Penulis : KAK MUHAMMAD IDRUS
MAROS, — Semangat kompetisi dan jiwa persaudaraan mewarnai pembukaan Lomba Tingkat II (LT-II) Pramuka Penggalang Kwartir Ranting Bantimurung di Bumi Perkemahan Simbang, Kabupaten Maros, Jumat (9/10/2026) sore.
Sebanyak 64 anggota Pramuka Penggalang dari empat gugusdepan mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 9–11 Oktober 2026. Mereka terbagi dalam 8 regu, masing-masing delapan regu putra dan delapan regu putri.
Pembukaan LT-II dilakukan Sekretaris Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Bantimurung, Kak Hasan AT, yang hadir mewakili Ketua Mabiran. Upacara tersebut turut dihadiri para Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), Andalan Ranting, dan panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Kak Hasan AT menegaskan bahwa LT-II bukan semata-mata perlombaan untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan kepramukaan untuk membentuk karakter dan mengasah keterampilan generasi muda.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, para peserta dilatih menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa Pancasila. LT-II juga menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk memperkuat persahabatan dan solidaritas antargugusdepan.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan mengerahkan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.
“Jaga kesehatan dan keselamatan selama kegiatan. Perhatikan pula keamanan saat menggunakan peralatan memasak agar tidak menimbulkan risiko kebakaran,” pesannya.
20 mata lomba menguji kemampuan peserta
Ketua Kwarran Bantimurung, Kak Muhammad Idrus, menjelaskan bahwa LT-II tahun ini diikuti empat gugusdepan, yakni SMP Negeri 4 Bantimurung, SMP Negeri 10 Bantimurung, SMP Negeri 22 Bantimurung, dan SMP Negeri 39 Satap Leang-Leang.
Untuk mengukur kemampuan peserta, panitia menyiapkan 20 mata lomba yang mencakup keterampilan teknis kepramukaan, kedisiplinan, kreativitas, pengetahuan umum, hingga pembinaan mental dan spiritual.
Materi lomba meliputi administrasi regu, packing, reportase, pioneering, tapak kemah, tata upacara, baris-berbaris, hafalan surah pendek Al-Qur’an, melukis, ceramah keagamaan, pengetahuan komputer, peta dan kompas, menaksir, sketsa panorama, P3K, hasta karya, forum penggalang, bivak, masak rimba, serta semboyan dan isyarat.
Rangkaian perlombaan berlangsung hingga 11 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Simbang.
Melalui LT-II ini, Kwarran Bantimurung diharapkan dapat mendorong lahirnya anggota Pramuka yang tidak hanya terampil dalam kegiatan lapangan, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama dalam regu.





















