• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Breaking News

Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”

jum007 by jum007
11 Mei 2026
in Breaking News
Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”

MAROS — Tuduhan penahanan bayi yang dialamatkan kepada sebuah Rumah Quran di Kabupaten Maros mulai menuai sorotan. Pihak pengelola akhirnya angkat bicara dan membantah keras tudingan yang dinilai telah menggiring opini publik tanpa melihat fakta awal bagaimana bayi tersebut bisa berada dalam pengasuhan mereka selama delapan bulan terakhir.

Pengelola Rumah Quran, Andi Ninnong Buchar, menegaskan bahwa lembaganya bukan panti asuhan maupun tempat penampungan anak. Bayi tersebut, kata dia, justru dirawat karena kondisi terlantar dan atas dasar kemanusiaan setelah adanya laporan dari masyarakat serta keterlibatan aparat pemerintah desa dan kepolisian setempat.

“Bayi itu bukan kami ambil atau tahan. Awalnya bayi tersebut ditinggalkan oleh orang tuanya di teras rumah tantenya. Setelah itu dilaporkan kepada kepala desa dan Polsek,” ujar Andi Ninnong Buchar.

Baca Juga:  KOMISIONER BAZNAS MAROS, SASTRA DARMAKUSUMA MELAPORKAN PENYALURAN BANTUAN UNTUK WARGA DI RUMAH TAK LAYAK HUNI

Ia menilai tuduhan “penahanan bayi” sangat tidak berdasar dan mengabaikan fakta bahwa selama ini pihak Rumah Quran yang merawat, memberi makan, menjaga kesehatan, hingga memastikan keselamatan bayi tersebut ketika identitas orang tuanya belum jelas.

“Rumah Quran bukan panti asuhan, tetapi karena persoalan kemanusiaan dan bayi itu ditelantarkan, melalui kepala desa kami diminta membantu merawat,” jelasnya.

Menurut Andi Ninnong Buchar, polemik muncul ketika ada pihak yang datang mengaku sebagai orang tua kandung dan meminta bayi tersebut diserahkan. Namun karena identitas dan hubungan biologis belum dapat dipastikan saat itu, pihak Rumah Quran memilih berhati-hati demi keselamatan anak.

Baca Juga:  MILAD KE-70 IPMI SIDRAP: MOMENTUM REFLEKSI DAN PEMBARUAN PERAN PEMUDA

“Kami tidak mengenal mereka. Kalau tiba-tiba ada yang datang mengaku orang tua lalu langsung meminta anak diserahkan, tentu kami harus memastikan dulu kebenarannya,” tegasnya.

Ia mengatakan langkah meminta bukti identitas maupun hubungan keluarga bukan bentuk penghalangan, melainkan tindakan perlindungan terhadap anak agar tidak jatuh ke tangan pihak yang salah.

“Jangan sampai setelah kami serahkan begitu saja ternyata yang datang justru sindikat penjualan anak. Kami hanya ingin memastikan keselamatan bayi tersebut,” tambahnya.

Untuk proses penyerahan bayi kepada pihak yang mengaku sebagai orang tua kandung, Andi Ninnong Buchar menegaskan pihaknya tetap akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Penyerahan bayi kepada orang tuanya tentu harus diselesaikan sesuai prosedur hukum. Kami ingin semuanya jelas dan sah demi keamanan serta masa depan anak tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  BASARNAS TEMUKAN ENAM KORBAN DI BULUSARAUNG, TOTAL DELAPAN KORBAN TELAH DITEMUKAN

Pihak Rumah Quran juga menyayangkan munculnya tuduhan sepihak yang dinilai berpotensi merusak nama baik lembaga dan orang-orang yang selama ini membantu merawat anak terlantar tanpa pamrih.

“Kalau kami tidak peduli, mungkin bayi itu sejak awal sudah tidak terurus. Tapi karena rasa kemanusiaan, kami rawat selama delapan bulan,” katanya.

Hingga kini, persoalan tersebut masih menjadi perhatian berbagai pihak. Namun pengelola Rumah Quran berharap publik dapat melihat persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menghakimi pihak yang sejak awal disebut justru berupaya menyelamatkan seorang bayi terlantar.

JUM

Share175Tweet109SendShareSend

Related Posts

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN
Breaking News

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA
Breaking News

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Dit Samapta Polda Sulsel Kerahkan 100 Personel Bersihkan Dua Pasar di Maros
Breaking News

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Dit Samapta Polda Sulsel Kerahkan 100 Personel Bersihkan Dua Pasar di Maros

19 Juni 2026
PELIBATAN TNI DALAM AKSI DEMONSTRASI DINILAI TIDAK SESUAI TUGAS POKOK, PENGAMANAN CUKUP OLEH POLISI
Breaking News

PELIBATAN TNI DALAM AKSI DEMONSTRASI DINILAI TIDAK SESUAI TUGAS POKOK, PENGAMANAN CUKUP OLEH POLISI

17 Juni 2026
RIBUAN MAHASISWA TURUN KE JALAN, 4.151 PERSONEL TNI-POLRI DISIAGAKAN AMANKAN AKSI “MENUJU INDONESIA BANGKRUT”
Breaking News

RIBUAN MAHASISWA TURUN KE JALAN, 4.151 PERSONEL TNI-POLRI DISIAGAKAN AMANKAN AKSI “MENUJU INDONESIA BANGKRUT”

12 Juni 2026
PERKUAT DESA DARI AKAR, ABPEDNAS SULSEL DAN KEJAKSAAN LUNCURKAN PROGRAM JAGA DESA
Breaking News

PERKUAT DESA DARI AKAR, ABPEDNAS SULSEL DAN KEJAKSAAN LUNCURKAN PROGRAM JAGA DESA

11 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

2 Juli 2026
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9123 shares
    Share 3649 Tweet 2281
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2194 shares
    Share 878 Tweet 549
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2067 shares
    Share 827 Tweet 517
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1676 shares
    Share 670 Tweet 419
MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI
Sorotan

MENJELANG PANEN RAYA, PELANSIR SOLAR DIMINTA MENAHAN DIRI

by jum007
2 Juli 2026
0

MAROS  -- Menjelang musim panen raya di Kabupaten Maros, para pemilik truk ekspedisi maupun tronton yang diduga selama ini melakukan...

Read more
NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

NEGARA JANGAN TERLALU CEPAT BERLARI

1 Juli 2026
PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

PEMKAB MAROS: GANTI RUGI LAHAN HARUS MELALUI PUTUSAN PENGADILAN

1 Juli 2026
HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

HADIR DENGAN AKSI NYATA, SATRESKRIM POLRES MAROS BERBAGI SEMBAKO UNTUK WARGA

30 Juni 2026
Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

Desakan Audit Menyeluruh terhadap Aktivitas Pengembang Kapling di Marusu

30 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.