

RIWAYAT TANAH MASYARAKAT HUKUM ADAT: DARI PENGUASAAN ADAT HINGGA SISTEM PERTANAHAN NEGARA

3 Oktober 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

25 Oktober 2026
KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN

KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN

23 Oktober 2026
JELANG MUSDA XI GOLKAR MAROS, PUANG ESA AMBIL BERKAS PENDAFTARAN KETUA

JELANG MUSDA XI GOLKAR MAROS, PUANG ESA AMBIL BERKAS PENDAFTARAN KETUA

23 Oktober 2026
DELAPAN TIM LOLOS, NEW BANTIMURUNG CUP 2026 MASUK BABAK DELAPAN BESAR

DELAPAN TIM LOLOS, NEW BANTIMURUNG CUP 2026 MASUK BABAK DELAPAN BESAR

23 Oktober 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9147 shares
    Share 3659 Tweet 2287
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2243 shares
    Share 897 Tweet 561
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2082 shares
    Share 833 Tweet 521
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2032 shares
    Share 813 Tweet 508
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?
Sorotan

PEKERJA PROYEK GEDUNG DINAS PU MAROS BEKERJA DI KETINGGIAN TANPA PENGAMAN, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB?

by jum007
25 Oktober 2026
0

MAROS -- Proyek pembangunan gedung baru Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros kini menjadi sorotan. Di tengah penggunaan anggaran...

Read more
KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN

KPK TAHAN TUJUH TERSANGKA SUAP PROYEK BBPJN SUMUT, FEE DIDUGA CAPAI 4 PERSEN

23 Oktober 2026
JELANG MUSDA XI GOLKAR MAROS, PUANG ESA AMBIL BERKAS PENDAFTARAN KETUA

JELANG MUSDA XI GOLKAR MAROS, PUANG ESA AMBIL BERKAS PENDAFTARAN KETUA

23 Oktober 2026
DELAPAN TIM LOLOS, NEW BANTIMURUNG CUP 2026 MASUK BABAK DELAPAN BESAR

DELAPAN TIM LOLOS, NEW BANTIMURUNG CUP 2026 MASUK BABAK DELAPAN BESAR

23 Oktober 2026
JOTA-JOTI MAROS CETAK GENERASI PENEGAK PENGGERAK DAN PEWARTA

MAROS JOTA-JOTI EMPOWERS YOUNG SCOUTS THROUGH JOURNALISM, RADIO COMMUNICATION, AND LEADERSHIP

19 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.