• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

TERGANJAL ATURAN PUSAT  : HONOR 841 GURU PAUD MAROS DIHAPUS DARI ANGGARAN 2026

jum007 by jum007
25 Februari 2026
in Sorotan
TERGANJAL ATURAN PUSAT  : HONOR 841 GURU PAUD MAROS DIHAPUS DARI ANGGARAN 2026

MAROS — Sebanyak 841 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Maros terdampak kebijakan penghapusan honor dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026 milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros.

Kebijakan tersebut memicu aksi protes para guru PAUD yang mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Rabu (25/2/2026). Di tengah guyuran hujan, para guru tetap bertahan di halaman kantor dinas dengan mengenakan jas hujan sambil membawa poster tuntutan.

Mereka menuntut kejelasan terkait hilangnya alokasi upah guru PAUD dalam anggaran daerah tahun 2026.

Ketua Forum PAUD Maros, Fitriani, mengatakan bahwa dalam dokumen anggaran terbaru, honor guru PAUD tidak lagi tercantum.

“Per tahun 2026, upah PAUD di DPA Dikbud sudah hilang,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat ratusan guru resah karena honor yang selama ini diterima menjadi salah satu sumber penghasilan mereka.

Baca Juga:  Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng Tantang Gubernur: Buktikan Komitmen Atasi Kerusakan Lingkungan Tambang

Selama ini besaran honor yang diterima guru PAUD juga tergolong kecil. Guru TK Negeri menerima sekitar Rp1 juta per bulan, TK swasta Rp700 ribu, Kelompok Bermain Rp600 ribu, dan Kader PAUD Holistik Integratif Rp500 ribu per bulan.

Meski nominalnya relatif kecil, honor tersebut menjadi penopang bagi para guru yang setiap hari mengajar anak-anak usia dini.

Poster bernada kritik juga terlihat dalam aksi tersebut. Salah satunya bertuliskan “Mutasi Dia… Menakutkan”, yang mencerminkan kegelisahan para guru terhadap kebijakan yang dianggap menghapus penghasilan mereka secara tiba-tiba.

Sebelumnya, persoalan ini juga telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Maros. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai keberlanjutan pembayaran honor guru PAUD.

Baca Juga:  DUGAAN ALIH FUNGSI SAWAH MELUAS, OKNUM ASN MAROS TERLIBAT

Bupati Maros: Terkendala Aturan Pusat

Menanggapi aksi tersebut, Bupati H. A. S. Chaidir Syam menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebenarnya ingin tetap memberikan insentif kepada guru PAUD.

Namun menurutnya, kebijakan tersebut saat ini terbentur aturan yang tidak lagi memperbolehkan pemberian honor di luar skema PPPK paruh waktu.

“Pemberian honor atau insentif saat ini tidak bisa lagi diberikan kecuali jika diangkat sebagai PPPK paruh waktu,” ujar Chaidir.

Ia menyebut sebelumnya jumlah guru PAUD mencapai 911 orang, namun saat ini 841 orang belum dapat diangkat sebagai PPPK paruh waktu karena tidak memenuhi persyaratan.

“Saat ini sekitar 70 orang sudah terangkat sebagai PPPK paruh waktu,” jelasnya.

Chaidir juga mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar sebagai bentuk apresiasi kepada guru PAUD.

Baca Juga:  TAMBANG ILEGAL ANCAM MASA DEPAN MAROS

Namun aturan terbaru membuat pemerintah daerah tidak lagi dapat memberikan insentif di luar skema PPPK.

Ia memastikan aspirasi para guru akan diteruskan ke pemerintah pusat untuk mencari solusi.

Menurutnya, pemerintah daerah akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Badan Kepegawaian Negara, dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Aspirasi dari RDP di DPRD dan aksi hari ini akan kami teruskan ke pemerintah pusat agar ada kebijakan atau petunjuk yang bisa menjadi solusi,” kata Chaidir.

Di tengah polemik ini, ratusan guru PAUD di Maros masih menunggu kejelasan. Bagi mereka, persoalan ini bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran, tetapi kepastian penghargaan atas peran mereka mendidik generasi paling awal bangsa.

JUM

Share153Tweet96SendShareSend

Related Posts

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu
Sorotan

Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

30 Juni 2026
JAMAN Kritik Gaya Komunikasi Menteri Pertanian Saat Kuliah Umum di Gorontalo
Sorotan

JAMAN Kritik Gaya Komunikasi Menteri Pertanian Saat Kuliah Umum di Gorontalo

24 Juni 2026
Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros Diprotes, Bupati dan DPRD Minta Kajian Ulang
Sorotan

Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros Diprotes, Bupati dan DPRD Minta Kajian Ulang

19 Juni 2026
Warga Protes Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros, Kelurahan Sebut Demi Selamatkan Ratusan Rumah dari Banjir
Sorotan

Warga Protes Peninggian Jalan di Bantaran Sungai Maros, Kelurahan Sebut Demi Selamatkan Ratusan Rumah dari Banjir

19 Juni 2026
Gelombang Pengunduran Diri Kepala Sekolah Sulsel: Alarm Krisis Integritas Pengelolaan Dana BOS ?
Sorotan

Gelombang Pengunduran Diri Kepala Sekolah Sulsel: Alarm Krisis Integritas Pengelolaan Dana BOS ?

17 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9123 shares
    Share 3649 Tweet 2281
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2194 shares
    Share 878 Tweet 549
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2067 shares
    Share 827 Tweet 517
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1676 shares
    Share 670 Tweet 419
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

by jum007
2 Juli 2026
0

MAROS  -- Menjelang musim panen raya di Kabupaten Maros, para pemilik truk ekspedisi maupun tronton yang diduga selama ini melakukan...

Read more
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026
Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

30 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.