• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

PEMPROV SULSEL TAKUT JIKA LUWU RAYA MEKAR BAKAL KEHILANGAN WILAYAH STRATEGIS, SDA, DAN MESIN POLITIK

jum007 by jum007
29 Januari 2026
in Sorotan
PEMPROV SULSEL TAKUT JIKA LUWU RAYA MEKAR BAKAL KEHILANGAN WILAYAH STRATEGIS, SDA, DAN MESIN POLITIK

PALOPO — Di balik sikap dingin Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terhadap wacana pemekaran Provinsi Luwu Raya, tersimpan kepentingan besar yang jarang disampaikan ke ruang publik. Jika Tana Luwu benar-benar mekar dan lepas dari Sulsel, provinsi induk berpotensi menanggung kerugian serius—baik secara politik, ekonomi, maupun fiskal.

Secara geografis dan ekonomi, Luwu Raya yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur selama ini menjadi salah satu penopang utama Sulsel, khususnya di sektor sumber daya alam dan industri ekstraktif.

Luwu Timur dikenal sebagai salah satu pusat tambang nikel terbesar di Indonesia, sekaligus lokasi operasi PT Vale Indonesia. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulsel serta Dana Bagi Hasil (DBH) sangat signifikan. Kehilangan wilayah ini berarti kehilangan salah satu tulang punggung ekonomi provinsi.

Jika Luwu Raya berdiri sebagai provinsi sendiri, Pemprov Sulsel berpotensi menghadapi sejumlah dampak besar:

1. Kehilangan Basis SDA Strategis

Baca Juga:  Truk Tambang Dibatasi 08.00–16.00, Tapi Siapa yang Awasi ? 

Lepasnya Luwu Timur akan membuat Sulsel kehilangan pusat tambang nikel, kawasan industri smelter, serta potensi investasi hilirisasi mineral bernilai triliunan rupiah per tahun. Ini bukan sekadar kehilangan wilayah administratif, melainkan hilangnya masa depan industri strategis.

2. Penurunan PDRB dan Citra Ekonomi Daerah

Selama ini Luwu Raya menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi Sulsel. Pemekaran otomatis menurunkan angka PDRB provinsi induk, yang berdampak pada peringkat ekonomi regional, daya tawar terhadap pemerintah pusat, serta citra Sulsel sebagai provinsi besar di Indonesia Timur.

3. Penyusutan Dana Transfer dari Pusat

Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dihitung berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan kapasitas fiskal berpotensi menyusut signifikan. Ruang fiskal Pemprov Sulsel pun akan semakin terbatas pasca pemekaran.

4. Hilangnya Basis Politik dan Elektoral

Secara politik, Luwu Raya merupakan salah satu lumbung suara penting dalam pemilu legislatif, pilgub, hingga pilpres. Jika wilayah ini keluar dari Sulsel, peta elektoral berubah total. Banyak elite politik Sulsel yang selama ini bertumpu pada basis suara Luwu Raya akan kehilangan “mesin politik” strategis.

Baca Juga:  KPK BUNYIKAN ALARM KORUPSI DI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS

5. Melemahnya Pengaruh Geopolitik Sulsel di Indonesia Timur

Sebagai provinsi induk, Sulsel selama ini memegang peran sentral di kawasan timur Indonesia. Lepasnya Luwu Raya akan mengurangi luas wilayah, jumlah penduduk, serta kekuatan ekonomi, yang otomatis menurunkan daya tawar Sulsel di level nasional.

Sejumlah pengamat menilai faktor-faktor tersebut menjadi alasan mengapa Pemprov Sulsel cenderung pasif, bahkan terkesan menghindari pembahasan serius soal pemekaran Provinsi Luwu Raya—meski aspirasi itu telah bergulir lebih dari dua dekade.

“Jika Luwu Raya mekar, Sulsel bukan hanya kehilangan wilayah, tetapi juga kehilangan aset strategis. Ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan soal kekuasaan, uang, dan pengaruh,” ujar seorang akademisi di Makassar yang juga pengurus Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Kabupaten Maros, Dr. Ryan.

Baca Juga:  BUPATI PATI SUDEWO BANTAH TUDINGAN PUNGUTAN PERANGKAT DESA, AKU KORBAN RUMOR RP125–225 JUTA

Di sisi lain, tokoh-tokoh Luwu Raya menilai sikap tersebut justru menguatkan dugaan bahwa penolakan diam-diam Pemprov Sulsel lebih didorong oleh ketakutan kehilangan kendali atas sumber daya alam dan sumber fiskal, bukan semata kepentingan rakyat.

“Jika memang demi keutuhan Sulsel, seharusnya pembangunan di Tana Luwu merata. Faktanya, ketimpangan justru menjadi alasan kuat kami ingin berdiri sendiri,” kata salah seorang tokoh Wija To Luwu.

Isu ini kembali menguat setelah Datu Luwu, Andi Maradang Machulau, secara terbuka menegaskan bahwa perjuangan membentuk Provinsi Luwu Raya bukanlah tindakan makar, melainkan upaya menagih janji negara yang tak kunjung ditepati.

Dengan tekanan politik yang terus meningkat dan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang mulai dipertanyakan banyak pihak, Pemprov Sulsel kini berada di persimpangan: mempertahankan status quo, atau bersiap kehilangan salah satu wilayah paling strategis dalam sejarahnya.

JUM

Share162Tweet101SendShareSend

Related Posts

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu
Sorotan

Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

30 Juni 2026
JAMAN Kritik Gaya Komunikasi Menteri Pertanian Saat Kuliah Umum di Gorontalo
Sorotan

JAMAN Kritik Gaya Komunikasi Menteri Pertanian Saat Kuliah Umum di Gorontalo

24 Juni 2026
Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros Diprotes, Bupati dan DPRD Minta Kajian Ulang
Sorotan

Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros Diprotes, Bupati dan DPRD Minta Kajian Ulang

19 Juni 2026
Warga Protes Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros, Kelurahan Sebut Demi Selamatkan Ratusan Rumah dari Banjir
Sorotan

Warga Protes Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros, Kelurahan Sebut Demi Selamatkan Ratusan Rumah dari Banjir

19 Juni 2026
Gelombang Pengunduran Diri Kepala Sekolah Sulsel: Alarm Krisis Integritas Pengelolaan Dana BOS ?
Sorotan

Gelombang Pengunduran Diri Kepala Sekolah Sulsel: Alarm Krisis Integritas Pengelolaan Dana BOS ?

17 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9123 shares
    Share 3649 Tweet 2281
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2194 shares
    Share 878 Tweet 549
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2067 shares
    Share 827 Tweet 517
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1676 shares
    Share 670 Tweet 419
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

by jum007
2 Juli 2026
0

MAROS  -- Menjelang musim panen raya di Kabupaten Maros, para pemilik truk ekspedisi maupun tronton yang diduga selama ini melakukan...

Read more
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026
Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

30 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.