MAROS — Pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Mandai, Kabupaten Maros, menjadi sorotan setelah seorang pasien pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS) diduga tidak mendapatkan layanan karena status kepesertaan yang sedang dalam proses pemutakhiran data.
Pasien bernama Alifia Flanella diketahui memiliki KIS yang berstatus nonaktif sementara. Meski demikian, pihak keluarga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Maros untuk memastikan status kepesertaan anak tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar, disebut telah menjelaskan bahwa KIS milik Alifia Flanella tengah dalam proses pemutakhiran data. Pihak keluarga menyampaikan bahwa Kadis Sosial bahkan telah berkomunikasi langsung dengan petugas KIS di PKM Mandai agar pasien tetap mendapatkan pelayanan kesehatan selama proses administrasi berlangsung.
“Pak Kadis sudah mengonfirmasi langsung ke pihak PKM Mandai agar dibantu karena ini hanya persoalan teknis pemutakhiran data. Namun, pasien tetap tidak dilayani,” ujar orang tua Alifia kepada wartawan.
Meski telah ada penjelasan dari Dinas Sosial, pasien dilaporkan tetap tidak mendapatkan pelayanan di PKM Mandai. Kondisi ini memicu keluhan dari keluarga pasien yang menilai pelayanan kesehatan seharusnya mengedepankan prinsip kemanusiaan, terutama ketika persoalan administrasi sedang dalam proses pembaruan.
Warga berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Maros maupun Pemerintah Kabupaten Maros dapat melakukan evaluasi terhadap prosedur pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PKM Mandai belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan metrosulsel.com ke PKM Mandai belum membuahkan hasil karena Kepala Puskesmas tidak berada di tempat.
“Ibu Kepala Puskesmas sedang tidak ada di kantor,” ujar salah seorang staf singkat saat ditemui di lokasi.
HAMZAN/ARFAH




















