• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Daerah

RP20 MILIAR KE POLISI, MAROS DIAM: HIBAH ATAU “MAIN AMAN”?

jum007 by jum007
15 April 2026
in Daerah, Sorotan
RP20 MILIAR KE POLISI, MAROS DIAM: HIBAH ATAU “MAIN AMAN”?

MAROS — Aliran dana hibah dari APBD Kabupaten Maros ke institusi penegak hukum kembali menuai sorotan. Pembangunan Polsek Mandai Pada tahun 2025 Rp3 Milliar Tahun 2024 Polsek Bantimurung Rp2 Milliar. Jika ditelusuri dalam kurun sekitar satu dekade terakhir, total nilai hibah yang mengalir diperkirakan telah menyentuh angka sekitar Rp20 miliar.

Pertanyaan pun mencuat, sederhana namun mendasar: mengapa institusi yang secara struktural dibiayai oleh APBN masih terus menerima suntikan dana dari APBD?

Secara aturan, hibah memang sah dan diperbolehkan. Pemerintah daerah memiliki kewenangan memberikan bantuan kepada instansi vertikal, termasuk kepolisian, selama memenuhi ketentuan administratif seperti Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan peruntukannya jelas, misalnya untuk pembangunan fasilitas.

Namun praktik di lapangan memperlihatkan pola yang memicu tanda tanya. Hibah yang semestinya bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, justru terkesan berulang dan rutin. Kondisi ini memantik kecurigaan publik: apakah ini masih sekadar bantuan, atau telah berubah menjadi pola ketergantungan?

Baca Juga:  Nintendo Switch UI gets new close-up in deleted tweet

Sorotan tidak berhenti pada besaran angka. Transparansi penggunaan dana menjadi isu krusial yang belum terjawab tuntas. Publik mempertanyakan, apakah seluruh hibah tersebut benar-benar terealisasi dalam bentuk pembangunan fisik yang nyata dan dapat diverifikasi, atau hanya berhenti pada laporan administratif?

Temuan di lapangan turut memperkuat pertanyaan tersebut. Seorang kontraktor yang terlibat dalam proyek yang bersumber dari APBD Tahun 2025 mengakui keterlibatannya saat dikonfirmasi.

“Benar, saya yang kerja,” ujarnya singkat.

Sumber tersebut memilih tidak disebutkan identitasnya dan enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Sikap tertutup ini justru menambah lapisan tanda tanya: mengapa proyek yang bersumber dari uang publik masih dibicarakan dengan kehati-hatian berlebih?

Baca Juga:  RIBUAN TEWAS, RATUSAN RIBU MENGUNGSI: GERAKAN RAKYAT DESAK PRESIDEN TETAPKAN BENCANA NASIONAL SUMATRA–ACEH

Pengakuan serupa juga muncul dari proyek tahun sebelumnya 2024, Polsek Bantimurung. Salah seorang kontraktor yang terlibat dalam pekerjaan bersumber dari APBD Tahun 2025 turut membenarkan keterlibatannya.

“Benar, saya yang kerja,” katanya singkat.

Ia pun memilih tetap anonim dan tidak bersedia menjelaskan lebih jauh detail pekerjaan yang dilakukan. Minimnya keterbukaan ini semakin menguatkan kesan bahwa ada ruang gelap dalam pengelolaan proyek yang seharusnya transparan.

Di sisi lain, kekhawatiran yang lebih mendasar mulai mengemuka. Dalam prinsip negara hukum, aparat penegak hukum dituntut independen dan bebas dari pengaruh pihak manapun, termasuk pemerintah daerah. Ketika aliran dana hibah berlangsung secara terus-menerus dalam jangka panjang, publik wajar mempertanyakan: apakah independensi itu tetap terjaga, atau perlahan tergerus oleh relasi anggaran?

Baca Juga:  KEBOCORAN PAD DIDUGA JADI AKAR RENDAHNYA UPAH PPPK PARUH WAKTU DI KABUPATEN MAROS

Sejumlah pengamat menilai, praktik hibah berulang kepada aparat penegak hukum berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, meskipun secara administratif terlihat sah. Risiko tersebut akan semakin besar jika tidak diimbangi dengan pengawasan ketat, audit terbuka, serta evaluasi yang dapat diakses publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci yang dipublikasikan secara luas terkait akumulasi hibah, rincian penggunaannya, maupun evaluasi atas efektivitas bantuan tersebut.

Yang pasti, angka Rp20 miliar bukan jumlah kecil.

Dan ketika uang rakyat mengalir ke institusi penegak hukum, maka satu hal yang tidak bisa ditawar adalah transparansi dan akuntabilitas penuh.

Jika tidak, maka publik berhak curiga, bahwa di balik kata “hibah”, bisa saja tersimpan relasi yang lebih dalam dari sekadar bantuan.

JUM

Share384Tweet240SendShareSend

Related Posts

REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT
Sorotan

REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT

24 Agustus 2026
DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN
Sorotan

DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN

24 Agustus 2026
GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN
Sorotan

GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN

24 Agustus 2026
SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI
Sorotan

SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI

24 Agustus 2026
SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 
Sorotan

SEKJEN KWARNAS WAJIB BERTANGGUNG JAWAB ATAS CARUT-MARUT JAMNAS XII 

22 Agustus 2026
INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM
Sorotan

INVESTIGASI METROSULSEL: NATURA JAMNAS XII KACAU, PESERTA ANTRE BERJAM-JAM

22 Agustus 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026

Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026

2 September 2026
Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

2 September 2026
RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

2 September 2026
Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

1 September 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9131 shares
    Share 3652 Tweet 2283
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2221 shares
    Share 888 Tweet 555
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2074 shares
    Share 830 Tweet 519
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2005 shares
    Share 802 Tweet 501
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026
Info Kwarcab Maros

Putra Maros H.A. Fahry Makkasau Dinobatkan Jadi Bupati Perkemahan KPMP Sulsel 2026

by jum007
2 September 2026
0

GOWA -- Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan 2026 bukan sekadar perkemahan. Di tengah ribuan peserta yang berkumpul di...

Read more
Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

Haul Akbar ke-59 Puang Lompo Pattene Dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

2 September 2026
RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

RAIH PREDIKAT CUMLAUDE, IRMON MACHMUD JADI DOKTOR KE-45 ILMU POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL

2 September 2026
Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

Pak Lurah Leang-Leang Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan di Perbatasan Maros-Pangkep

1 September 2026
Karang Taruna Maros Keroyok Krisis Air Bersih, 25 Tangki Siap Disalurkan ke Warga Pesisir

Karang Taruna Maros Keroyok Krisis Air Bersih, 25 Tangki Siap Disalurkan ke Warga Pesisir

1 September 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.