• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

jum007 by jum007
22 Agustus 2026
in Sorotan
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

JAKARTA — Persoalan penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka di Cibubur semakin mendapat sorotan. Selain keluhan peserta mengenai distribusi natura, muncul informasi mengenai tata kelola kepanitiaan yang dinilai menyisakan persoalan.

Metrosulsel.com memperoleh keterangan dari internal panitia bahwa jumlah personel yang terlibat dalam penyelenggaraan Jamnas XII mencapai sekitar 1.200 orang yang berasal dari berbagai daerah. Namun, menurut sumber internal tersebut, personel yang tercantum secara resmi dalam surat keputusan (SK) kepanitiaan hanya sekitar 320 orang.

Sementara itu, ribuan personel lainnya disebut bekerja tanpa honor. Seorang anggota panitia yang ditemui Metrosulsel.com mengaku datang ke Cibubur dengan harapan mendapatkan setidaknya dukungan transportasi selama menjalankan tugas. Namun harapan tersebut tidak sepenuhnya terwujud.

“Kami hanya bekerja dengan sukarela. Kami berharap diberi nomor atau minimal biaya transportasi. Namun kenyataannya tidak seperti yang kami harapkan,” ujar salah seorang Andalan Kwarda yang meminta namanya tidak disebutkan.

Ia mengaku biaya perjalanan pergi dan pulang dari Cibubur ditanggung secara mandiri. Keterangan tersebut menambah catatan mengenai tata kelola kepanitiaan Jamnas XII. Jika benar terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah personel yang bekerja dengan jumlah personel yang tercantum dalam SK, persoalan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka oleh panitia.

Baca Juga:  RP80 JUTA “DITELAN” SEJAK 2020! JANJI ALSINTAN DI MAROS DIDUGA AKAL-AKALAN OKNUM

KETUA PANITIA HARUS BERTANGGUNG JAWAB

Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang sekaligus menjabat Ketua Panitia Jamnas XII berada pada posisi sentral dalam struktur penyelenggaraan.Tanggung jawab ketua panitia tidak berhenti pada seremoni pembukaan maupun koordinasi administratif. Pengelolaan sumber daya manusia, logistik, pelayanan peserta dan koordinasi antarbidang merupakan bagian penting dari manajemen kegiatan.

Karena itu, munculnya persoalan distribusi natura dan keluhan dari personel panitia menjadi bagian yang patut masuk dalam evaluasi kepemimpinan kepanitiaan.

Jamnas XII berlangsung 13–20 Agustus 2026 dan diikuti 19.833 peserta dari 41 kontingen, dengan jumlah warga perkemahan mencapai hampir 25 ribu orang. Skala sebesar itu membutuhkan sistem manajemen yang rapi, termasuk pembagian tugas dan dukungan terhadap personel yang bekerja di lapangan.

RELAWAN BEKERJA, DUKUNGAN DIPERTANYAKAN

Pengakuan salah seorang Andalan Kwarda menggambarkan sisi lain penyelenggaraan Jamnas yang jarang terlihat dari panggung utama. Mereka bekerja sebagai bagian dari sistem penyelenggaraan, namun sebagian mengaku harus menanggung sendiri biaya perjalanan.

Jika keterangan tersebut benar, kondisi ini perlu menjadi perhatian dalam evaluasi. Sebab tenaga panitia dari berbagai daerah merupakan bagian penting yang memungkinkan kegiatan berskala nasional berjalan.

Baca Juga:  MITRA DAPUR MBG DIINGATKAN: MARK-UP BAHAN PANGAN BISA BERUJUNG SUSPEND

Semangat sukarela memang menjadi salah satu kekuatan Gerakan Pramuka. Namun semangat kerelawanan tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan dasar personel yang menjalankan tugas resmi kepanitiaan.Biaya transportasi, akomodasi dan kebutuhan operasional personel semestinya memiliki mekanisme yang jelas sejak awal.

NATURA DAN KEPANITIAAN JADI CATATAN

Persoalan kepanitiaan ini muncul bersamaan dengan keluhan peserta mengenai distribusi natura. Sejumlah peserta dan pembina pendamping mengeluhkan antrean panjang saat mengambil bahan makanan. Bahkan terdapat keterangan peserta harus menunggu sejak pagi hingga malam. Informasi lain menyebut beras sempat tidak tersedia ketika proses distribusi berlangsung.

Dua persoalan tersebut memperlihatkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen Jamnas XII.
Bukan hanya peserta yang membutuhkan pelayanan layak. Personel yang menjalankan tugas kepanitiaan juga membutuhkan sistem kerja yang jelas dan dukungan operasional yang transparan.

BIAYA BESAR, TRANSPARANSI WAJIB DIUTAMAKAN

Penyelenggaraan camp Jamnas XII diperkirakan mencapai tidak kurang dari Rp25 miliar berdasarkan perhitungan biaya yang dibebankan kepada peserta.
Dengan skala pembiayaan sebesar itu, transparansi pengelolaan menjadi kebutuhan mutlak.

Baca Juga:  HMI MAROS DESAK POLRES SEGERA TUNTASKAN KASUS PENIPUAN, ANCAM GELAR AKSI DI DEPAN MAPOLRES

Publik perlu mengetahui bagaimana anggaran dialokasikan untuk kebutuhan peserta, natura, logistik, operasional kepanitiaan dan dukungan personel.
Perbedaan antara jumlah personel yang disebut bekerja di lapangan dengan jumlah yang tercantum dalam SK juga perlu dijelaskan melalui data resmi agar tidak menimbulkan spekulasi.

EVALUASI TIDAK BOLEH BERHENTI DI PETUGAS LAPANGAN

Metrosulsel.com menilai evaluasi Jamnas XII harus menyentuh seluruh rantai kepemimpinan penyelenggaraan.
Jika terjadi persoalan distribusi, sistem logistik harus diperiksa. Jika terdapat perbedaan data kepanitiaan, administrasi harus dibuka. Jika ada personel yang bekerja dengan biaya mandiri,mekanisme dukungan operasional perlu dijelaskan.

Dan sebagai Ketua Panitia Jamnas XII, Sekretaris Jenderal Kwarnas harus menjadi bagian utama dari pertanggungjawaban tersebut. Evaluasi bukan berarti menyalahkan satu orang. Evaluasi diperlukan untuk memastikan kegiatan nasional Gerakan Pramuka dikelola dengan prinsip profesional, transparan dan akuntabel.

Jamnas XII telah selesai. Namun pertanggungjawaban penyelenggaraannya justru baru memasuki tahap yang paling penting.
Kemegahan sebuah Jambore Nasional tidak hanya dinilai dari panggung, seremoni dan jumlah peserta. Ukuran sebenarnya terlihat dari bagaimana peserta dilayani dan bagaimana orang-orang yang bekerja di balik layar diperlakukan.

Laporan : JUM

Share23Tweet15SendShareSend

Related Posts

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM
Sorotan

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

22 Agustus 2026
SIAPA KASI IZIN TRUK 28 TON MELINTAS, DI JALAN MAROS-TOMPOBULU
Sorotan

SIAPA KASI IZIN TRUK 28 TON MELINTAS, DI JALAN MAROS-TOMPOBULU

2 Agustus 2026
LOGIS 08 Kecam Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Membela Perkara Korupsi
Sorotan

LOGIS 08 Kecam Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Membela Perkara Korupsi

20 Juli 2026
BUPATI GOWA DILAPORKAN KE KPK, DUGAAN FEE PROYEK SERAGAM SEKOLAH RP15 MILIAR
Sorotan

BUPATI GOWA DILAPORKAN KE KPK, DUGAAN FEE PROYEK SERAGAM SEKOLAH RP15 MILIAR

16 Juli 2026
DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN
Sorotan

DINAS PERTANIAN MAROS DUGAAN JADI SARANG PUNGLI ALSINTAN

10 Juli 2026
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

22 Agustus 2026
INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

22 Agustus 2026
KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

22 Agustus 2026
TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

21 Agustus 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9131 shares
    Share 3652 Tweet 2283
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2073 shares
    Share 829 Tweet 518
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2000 shares
    Share 800 Tweet 500
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 
Sorotan

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

by jum007
22 Agustus 2026
0

JAKARTA -- Persoalan penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka di Cibubur semakin mendapat sorotan. Selain keluhan peserta mengenai distribusi...

Read more
INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

22 Agustus 2026
KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

KM LABOBAR ANGKUT 1.498 PESERTA JAMNAS SULSEL, TIBA 25 AGUSTUS DINI HARI

22 Agustus 2026
TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

TERTUNDA BERANGKAT, KONTINGEN JAMNAS MAROS MENUNGGU KM LABOBAR DI TANJUNG PRIOK

21 Agustus 2026
MALAM HANGAT CHAIDIR SYAM BERSAMA KONTINGEN MAROS DI JAMNAS XII

MALAM HANGAT CHAIDIR SYAM BERSAMA KONTINGEN MAROS DI JAMNAS XII

21 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.