• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

ALIH FUNGSI PELELANGAN IKAN JADI PABRIK ES DI MAROS DIDUGA GANGGU AKTIVITAS NELAYAN DAN BURUH

jum007 by jum007
26 Januari 2026
in Sorotan
ALIH FUNGSI PELELANGAN IKAN JADI PABRIK ES DI MAROS DIDUGA GANGGU AKTIVITAS NELAYAN DAN BURUH

MAROS — Aktivitas penjualan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Maros diduga terganggu serius setelah sebagian area pelelangan dialihfungsikan menjadi pabrik es. Sejumlah nelayan dan buruh bongkar muat mengeluhkan menyempitnya ruang transaksi, akses distribusi yang terhambat, serta menurunnya kenyamanan kerja sejak fasilitas tersebut berdiri.

Pantauan di lokasi menunjukkan area yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas lelang kini dipenuhi mesin, kontainer, dan balok es. Kondisi lantai yang basah, licin, serta lalu-lalang kendaraan pengangkut es dinilai memperparah situasi kerja buruh ikan.

“Dulu ini tempat kami bongkar ikan dan transaksi. Sekarang sudah jadi pabrik es, kami harus geser ke pinggir, sempit dan tidak aman,” ujar seorang buruh ikan yang enggan disebutkan namanya.

Yang menjadi pertanyaan besar di kalangan pedagang, kebutuhan es batu di kawasan pelelangan sebenarnya dinilai sudah lebih dari cukup. Berdasarkan data pedagang setempat, pasokan es batu untuk aktivitas TPI Maros selama ini berkisar 300 hingga 400 balok per hari, jumlah yang dianggap memadai untuk menopang seluruh aktivitas bongkar muat dan distribusi ikan.

Baca Juga:  SKANDAL RUMAH SUBSIDI MAROS: JALAN DIBUKA, NILAI LAHAN DIDUGA DIMANIPULASI

Bahkan, salah seorang pemilik pabrik es batu lama di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa kapasitas produksinya sebenarnya mencapai 250 balok per hari, namun yang terserap di pelelangan ikan hanya sekitar 60 balok per hari.

“Kapasitas kami besar, tapi yang terjual di TPI paling 60 balok per hari. Jadi aneh kalau dibilang kurang es sampai harus bangun pabrik baru di dalam area pelelangan,” ujarnya.

Lebih jauh, beredar kuat dugaan bahwa alih fungsi lahan ini tidak lepas dari kedekatan pengelola pabrik es dengan pimpinan daerah. Sumber internal di lingkungan pelabuhan menyebutkan, proses perizinan berlangsung cepat dan minim sosialisasi kepada para pengguna TPI.

Baca Juga:  BANYAK KAYU GELONDONGAN TERBAWA BANJIR BANDANG DI SUMATRA, KAPOLRI: ADA INDIKASI PEMBALAKAN LIAR

“Kalau masyarakat kecil mau pakai lahan begini, pasti ribet izinnya. Ini justru langsung jalan. Wajar kalau kami curiga ada ‘orang kuat’ di belakangnya,” kata seorang nelayan senior.

Kritik keras juga datang dari Aktivis Laskar Merah Putih, Ambo Aha. Ia menilai alih fungsi tersebut patut dipertanyakan karena diduga tidak mengantongi kajian yang layak dan justru merugikan aktivitas warga yang sudah berjalan selama ini.

“Alih fungsi ini sangat janggal. Tidak ada kajian dampak, tidak ada dialog dengan nelayan dan buruh, tapi tiba-tiba berdiri pabrik es. Ini jelas merugikan aktivitas warga dan patut dicurigai ada kepentingan tertentu,” tegas Ambo Aha.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perikanan Kabupaten Maros maupun pihak pengelola pabrik es terkait dasar hukum pemanfaatan lahan tersebut. Pertanyaan publik menguat soal status aset TPI: apakah lahan itu milik negara/daerah, disewakan secara resmi, atau dialihkan tanpa prosedur transparan.

Baca Juga:  BUPATI PATI SUDEWO BANTAH TUDINGAN PUNGUTAN PERANGKAT DESA, AKU KORBAN RUMOR RP125–225 JUTA

Pengamat kebijakan publik di Sulawesi Selatan menilai, jika benar lahan pelelangan yang berfungsi untuk kepentingan nelayan dialihkan ke usaha komersial tanpa kajian dampak dan persetujuan pengguna, maka hal itu berpotensi melanggar prinsip tata kelola aset daerah dan merugikan ekonomi rakyat kecil.

“Ini bukan sekadar soal pabrik es. Ini soal keadilan akses ruang publik dan potensi konflik kepentingan. Pemda wajib buka dokumen izin dan dasar hukumnya ke publik,” tegasnya.

Para nelayan dan buruh ikan mendesak Pemkab Maros segera mengevaluasi kebijakan tersebut, menghentikan sementara operasional pabrik es, serta mengembalikan fungsi TPI sebagaimana mestinya.

Jika tidak ada klarifikasi resmi dalam waktu dekat, mereka mengancam akan melaporkan dugaan penyalahgunaan aset daerah ini ke aparat penegak hukum dan Ombudsman RI.

JUM / M ARFAH

Share137Tweet86SendShareSend

Related Posts

DLH TURUN, DUGAAN DUMPING LIMBAH ILEGAL DI PATTENE MENGUAT
Sorotan

DLH TURUN, DUGAAN DUMPING LIMBAH ILEGAL DI PATTENE MENGUAT

2 April 2026
SKANDAL LIMBAH DI MAROS: DUGAAN DUMPING ILEGAL, LPHLH DESAK PIDANA PELAKU
Sorotan

SKANDAL LIMBAH DI MAROS: DUGAAN DUMPING ILEGAL, LPHLH DESAK PIDANA PELAKU

30 Maret 2026
Kades Pa’bentengan Sulit Ditemui, LPHLH Nilai Hambat Transparansi dan Penanganan Kasus
Sorotan

Kades Pa’bentengan Sulit Ditemui, LPHLH Nilai Hambat Transparansi dan Penanganan Kasus

27 Maret 2026
Pelayanan Publik Lumpuh Total! Dugaan Kelalaian Serius di Balik Gangguan WiFi Bapenda Maros
Sorotan

Pelayanan Publik Lumpuh Total! Dugaan Kelalaian Serius di Balik Gangguan WiFi Bapenda Maros

26 Maret 2026
AKSES JALAN DESA DIDUGA DITUTUP, PT GAC DISOROT LPHLH SULSEL AKAN TEMPUH JALUR HUKUM
Sorotan

AKSES JALAN DESA DIDUGA DITUTUP, PT GAC DISOROT LPHLH SULSEL AKAN TEMPUH JALUR HUKUM

25 Maret 2026
Sorotan

KADIS PUTRPP MAROS BANTAH KERAS ISU “ORANG DALAM” DI BALIK SKKPR DAN SITE PLAN

25 Maret 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
INVESTOR ASING TERANCAM, PT DUA KUDA INDONESIA DIGUGAT PAILIT JANGGAL

INVESTOR ASING TERANCAM, PT DUA KUDA INDONESIA DIGUGAT PAILIT JANGGAL

2 April 2026
DLH TURUN, DUGAAN DUMPING LIMBAH ILEGAL DI PATTENE MENGUAT

DLH TURUN, DUGAAN DUMPING LIMBAH ILEGAL DI PATTENE MENGUAT

2 April 2026
NASIB RIBUAN PEKERJA/BURUH DAN KELUARGANYA TERANCAM PHK MASSAL

NASIB RIBUAN PEKERJA/BURUH DAN KELUARGANYA TERANCAM PHK MASSAL

1 April 2026
SKANDAL LIMBAH DI MAROS: DUGAAN DUMPING ILEGAL, LPHLH DESAK PIDANA PELAKU

SKANDAL LIMBAH DI MAROS: DUGAAN DUMPING ILEGAL, LPHLH DESAK PIDANA PELAKU

30 Maret 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9106 shares
    Share 3642 Tweet 2277
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2125 shares
    Share 850 Tweet 531
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2058 shares
    Share 823 Tweet 515
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    1940 shares
    Share 776 Tweet 485
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1669 shares
    Share 668 Tweet 417
INVESTOR ASING TERANCAM, PT DUA KUDA INDONESIA DIGUGAT PAILIT JANGGAL
Nasional

INVESTOR ASING TERANCAM, PT DUA KUDA INDONESIA DIGUGAT PAILIT JANGGAL

by jum007
2 April 2026
0

JAKARTA -- Di tengah ambisi Prabowo Subianto menarik investasi asing untuk memperkuat ekonomi nasional, muncul fenomena yang dinilai mencederai iklim...

Read more
DLH TURUN, DUGAAN DUMPING LIMBAH ILEGAL DI PATTENE MENGUAT

DLH TURUN, DUGAAN DUMPING LIMBAH ILEGAL DI PATTENE MENGUAT

2 April 2026
NASIB RIBUAN PEKERJA/BURUH DAN KELUARGANYA TERANCAM PHK MASSAL

NASIB RIBUAN PEKERJA/BURUH DAN KELUARGANYA TERANCAM PHK MASSAL

1 April 2026
SKANDAL LIMBAH DI MAROS: DUGAAN DUMPING ILEGAL, LPHLH DESAK PIDANA PELAKU

SKANDAL LIMBAH DI MAROS: DUGAAN DUMPING ILEGAL, LPHLH DESAK PIDANA PELAKU

30 Maret 2026
KASAT LANTAS POLRES MAROS VS PENGUSAHA ROTI

KASAT LANTAS POLRES MAROS VS PENGUSAHA ROTI

27 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.