MAROS — Sorotan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek pembangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros mulai memperlihatkan perkembangan.
Setelah pemberitaan Metrosulsel.com mengenai pekerja yang beraktivitas di ketinggian tanpa perlengkapan pengaman memadai, hasil pemantauan selama sepekan terakhir menunjukkan pekerja proyek mulai terlihat mengenakan alat pelindung diri (APD) K3.
Dokumentasi pada Jumat (30/10/2026) pukul 15.00 WITA memperlihatkan seorang pekerja yang sedang melakukan aktivitas di atas struktur bekisting dengan mengenakan helm keselamatan dan rompi pelindung. Terlihat pula tali pengaman berwarna putih yang terhubung ke tubuh pekerja.
Perubahan ini menjadi perkembangan positif setelah persoalan keselamatan pekerja di proyek tersebut menjadi perhatian publik.
Sebelumnya, Metrosulsel.com menyoroti kondisi pekerja yang berada di atas rangka besi dan bekisting bangunan tanpa terlihat menggunakan sistem pengaman jatuh secara memadai.
Sorotan tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan kontraktor, konsultan pengawas, serta tanggung jawab Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).
PENGAWAS PROYEK AKUI PENGAWASAN DIPERKETAT
Pengawas proyek, Asgar Andi Ghalib, mengatakan pekerjaan pembangunan tersebut hanya sampai pada tahap konstruksi lantai empat.
Ia mengaku telah menekankan kepada para pekerja agar wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) K3 selama bekerja.
Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan perlengkapan keselamatan tersebut juga diperketat.
Penegasan itu menjadi penting mengingat pekerjaan konstruksi di ketinggian memiliki risiko kecelakaan serius apabila tidak disertai perlindungan yang sesuai.
Meski mulai terlihat adanya penggunaan APD, penerapan K3 tidak cukup hanya dibuktikan dengan penggunaan helm dan rompi keselamatan.
Sistem perlindungan terhadap risiko jatuh juga harus dipastikan berfungsi, termasuk penggunaan full body harness, tali pengaman, titik angkur yang memenuhi persyaratan, serta metode kerja aman sesuai risiko pekerjaan.
Karena itu, konsistensi pengawasan menjadi hal penting agar perubahan di lapangan tidak hanya berlangsung sementara setelah adanya pemberitaan.
Metrosulsel.com akan terus memantau pelaksanaan proyek tersebut, terutama terkait kepatuhan kontraktor dan pengawasan terhadap keselamatan pekerja.
Pembangunan gedung pemerintah tidak hanya dituntut selesai sesuai target, tetapi juga harus memastikan setiap pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan aman.
Keselamatan pekerja bukan sekadar respons terhadap pemberitaan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan sejak pekerjaan dimulai hingga proyek selesai.
TIM INVESTIGASI METROSULSEL.COM | MAROS




















