MAROS — Misteri hilangnya Dika (18), warga Dusun Salomatti, Desa Toddolimae, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, setelah diduga tenggelam di kolam sumber mata air pada Kamis (24/9/2026), hingga Minggu (27/9/2026) belum terpecahkan.
Selama empat hari, pencarian dilakukan tanpa henti oleh tim SAR gabungan bersama warga. Penyelaman dilakukan berulang kali untuk menyisir dasar kolam yang menjadi titik terakhir korban terlihat.
Selain pencarian secara teknis, warga setempat juga menggelar ritual doa dengan harapan korban segera ditemukan.
Namun, berdasarkan pantauan di lokasi selama empat hari terakhir, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kolam Terus Dikuras
Upaya pencarian juga dilakukan dengan mengurangi ketinggian air kolam menggunakan pompa. Pompa terlihat bekerja secara bergantian untuk menguras air sehingga tim penyelam dapat memperluas penyisiran di dasar kolam.
Kondisi dasar kolam yang berlumpur menjadi salah satu tantangan dalam pencarian. Seiring proses pengurasan, muncul dugaan di kalangan warga bahwa korban kemungkinan tertimbun material tanah dan lumpur akibat longsoran atau abrasi pada bagian dasar/tebing kolam.
Namun, dugaan tersebut masih sebatas kemungkinan dan belum dapat dipastikan sebelum korban ditemukan maupun berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut.
Empat Hari Dipantau Tanpa Henti
Sejak kejadian, lokasi mata air tersebut terus dipantau warga dan tim pencarian. Selama empat hari terakhir, aktivitas pencarian berlangsung hampir sepanjang waktu.
Dari pagi hingga menjelang malam, penyelam secara bergantian turun menyisir dasar kolam. Pompa air pun terus dioperasikan untuk membantu menurunkan permukaan air.
Memasuki hari ketiga, Dinas Sosial Kabupaten Maros turut turun ke lokasi dengan menyiapkan dapur umum bagi para relawan dan warga yang terlibat dalam pencarian.
Sebelumnya, selama dua hari pertama, kebutuhan konsumsi para relawan masih ditanggung oleh pemerintah desa setempat.
Hingga hari keempat, pencarian terhadap Dika masih terus dilakukan. Warga berharap proses tersebut segera membuahkan hasil dan keberadaan korban dapat ditemukan.
LAPORAN : JUM / HAMZAN





















