MAROS — Ada yang istimewa dari malam pelantikan kepramukaan di Bumi Perkemahan Simbang, Kabupaten Maros, Sabtu (25/7/2026). Bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penanda lahirnya kembali semangat baru Saka Bhayangkara di Butta Salewangan Maros..
Di bawah suasana malam yang penuh keakraban, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros, H.A. Muetazim Mansyur, secara resmi melantik Ketua Pangkalan dan jajaran pengurus Dewan Pangkalan Saka Bhayangkara Polres Maros.
Momen tersebut menjadi semakin istimewa karena untuk pertama kalinya dalam sejarah kepramukaan di Maros—setidaknya dalam puluhan tahun terakhir Kwarcab Maros secara resmi melantik dan menetapkan pimpinan Satuan Karya (Saka).
Langkah ini sekaligus membuka lembaran baru bagi pembinaan generasi muda, khususnya Pramuka Penegak dan Pandega, agar tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga memiliki keterampilan teknis sesuai bidang yang mereka minati.
“Ini bukan hanya pelantikan. Ini adalah awal untuk menghidupkan kembali semangat Saka Bhayangkara dan menjadi contoh bagi Saka-Saka lainnya di Kabupaten Maros,” ujar Muetazim.
Sebelumnya, sekitar tiga pekan lalu, Muetazim telah melantik dan menetapkan Wakapolres Maros sebagai Pimpinan Saka Bhayangkara. Pelantikan kali ini menjadi rangkaian lanjutan untuk memastikan struktur pembinaan di tingkat pangkalan hingga Dewan Saka dapat berjalan secara aktif dan berkesinambungan.
Muetazim berharap, kembali aktifnya kepengurusan Saka Bhayangkara dapat menjadi pemantik bagi Saka lainnya untuk segera menyusun dan membentuk kembali kepengurusan masing-masing.
Menurutnya, keberadaan Saka memiliki peran penting dalam proses kaderisasi Pramuka Penegak dan Pandega. Mereka tidak hanya belajar baris-berbaris atau berkemah, tetapi juga ditempa menjadi generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, keberanian, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Harapannya, kaderisasi kepanduan untuk Penegak dan Pandega bisa terus berkembang. Mereka dapat belajar dan mengasah kemampuan sesuai bidang teknis yang ada dalam krida masing-masing Saka,” katanya.
Yang menarik, pelantikan tersebut tidak berhenti pada pengukuhan struktur organisasi. Pada waktu yang sama, Ketua Pangkalan Saka Bhayangkara juga melantik Pengurus Dewan Saka. Sebuah proses regenerasi yang diharapkan mampu membuat roda organisasi berjalan dari generasi ke generasi.
Untuk Saka Bhayangkara Polres Maros, AKP Siswandy, S.Sos dipercaya sebagai Pimpinan Saka Bhayangkara. Sementara Aipda Chairul Akbar dipercaya sebagai Ketua Pangkalan, dan Danil Muammar sebagai Ketua Dewan Saka.
Kepengurusan tersebut diperkuat dengan 39 orang anggota, yang berasal dari utusan 12 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Maros, serta perwakilan Pramuka dari STAI DDI Maros.
Puluhan anak muda itu kini menjadi bagian dari babak baru Saka Bhayangkara Maros.
Mereka bukan sekadar nama dalam daftar kepengurusan. Mereka adalah wajah masa depan Gerakan Pramuka Maros, anak-anak muda yang diharapkan tumbuh menjadi generasi tangguh, terampil, berkarakter, dan siap mengambil peran di tengah masyarakat.
Malam itu, di bawah langit dengan pantulan cahaya Bintang, di Bumi Perkemahan Simbang, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan: Pramuka bukan hanya tentang seragam dan upacara. Pramuka adalah tentang menyiapkan manusia untuk masa depan.
Dan dari Saka Bhayangkara Maros, perjalanan itu kembali dimulai
PACET / JUM





















