JENEPONTO, — Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Sulawesi Selatan, Andi Waris Halid, memperkuat konsolidasi organisasi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Abpednas Kabupaten Jeneponto, Rabu (28/10/2026).
Konsolidasi ini menjadi langkah memperkuat soliditas pengurus, menyelaraskan program kerja, serta meningkatkan kapasitas anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Dalam kunjungan tersebut, Andi Waris Halid didampingi Sekretaris Akbar Lahaba, Bendahara Linda Salengke, Wakil Sekretaris Sudin Mamu dan Nurhuda Rasyid, Wakil Bendahara Sukmawati Narwis, serta sejumlah pengurus DPD Abpednas Sulsel.
Andi Waris Halid menegaskan, konsolidasi tidak boleh berhenti pada silaturahmi, tetapi harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata yang menjawab kebutuhan anggota di daerah.
“Abpednas harus menjadi rumah bersama bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi, saling menguatkan, serta meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tanggung jawab di desa,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi berkelanjutan antara pengurus provinsi dan kabupaten menjadi kunci agar persoalan anggota dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti melalui program organisasi yang tepat sasaran.
Ia juga mendorong anggota Abpednas membangun hubungan kerja yang baik dengan pemerintah desa, tanpa mengabaikan peran BPD dalam menyerap aspirasi masyarakat dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai kewenangannya.
“Kekuatan Abpednas ada pada kebersamaan pengurus dan anggotanya. Karena itu, konsolidasi ini harus ditindaklanjuti dengan penguatan kapasitas dan pendampingan anggota agar semakin memahami tugas, fungsi, serta kewenangannya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Abpednas Kabupaten Jeneponto, Sulaeman Nasir, menyambut baik konsolidasi tersebut. Ia menilai kehadiran pengurus provinsi menjadi dorongan bagi pengurus daerah untuk meningkatkan koordinasi dan memperkuat keterlibatan anggota.
“Kehadiran Ketua Abpednas Sulsel bersama jajaran pengurus memberikan semangat bagi kami di Jeneponto. Melalui konsolidasi ini, kami dapat menyampaikan kondisi dan kebutuhan anggota sekaligus menyelaraskan langkah untuk memperkuat organisasi,” kata Sulaeman.
Ia menegaskan, DPC Abpednas Jeneponto siap menindaklanjuti hasil konsolidasi melalui komunikasi yang lebih intensif dan penyusunan agenda kerja sesuai kebutuhan anggota.
“Kami ingin Abpednas Jeneponto semakin solid dan memberikan manfaat nyata bagi anggota. Penguatan kapasitas serta komunikasi antarpengurus menjadi perhatian kami agar anggota semakin mampu menjalankan tugas dan memperjuangkan aspirasi masyarakat desa,” ujarnya.
Konsolidasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi Abpednas Sulsel dan DPC Abpednas Jeneponto, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas anggota BPD dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat dan pengawasan pemerintahan desa secara partisipatif dan akuntabel.
SYUKRI





















