• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Berita Lokal

HPPMI MAROS NILAI DPRD DAN BUPATI LAYAK MENERIMA RAPOR MERAH

Admin by Admin
31 Desember 2025
in Berita Lokal
HPPMI MAROS NILAI DPRD DAN BUPATI LAYAK MENERIMA RAPOR MERAH

MAROS — Himpunan Pelajar dan Pemuda Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros menyatakan bahwa DPRD dan Bupati Maros layak diberi rapor merah atas berbagai persoalan daerah yang dinilai tak kunjung diselesaikan. Pernyataan sikap tersebut muncul setelah mencermati beragam masalah yang terus berulang tanpa respons memadai dari pemerintah daerah maupun legislatif.

Ketua Umum HPPMI Maros, Ikram Herdiansyah, menilai banyak persoalan di Maros sebenarnya sederhana untuk ditangani. Ia menyebut masalah-masalah itu telah dikeluhkan langsung oleh masyarakat, namun tidak diikuti keberanian pemerintah mengambil tindakan tegas.

“Yang kami lihat bukan kekurangan data atau aturan, tetapi kurangnya kemauan untuk bertindak. Ketika masalah dibiarkan berlarut, itu bukan lagi persoalan teknis, tetapi tanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga:  Bansos Beras Kemensos Mulai Terdistribusi Lewat Kantor Desa Bonto Matenne, Mandai

Salah satu sorotan utama HPPMI Maros adalah lemahnya penegakan peraturan daerah di sektor ketenagakerjaan. Sejumlah perusahaan disebut tetap beroperasi tanpa memenuhi kewajiban yang diatur, sementara hak-hak pekerja sering terabaikan. Pengawasan pemerintah dinilai lemah sehingga pelanggaran berlangsung tanpa penindakan berarti.

Kepala Bidang Aksi dan Advokasi HPPMI Maros, Agung Maharu, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyurati DPRD Kabupaten Maros untuk meminta rapat dengar pendapat bersama perusahaan terkait. Namun hingga akhir tahun, surat tersebut tidak ditindaklanjuti.

“Ini bukan hanya soal balasan surat. Ini tentang DPRD yang tidak menggunakan kewenangannya. Ketika lembaga pengawas diam, pelanggaran akan dianggap hal biasa,” tegasnya.

Selain ketenagakerjaan, HPPMI Maros menyoroti maraknya tambang ilegal yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan konflik dengan warga. Penanganan pemerintah dinilai tidak konsisten dan belum menyentuh pihak-pihak yang diduga sebagai aktor utama.

Baca Juga:  Pendaftaran P3K Picu Ledakan Pemohon SKCK, Polres Maros Siapkan Loket Tambahan

Persoalan solar ilegal juga menjadi perhatian. Meski sejumlah kasus telah terungkap, HPPMI menilai akar masalah seperti lemahnya distribusi dan pengawasan tidak pernah diperbaiki. Kondisi ini membuat masyarakat kecil tetap menjadi pihak paling terdampak.

Dalam aspek pembangunan daerah, HPPMI Maros menilai pemerintah semakin menjauh dari prinsip partisipatif. Proses pembangunan dianggap minim ruang dialog, sementara kritik kerap dipandang sebagai hambatan, bukan kontribusi.

Permasalahan PDAM Maros juga disebut mencerminkan buruknya tata kelola pelayanan publik. Gangguan layanan dan persoalan manajemen tidak direspons cepat oleh pemerintah daerah maupun DPRD.

Baca Juga:  HPPMI MAROS DESAK POLRES DAN KEJARI BUKA PENANGANAN KASUS DUGAAN KORUPSI

Ikram Herdiansyah menegaskan bahwa seluruh persoalan tersebut menunjukkan lemahnya kemauan politik untuk berpihak pada masyarakat. Menurutnya, ketika perusahaan pelanggar tidak diberi sanksi dan aduan publik tidak ditindaklanjuti, pemerintah dan DPRD sedang menunjukkan bahwa penegakan hukum dapat dinegosiasikan.

Sementara itu, Agung Maharu menyatakan bahwa sikap DPRD yang tidak merespons permintaan rapat dengar pendapat merupakan bentuk pengingkaran terhadap fungsi pengawasan. Ia menilai sikap tersebut pantas dipertanyakan, terutama ketika mekanisme resmi telah ditempuh tetapi justru diabaikan.

Bagi HPPMI Maros, rapor merah yang mereka berikan merupakan bentuk evaluasi sekaligus dorongan agar pemerintah daerah dan DPRD menjalankan kewenangannya secara serius dan berpihak pada kepentingan publik.

HAMZAN

Share82Tweet52SendShareSend

Related Posts

RDP MBG Maros Memanas: Dugaan Ketimpangan Honor hingga Dapur Disuspensi, DPRD Akui Tak Berdaya Awasi Program Pusat
Berita Lokal

RDP MBG Maros Memanas: Dugaan Ketimpangan Honor hingga Dapur Disuspensi, DPRD Akui Tak Berdaya Awasi Program Pusat

22 April 2026
KEBAKARAN DI BONTOA MAROS, SATU RUMAH LUDES DAN SATU WARGA LUKA
Berita Lokal

KEBAKARAN DI BONTOA MAROS, SATU RUMAH LUDES DAN SATU WARGA LUKA

18 Maret 2026
HPPMI CAMBA PERKUAT NILAI RELIGIUS LEWAT KEGIATAN ANAK SHOLEH
Berita Lokal

HPPMI CAMBA PERKUAT NILAI RELIGIUS LEWAT KEGIATAN ANAK SHOLEH

17 Maret 2026
Polres Maros Siapkan Personel Hadapi Operasi Ketupat 2026
Berita Lokal

Polres Maros Siapkan Personel Hadapi Operasi Ketupat 2026

11 Maret 2026
KAPOLRES MAROS TEGASKAN ZERO TOLERANCE BAGI ANGGOTA TERLIBAT NARKOBA
Berita Lokal

KAPOLRES MAROS TEGASKAN ZERO TOLERANCE BAGI ANGGOTA TERLIBAT NARKOBA

25 Februari 2026
MUSRENBANG KECAMATAN TURIKALE TA 2027 TUTUP RANGKAIAN DI MAROS, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN JADI PRIORITAS
Berita Lokal

MUSRENBANG KECAMATAN TURIKALE TA 2027 TUTUP RANGKAIAN DI MAROS, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN JADI PRIORITAS

13 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9123 shares
    Share 3649 Tweet 2281
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2194 shares
    Share 878 Tweet 549
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2067 shares
    Share 827 Tweet 517
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1676 shares
    Share 670 Tweet 419
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

by jum007
2 Juli 2026
0

MAROS  -- Menjelang musim panen raya di Kabupaten Maros, para pemilik truk ekspedisi maupun tronton yang diduga selama ini melakukan...

Read more
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026
Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

30 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.