• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

KEBOCORAN PAD DIDUGA JADI AKAR RENDAHNYA UPAH PPPK PARUH WAKTU DI KABUPATEN MAROS

Admin by Admin
25 Desember 2025
in Sorotan
KEBOCORAN PAD DIDUGA JADI AKAR RENDAHNYA UPAH PPPK PARUH WAKTU DI KABUPATEN MAROS

MAROS — Polemik terkait rendahnya upah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Maros memicu kritik tajam terhadap tata kelola fiskal daerah. Sejumlah PPPK paruh waktu diketahui hanya menerima upah antara Rp300.000 hingga Rp1.000.000 per bulan, angka yang dinilai jauh dari standar penghidupan layak maupun Upah Minimum Kabupaten.

Dari dokumen kontrak kerja sementara yang menjadi rujukan analisis, besaran upah tersebut tidak sebanding dengan peran maupun beban kerja yang sebelumnya ditanggung tenaga non-ASN. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan prinsip pengupahan layak serta asas keadilan sosial.

Masalah ini diduga tidak berdiri sendiri. Rendahnya kemampuan keuangan daerah, terutama pendapatan yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjadi faktor yang ikut disorot. Wakil Ketua HPPMI Maros, Ilham Tammam, menilai persoalan fiskal Maros berakar pada kebocoran PAD akibat kesiapan data yang lemah serta pengawasan administrasi usaha yang tidak memadai.

Baca Juga:  MODUS EKSPEDISI, TRUK RAKITAN 1000 LITER BELI SOLAR BERSUBSIDI BERULANG DI SPBU KASWARRANG DAN TAMBUA

Ia mencontohkan temuan di Kecamatan Marusu, di mana sejumlah perusahaan skala besar dengan ratusan tenaga kerja justru tercatat sebagai usaha kecil. PT Sumber Pangan Nusantara, yang mempekerjakan sekitar 195 pekerja, dalam beberapa data administratif masih diklasifikasikan sebagai usaha kecil. Hal serupa ditemukan pada PT Cahaya Baru Madani, yang kategorinya tidak konsisten antara usaha kecil, menengah, dan besar serta PT Maccon Generasi Mandiri yang memiliki lebih dari 160 pekerja, tetapi masih tercatat sebagai usaha menengah.

Selain itu, kawasan usaha seperti Pattente Business Park, Pergudangan 88, dan kawasan industri Pattene didominasi oleh entri usaha yang dicatat sebagai usaha kecil. Padahal, karakteristik operasional perusahaan di wilayah tersebut termasuk skala distribusi, sewa gudang, serta sektor usaha seperti logistik, beton, dan baja ringan,  menunjukkan bahwa klasifikasi tersebut tidak sesuai dengan skala ekonomi sebenarnya.

Baca Juga:  5 Ribu Keracunan, 15 Juta Penerima, 37 Juta Nunggu Jatah Makan

Aktivis Lembaga Monitoring Kinerja Aparatur Negara, Ismail Tantu, menilai salah klasifikasi usaha akan berdampak langsung pada penerimaan daerah. Ketika usaha menengah atau besar tercatat sebagai usaha kecil, kontribusi pajak yang dibayarkan berada di bawah kapasitas ekonomi. Kebocoran semacam ini berkontribusi pada melemahnya PAD, yang kemudian berdampak pada terbatasnya ruang fiskal untuk pembiayaan publik, termasuk penggajian PPPK.

Dalam konteks ini, rendahnya upah PPPK paruh waktu tidak dapat dibenarkan sebagai konsekuensi “keterbatasan anggaran” semata. Keterbatasan tersebut justru merupakan hasil dari pengelolaan PAD yang dinilai tidak akurat dan tidak diawasi secara optimal.

Ismail, mendorong Bupati Maros untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Bapenda sebagai instansi yang bertanggung jawab atas pendataan dan pemungutan pajak. Evaluasi ini dianggap harus menyentuh aspek substansial seperti validasi data usaha, mekanisme inspeksi lapangan, dan integrasi data lintas perangkat daerah.

Baca Juga:  MOBIL PENGANGKUT UANG BNI TERBAKAR DI POLMAN, RP 4,6 MILIAR LUDES

Di sisi lain, DPRD Kabupaten Maros juga diminta lebih aktif melakukan fungsi pengawasan. Salah klasifikasi skala usaha bukan hanya persoalan teknis, tetapi berdampak pada keadilan fiskal, keberlanjutan APBD, serta kesejahteraan aparatur daerah.

Tanpa pembenahan struktural dan keberanian politik dari eksekutif maupun legislatif, kebocoran PAD dikhawatirkan akan terus terjadi, yang pada akhirnya dibayar mahal oleh kelompok rentan termasuk para PPPK paruh waktu yang menerima upah jauh dari layak.

Pembenahan tata kelola PAD pun kini dinilai menjadi agenda mendesak untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan kebijakan publik di Kabupaten Maros.

HAMZAN

Share348Tweet218SendShareSend

Related Posts

REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT
Sorotan

REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT

24 Agustus 2026
DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN
Sorotan

DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN

24 Agustus 2026
GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN
Sorotan

GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN

24 Agustus 2026
SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI
Sorotan

SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI

24 Agustus 2026
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 
Sorotan

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

22 Agustus 2026
INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM
Sorotan

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

22 Agustus 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026

Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026

2 September 2026
Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

2 September 2026
RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

2 September 2026
Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

1 September 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9131 shares
    Share 3652 Tweet 2283
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2221 shares
    Share 888 Tweet 555
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2074 shares
    Share 830 Tweet 519
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2005 shares
    Share 802 Tweet 501
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026
Info Kwarcab Maros

Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026

by jum007
2 September 2026
0

GOWA -- Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan 2026 bukan sekadar perkemahan. Di tengah ribuan peserta yang berkumpul di...

Read more
Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

2 September 2026
RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

2 September 2026
Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

1 September 2026
Karang Taruna Maros Keroyok Krisis Air Bersih, 25 Tangki Siap Disalurkan ke Warga Pesisir

Karang Taruna Maros Keroyok Krisis Air Bersih, 25 Tangki Siap Disalurkan ke Warga Pesisir

1 September 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.