• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

jum007 by jum007
22 Agustus 2026
in Sorotan
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

JAKARTA — Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka telah berakhir. Namun, di balik kemeriahan kegiatan nasional yang mempertemukan puluhan ribu anggota Pramuka dari berbagai daerah, masih tersisa catatan mengenai tata kelola penyelenggaraan, terutama distribusi natura atau bahan makanan peserta.

Investigasi Metrosulsel.com menemukan adanya keluhan peserta dan pembina pendamping terkait mekanisme pembagian natura yang dinilai tidak berjalan efektif. Antrean panjang terjadi saat peserta mengambil bahan makanan. Sejumlah peserta bahkan harus menunggu berjam-jam hingga pelayanan selesai.

Keterangan yang dihimpun di lapangan menyebut antrean berlangsung sejak pagi hingga malam pada 13/8. Kondisi tersebut membuat peserta dan pembina pendamping harus menghabiskan waktu cukup lama di lokasi distribusi, sementara mereka juga memiliki agenda kegiatan yang telah dijadwalkan.

Persoalan semakin menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai bahan makanan tertentu yang sempat tidak tersedia dalam proses distribusi.

Kondisi tersebut menjadi catatan serius karena natura merupakan kebutuhan dasar peserta selama mengikuti Jamnas XII.

INFORMASI HONOR PANITIA DIKLARIFIKASI

Sebelumnya muncul informasi mengenai adanya perbedaan jumlah personel yang tercantum dalam SK kepanitiaan dengan jumlah personel yang bekerja di lapangan serta kabar bahwa sebagian panitia bekerja tanpa honor.

Namun, informasi tersebut kemudian diklarifikasi oleh sumber internal panitia yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Baca Juga:  GPHI Desak Jaksa Agung Ajukan Pembubaran Dua Partai Politik ke Mahkamah Konstitusi

Menurut sumber tersebut, persoalan honor memang sempat terlambat diinformasikan kepada sebagian panitia. Namun setelah penutupan Jamnas, tepatnya H+1, informasi mengenai distribusi honor telah diterima dan honor disebut telah didistribusikan kepada panitia, termasuk panitia tambahan.

Sumber internal itu menyebut terdapat dua kategori pembayaran berdasarkan SK kepanitiaan.

Panitia yang tercantum dalam SK pertama menerima Rp1.500.000, sedangkan panitia dalam SK kedua menerima Rp1.200.000.

“Memang agak telat informasi soal honor ini. Tapi H+1 penutupan saya dapat informasi sudah terdistribusi semua ke panitia, bahkan panitia tambahan. Rp1.500.000 untuk panitia SK pertama dan Rp1.200.000 untuk panitia SK kedua,” ujar sumber internal tersebut.

Dengan adanya klarifikasi itu, Metrosulsel.com mengoreksi informasi sebelumnya mengenai dugaan ribuan panitia yang bekerja tanpa honor. Persoalan honor tidak lagi menjadi fokus utama investigasi karena terdapat keterangan internal bahwa pembayaran telah dilakukan, termasuk kepada panitia tambahan.

NATURA TETAP MENJADI CATATAN

Klarifikasi mengenai honor panitia tidak menghapus persoalan lain dalam penyelenggaraan Jamnas XII.

Carut-marut distribusi natura tetap menjadi catatan yang perlu dievaluasi.

Jamnas XII berlangsung pada 12–20 Agustus 2026 dan diikuti 19.833 peserta dari 41 kontingen, dengan jumlah warga perkemahan mencapai hampir 25 ribu orang.

Baca Juga:  MBG DIDUGA DIKUASAI KARTEL AYAM: BEBEK LOKAL PELIHARAAN MASYARAKAT DIHAPUS DARI PIRING SISWA

Dengan jumlah sebesar itu, sistem logistik seharusnya dirancang secara matang. Data peserta telah diketahui sebelum kegiatan berlangsung, sehingga kebutuhan bahan makanan, kapasitas gudang, jumlah petugas dan pola distribusi semestinya dapat dihitung secara terukur.

Namun keluhan peserta mengenai antrean panjang menunjukkan adanya persoalan antara perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan.

LOGISTIK MENJADI UJIAN TATA KELOLA

Distribusi natura bukan sekadar persoalan teknis.Bahan makanan menyangkut kebutuhan dasar peserta. Ketika peserta harus mengantre berjam-jam, pelayanan logistik secara otomatis menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menilai kesiapan manajemen penyelenggara.

Persoalan tersebut semakin penting karena kegiatan berlangsung dalam skala nasional dengan jumlah peserta mencapai puluhan ribu orang.

Sistem distribusi semestinya mampu memecah konsentrasi peserta, mengatur jadwal pengambilan setiap kontingen, memastikan stok tersedia dan menghindari penumpukan di satu titik.

Jika sistem tersebut tidak berjalan efektif, peserta yang seharusnya mengikuti agenda pendidikan dan kegiatan kepramukaan justru tersita waktunya untuk mengurus kebutuhan logistik.

BIAYA BESAR, AKUNTABILITAS HARUS KUAT

Penyelenggaraan camp Jamnas XII diperkirakan mencapai tidak kurang dari Rp25 miliar berdasarkan perhitungan biaya yang dibebankan kepada peserta.

Dengan skala pembiayaan tersebut, tata kelola kegiatan semestinya dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Baca Juga:  Sosialisasi Aplikasi PRESISI: Polri Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Masyarakat

Evaluasi tidak hanya diperlukan terhadap distribusi natura, tetapi juga terhadap seluruh sistem logistik: mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan barang, penyimpanan, pencatatan stok hingga distribusi kepada masing-masing kontingen.

Persoalan yang terjadi harus menjadi bahan perbaikan, bukan sekadar dianggap sebagai konsekuensi kegiatan besar.

SEKJEN KWARNAS SEBAGAI KETUA PANITIA

Sebagai Ketua Panitia Jamnas XII, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam memastikan seluruh sistem penyelenggaraan berjalan sesuai rencana.

Klarifikasi mengenai honor panitia telah memberikan gambaran bahwa persoalan pembayaran pada akhirnya telah diselesaikan. Karena itu, sorotan kini lebih tepat diarahkan kepada aspek yang masih menjadi keluhan peserta, khususnya tata kelola distribusi natura dan pelayanan logistik.

Evaluasi terhadap kepemimpinan kepanitiaan diperlukan agar kelemahan yang muncul selama Jamnas XII tidak kembali terjadi pada kegiatan nasional Gerakan Pramuka berikutnya.

Jamnas XII seharusnya meninggalkan pengalaman positif bagi peserta. Kegiatan nasional sebesar ini bukan hanya dinilai dari kemeriahan pembukaan, jumlah peserta atau rangkaian seremoni, tetapi juga dari kualitas pelayanan selama peserta berada di lokasi. Metrosulsel.com menilai persoalan distribusi natura harus menjadi salah satu agenda utama evaluasi Jamnas XII.

Laporan : JUM

Share49Tweet31SendShareSend

Related Posts

AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI
Sorotan

AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI

3 Oktober 2026
RIWAYAT TANAH MASYARAKAT HUKUM ADAT: DARI PENGUASAAN ADAT HINGGA SISTEM PERTANAHAN NEGARA
Sorotan

RIWAYAT TANAH MASYARAKAT HUKUM ADAT: DARI PENGUASAAN ADAT HINGGA SISTEM PERTANAHAN NEGARA

3 Oktober 2026
RANPERDA MASYARAKAT ADAT MAROS DIKEMBALIKAN KE EKSEKUTIF, FRAKSI PAN-PBB TEGAS TAK SETUJUI LANJUT PEMBAHASAN
Sorotan

RANPERDA MASYARAKAT ADAT MAROS DIKEMBALIKAN KE EKSEKUTIF, FRAKSI PAN-PBB TEGAS TAK SETUJUI LANJUT PEMBAHASAN

2 Oktober 2026
KASUS PERIZINAN BERUJUNG TERSANGKA, BUPATI GOWA DIPERIKSA KORTASTIPIDKOR
Sorotan

KASUS PERIZINAN BERUJUNG TERSANGKA, BUPATI GOWA DIPERIKSA KORTASTIPIDKOR

25 September 2026
ASN DINAS PERTANIAN MAROS, DUA KALI MANGKIR, RP80 JUTA MASIH MENGGANTUNG
Sorotan

ASN DINAS PERTANIAN MAROS, DUA KALI MANGKIR, RP80 JUTA MASIH MENGGANTUNG

15 September 2026
PURBAYA PERGI, RP120 TRILIUN MASIH MENGGANTUNG: SIAPA YANG PEGANG KENDALI UANG BUMN?
Sorotan

PURBAYA PERGI, RP120 TRILIUN MASIH MENGGANTUNG: SIAPA YANG PEGANG KENDALI UANG BUMN?

15 September 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
NEW BANTIMURUNG CUP 2026 SIAP DIGELAR, PASGAT FC DAN D’POJOK FC BUKA TURNAMEN

NEW BANTIMURUNG CUP 2026 SIAP DIGELAR, PASGAT FC DAN D’POJOK FC BUKA TURNAMEN

7 Oktober 2026
GUGATAN IJAZAH GIBRAN DENNY INDRAYANA TAK DAPAT DITERIMA MK

GUGATAN IJAZAH GIBRAN DENNY INDRAYANA TAK DAPAT DITERIMA MK

6 Oktober 2026
PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS BERSAMA BPBD SALURKAN AIR BERSIH

PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS BERSAMA BPBD SALURKAN AIR BERSIH

4 Oktober 2026
AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI

AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI

3 Oktober 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9141 shares
    Share 3656 Tweet 2285
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2242 shares
    Share 897 Tweet 561
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2078 shares
    Share 831 Tweet 520
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2028 shares
    Share 811 Tweet 507
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
NEW BANTIMURUNG CUP 2026 SIAP DIGELAR, PASGAT FC DAN D’POJOK FC BUKA TURNAMEN
Olah Raga

NEW BANTIMURUNG CUP 2026 SIAP DIGELAR, PASGAT FC DAN D’POJOK FC BUKA TURNAMEN

by jum007
7 Oktober 2026
0

MAROS -- Gelaran New Bantimurung CUP 2026 resmi siap bergulir. Turnamen sepak bola yang mempertemukan 16 klub dari Kabupaten Maros,...

Read more
GUGATAN IJAZAH GIBRAN DENNY INDRAYANA TAK DAPAT DITERIMA MK

GUGATAN IJAZAH GIBRAN DENNY INDRAYANA TAK DAPAT DITERIMA MK

6 Oktober 2026
PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS BERSAMA BPBD SALURKAN AIR BERSIH

PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS BERSAMA BPBD SALURKAN AIR BERSIH

4 Oktober 2026
AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI

AMAN MAROS AJUKAN HAK JAWAB: MASYARAKAT ADAT ADA, SIAP DIVERIFIKASI

3 Oktober 2026
MUTASI KAPOLDA SULSEL, IRJEN DJUHANDHANI DIGANTI IRJEN AWAL CHAIRUDDIN

MUTASI KAPOLDA SULSEL, IRJEN DJUHANDHANI DIGANTI IRJEN AWAL CHAIRUDDIN

3 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.