• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Daerah

DBH Sulteng Terancam Dipangkas! PKB Tuding Pemerintah Pusat Hanya Ambil Hasil, Daerah Ditinggal Derita

jum007 by jum007
22 Agustus 2025
in Daerah
DBH Sulteng Terancam Dipangkas! PKB Tuding Pemerintah Pusat Hanya Ambil Hasil, Daerah Ditinggal Derita

JAKARTA — Rencana pemerintah pusat memotong Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Sulawesi Tengah memicu kecaman keras dari Muhammad Safri, Anggota DPRD Sulteng dari Fraksi PKB. Ia menuding kebijakan ini tidak adil, dan menegaskan pemerintah pusat hanya menikmati hasil sumber daya alam Sulteng tanpa mempedulikan kerusakan lingkungan dan penderitaan masyarakat daerah.

“Pemerintah pusat jangan cuma ambil hasil tambang, sementara kami yang menanggung kerusakan dan penderitaan! Kebijakan pemotongan DBH ini sangat tidak adil dan harus dikaji ulang,” tegas Safri di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Kontribusi Besar, Hak Daerah Dipangkas

Safri menyebut Sulteng merupakan salah satu penyumbang utama penerimaan negara, terutama dari sektor pertambangan. Namun, ironi muncul ketika alokasi DBH yang diterima jauh dari proporsional.

Baca Juga:  PDAM Maros Diterpa Dugaan Korupsi Terstruktur, LSM Desak Penyelidikan

“Sulteng ini lumbung penerimaan negara, tapi pembagiannya sangat timpang. Kami menyumbang banyak, tapi yang kembali ke daerah terlalu kecil,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini semakin menunjukkan ketidakpekaan pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat Sulteng yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana dan kerusakan lingkungan akibat pertambangan.

Pemotongan DBH: Ancaman Pembangunan & Pelayanan Publik

Safri mengingatkan, pemotongan DBH akan mengguncang fondasi pembangunan daerah. Berbagai program strategis dan layanan publik terancam terganggu bahkan terhenti.

“Kalau DBH dipotong, banyak proyek pembangunan akan tertunda, pelayanan publik menurun, dan kesejahteraan masyarakat bisa jatuh lebih dalam,” jelasnya.

Ia menegaskan, DBH bukan sekadar bagi-bagi keuntungan, melainkan kompensasi atas kerusakan lingkungan dan dampak sosial akibat eksploitasi sumber daya alam oleh perusahaan-perusahaan besar.

Baca Juga:  Tambang Nikel Rusak Sawah & Jalan Dewan Sulteng Desak Gubernur Cabut Izin

“Jangan cuma ambil keuntungan, beban kerusakan kami juga harus ditanggung bersama,” tegas Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng itu.

Tambang Rusak Lingkungan, Warga Kehilangan Mata Pencaharian

Safri menyoroti fakta pahit di balik eksploitasi tambang di Sulteng. Menurutnya, aktivitas pertambangan yang tidak terkendali telah mengakibatkan kerusakan lahan pertanian, pencemaran pesisir, dan hilangnya mata pencaharian nelayan.

“Kerusakan lingkungan di Sulteng nyata, tapi pemerintah pusat masih tega memotong DBH. Daerah kami dibiarkan menanggung beban, sementara pusat menikmati hasilnya,” katanya geram.

Minta Perlakuan Khusus untuk Sulteng

Baca Juga:  Warga Allepolea Gugat Penetapan Ketua Koperasi: Dugaan Monopoli dan Cacat Prosedur

Selain menolak pemotongan DBH, Safri menuntut perlakuan khusus bagi Sulteng yang masih dalam tahap pemulihan pasca bencana. Menurutnya, dana DBH seharusnya dijadikan instrumen utama untuk membangun kembali ekonomi dan infrastruktur daerah.

“Pemulihan pasca bencana memerlukan upaya besar dan pendanaan memadai. Kalau DBH dipotong, pemulihan akan berjalan makin lambat,” ujarnya.

Safri juga menuding pemerintah pusat kurang melibatkan pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan strategis, termasuk soal DBH. Ia mendorong pelibatan penuh daerah dan penyederhanaan regulasi agar dana tersebut lebih mudah dikelola.

“Daerah harus diberi kewenangan lebih besar mengatur DBH. Selama ini pusat yang memutuskan, daerah yang menanggung beban. Ini harus diubah,” pungkasnya.

USMAN. A

Share4Tweet3SendShareSend

Related Posts

MBG LENS DILUNCURKAN, LIRA TEMUKAN KESENJANGAN LAYANAN MBG DI DAERAH TERTINGGAL
Daerah

MBG LENS DILUNCURKAN, LIRA TEMUKAN KESENJANGAN LAYANAN MBG DI DAERAH TERTINGGAL

2 Juni 2026
RP20 MILIAR KE POLISI, MAROS DIAM: HIBAH ATAU “MAIN AMAN”?
Daerah

RP20 MILIAR KE POLISI, MAROS DIAM: HIBAH ATAU “MAIN AMAN”?

15 April 2026
ABPEDNAS Maros Tegaskan Dukungan, Perkuat Sinergi di Muscab APDESI
Daerah

ABPEDNAS Maros Tegaskan Dukungan, Perkuat Sinergi di Muscab APDESI

13 April 2026
STAND UMKM MTQ SULSEL DI MAROS BERBAYAR, PANITIA TEGASKAN MURNI SWADAYA DAN BISA DIAUDIT
Daerah

STAND UMKM MTQ SULSEL DI MAROS BERBAYAR, PANITIA TEGASKAN MURNI SWADAYA DAN BISA DIAUDIT

12 April 2026
HANGATNYA RAMADAN DI CAMBA, IKA ALUMNI DAN KORAMIL BERBAGI TAKJIL UNTUK WARGA
Daerah

HANGATNYA RAMADAN DI CAMBA, IKA ALUMNI DAN KORAMIL BERBAGI TAKJIL UNTUK WARGA

19 Maret 2026
YAASINAN DAN BUKA PUASA BERSAMA DI MASJID AL FAJRI, HIU 88 KENANG ALMARHUMAH HJ. SUMIRAH
Daerah

YAASINAN DAN BUKA PUASA BERSAMA DI MASJID AL FAJRI, HIU 88 KENANG ALMARHUMAH HJ. SUMIRAH

2 Maret 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT

REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT

24 Agustus 2026
DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN

DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN

24 Agustus 2026
GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN

GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN

24 Agustus 2026
SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI

SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI

24 Agustus 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9131 shares
    Share 3652 Tweet 2283
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2073 shares
    Share 829 Tweet 518
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    2001 shares
    Share 800 Tweet 500
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT
Sorotan

REM BERMASALAH, SUKHOI SU-30 MK2 TNI AU OVERRUN 30 METER SAAT TEST FLIGHT

by jum007
24 Agustus 2026
0

MAROS -- Misteri penyebab pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI Angkatan Udara keluar landasan di Bandara Sultan Hasanuddin, Kabupaten...

Read more
DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN

DUA TAHUN DISOROT, KEJARI MAROS SEBUT KASUS PDAM MASIH DALAM PENYIDIKAN

24 Agustus 2026
GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN

GPII MAROS SOROTI KERAS KAPOLRES: PENANGANAN GENG MOTOR DIMINTA TRANSPARAN

24 Agustus 2026
SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI

SUKHOI TNI AU KELUAR RUNWAY 13, MISTERI PENYEBAB MASIH MENUNGGU INVESTIGASI

24 Agustus 2026
PRAMUKA TAK LAGI SEKADAR EKSTRAKURIKULER, KE MANA ARAH BARU GERAKAN KEPANDUAN?

PRAMUKA TAK LAGI SEKADAR EKSTRAKURIKULER, KE MANA ARAH BARU GERAKAN KEPANDUAN?

23 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.