TERNATE — Sultan Ternate melakukan kunjungan kerja (DPD RI) dan dialog langsung dengan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Maluku Utara di Ternate pada Rabu (14/10). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan kondisi cuaca terkini serta melihat secara langsung pengoperasian berbagai fasilitas dan alat pengamatan cuaca dan klimatologi milik BMKG. Didampingi Rizal Effendi selalu tenaga ahli anggota DPD RI.
Dalam dialog tersebut, “Kepala BMKG Provinsi Maluku Utara menyampaikan laporan mengenai gangguan kondisi cuaca terkini di kawasan Ternate dan sekitarnya. Saat ini, wilayah tersebut terdampak sebaran kabut asap yang bersumber dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sorong, Papua, tegas Desindra Deddy Kurniawan
Fenomena kabut asap ini berdampak signifikan terhadap aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat. Berdasarkan pantauan BMKG, jarak pandang (visibility) di Kota Ternate mengalami penurunan drastis hingga tersisa kurang lebih 1 kilometer. Kondisi ini berdampak pada terganggunya jadwal penerbangan dari dan menuju Ternate yang mengalami penundaan (delay) hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan demi keselamatan penerbangan.
Terkait proyeksi iklim ke depan, BMKG Maluku Utara menyampaikan kabar optimistis. Wilayah Maluku Utara diprediksi akan mulai memasuki musim hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada akhir Oktober hingga November mendatang. Curah hujan ini diharapkan dapat membantu meredakan dampak kabut asap serta memulihkan kondisi kualitas udara di wilayah Ternate dan sekitarnya.
Sultan Ternate ditemui awak media mengapresiasi kesiapsiagaan BMKG dalam memberikan informasi meteorologi yang cepat dan akurat kepada masyarakat Maluku Utara, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi terkait keselamatan penerbangan maupun kesehatan akibat dampak asap.
SYUKRI





















