MAROS — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif dalam rangkaian Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) pada 16–18 Oktober 2026. Kegiatan ini diisi dengan pelatihan jurnalistik dan reportase, pengenalan komunikasi radio amatir, serta Jumpa Tokoh yang mengangkat tema kepemimpinan dan pengabdian di Dewan Kerja.
Pelatihan jurnalistik dan reportase yang digelar Jumat malam (16/10/2026) di halaman Kwarcab Maros diikuti 60 peserta, terdiri atas 30 putra dan 30 putri yang merupakan perwakilan dari 13 ranting se-Kabupaten Maros.
Dalam sesi tersebut, Kak Jumadi membawakan materi jurnalistik dan reportase. Para peserta diperkenalkan pada dasar-dasar penulisan berita, pentingnya akurasi informasi, serta teknik mengolah fakta menjadi berita yang informatif dan mudah dipahami.
Peserta juga diajak memahami bahwa jurnalistik bukan sekadar menulis, tetapi membutuhkan kemampuan mengamati, melakukan verifikasi, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.
“Jurnalistik adalah cara Pramuka memotret dunia dengan pena,” menjadi pesan yang ditekankan dalam pelatihan tersebut.
Melalui materi ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan literasi sekaligus menjadi pewarta kegiatan positif di lingkungan kepramukaan.
Ketua Kwarcab Maros, A. Muetazim Mansyur, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan jurnalistik dan keterampilan komunikasi dapat dikembangkan hingga tingkat gugus depan agar pengetahuan peserta didik, khususnya generasi Z, dapat dipersiapkan secara lebih matang.
Menurutnya, pengembangan keterampilan komunikasi dan literasi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Pramuka yang aktif, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
ORARI AJARKAN KOMUNIKASI RADIO AMATIR
Selain pelatihan jurnalistik, rangkaian JOTA-JOTI juga menghadirkan materi pengenalan radio amatir yang dibawakan oleh penanggung jawab kegiatan JOTA dari Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI), H. Hajar Sas, dengan tanda panggilan YB8HZ.
Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada perangkat radio amatir serta tata cara berkomunikasi melalui radio udara secara baik dan benar.
H. Hajar Sas menyampaikan bahwa kerja sama ORARI dengan Gerakan Pramuka Maros telah berlangsung untuk keempat kalinya. Ia menyambut positif kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapan ORARI untuk terus bermitra dengan Pramuka Maros pada kegiatan mendatang.
“Kami sangat menyambut positif kerja sama ini. Untuk ke depan, kami siap bermitra dengan Pramuka Maros,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai teknologi komunikasi sekaligus membangun keterampilan berkomunikasi yang tertib, efektif, dan sesuai prosedur radio amatir.
JUMPA TOKOH, DORONG PENEGAK DAN PANDEGA MENJADI PENGGERAK
Rangkaian JOTA-JOTI berlanjut pada Sabtu malam (17/10/2026) melalui program Jumpa Tokoh yang berlangsung di halaman Kwarcab Maros. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 13 ranting se-Kabupaten Maros.
Pemateri, Kak Andi Muh. Pratama Rizky Rewata, mengangkat tema “Dari Penegak Pandega Menjadi Penggerak: Mengenal Peran, Kepemimpinan, dan Pengabdian di Dewan Kerja.”
Materi tersebut mengajak peserta memahami peran Pramuka Penegak dan Pandega dalam mengembangkan kepemimpinan, membangun kerja sama, serta mengambil bagian dalam memajukan gerakan kepramukaan melalui Dewan Kerja.
Peserta juga didorong untuk tidak hanya menjadi anggota yang aktif mengikuti kegiatan, tetapi mampu mengambil inisiatif, memberikan teladan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui perpaduan pelatihan jurnalistik, pengenalan radio amatir, dan Jumpa Tokoh, JOTA-JOTI Kwarcab Maros menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, literasi, kreativitas, dan kepemimpinan.
Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi Pramuka yang tidak hanya cakap dalam berorganisasi dan memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara bertanggung jawab serta menggerakkan perubahan positif melalui pengabdian kepada masyarakat.
Dari pena hingga gelombang radio, dari peserta menjadi pemimpin, Pramuka Maros didorong untuk terus belajar, berkarya, dan memberi manfaat bagi sesama.
Laporan : KIRANA/ JUWINDA/ RAHIL/ ASILA/ JUM





















