LEPAS KONTINGEN JAMNAS MENUJU CIBUBUR
MAROS — Semangat kebersamaan dan pengabdian mewarnai Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros di Lapangan Pallantikang, Kamis (6/8/2026). Ribuan anggota Pramuka dari berbagai golongan memadati lapangan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, para Pembina, Andalan, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Maros.
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan Hari Pramuka tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga penegasan komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung program strategis nasional.
Dalam sambutan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Maros, H.A.S. Chaidir Syam, ditegaskan bahwa tema tersebut merupakan ajakan bagi seluruh insan Pramuka untuk bergerak bersama menghadirkan aksi nyata, mulai dari penguatan organisasi hingga berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, ada tiga pesan utama yang harus menjadi perhatian seluruh anggota Pramuka. Pertama, memperkuat organisasi melalui transformasi internal agar Gerakan Pramuka semakin modern, profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kedua, mendukung program swasembada pangan nasional. Pramuka didorong menjadi pelopor melalui Satuan Karya (Saka), khususnya Saka Tarunabumi, dengan mengembangkan pertanian ramah lingkungan, memanfaatkan teknologi pertanian, hidroponik, pemanfaatan lahan pekarangan, menjaga kelestarian sumber daya alam, hingga menumbuhkan jiwa kewirausahaan di sektor pangan.
Pesan ketiga adalah menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Pendidikan kepramukaan diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, memiliki kecakapan hidup, peduli lingkungan, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Chaidir Syam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina, pelatih, andalan, pemerintah daerah, serta para orang tua yang selama ini menjadi bagian penting dalam membina generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Di penghujung sambutannya, ia mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus belajar, berkarya, mengabdi kepada masyarakat, dan mengamalkan nilai-nilai Tri Satya serta Dasa Darma Pramuka sebagai bekal membangun Indonesia yang lebih maju.
LEPAS KONTINGEN JAMNAS MENUJU CIBUBUR
Usai upacara, suasana haru menyelimuti Lapangan Pallantikang saat Kwarcab Maros secara resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Pelepasan dilakukan lebih awal karena kontingen dijadwalkan bertolak pada 8 Agustus 2026.
Momen penuh emosional terlihat saat para orang tua memasangkan jaket kontingen kepada putra-putri mereka yang akan mewakili Kabupaten Maros di ajang nasional. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Pataka Cikal oleh Ketua Mabicab, H.A.S. Chaidir Syam, kepada Ketua Kwarcab Maros, H.A. Muetazim Mansyur, yang selanjutnya menyerahkannya kepada Ketua Kontingen Cabang Maros, H.A. Kamaluddin, sebagai simbol amanah dan tanggung jawab membawa nama baik daerah.
Kontingen Maros berjumlah 48 peserta, terdiri atas 32 peserta yang dibiayai penuh oleh Kwarcab Maros dan 16 peserta yang berangkat secara mandiri. Selain itu, Kwarcab juga memberangkatkan 14 unsur Mabiran, 14 Kwartir Ranting, serta sekitar 30 pengurus Kwarcab sebagai pendamping dan peninjau kegiatan.
Ketua Kwarcab Maros, H.A. Muetazim Mansyur, menegaskan komitmennya untuk mendampingi kontingen sejak keberangkatan hingga kembali ke Kabupaten Maros.
“Saya akan mengawal rombongan dengan kapal hingga seluruh peserta kembali dengan selamat ke Maros,” tegas Muetazim.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini menjadi lebih dari sekadar seremoni. Selain memperkuat komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung swasembada pangan, kegiatan ini juga menjadi titik awal perjalanan puluhan Pramuka terbaik Maros yang akan membawa semangat “Satu Pramuka untuk Satu Indonesia” di panggung Jambore Nasional 2026.
JUM





















