GOWA — Semangat pengabdian dan jiwa kemanusiaan kembali diperlihatkan anggota Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan melalui kegiatan Orientering Exercise Pramuka Peduli Sulawesi Selatan yang resmi dibuka pada Rabu (13/5/2026).
Kegiatan pembukaan berlangsung di Kantor Kwartir Daerah Sulawesi Selatan, Jalan Monginsidi No. 28 B, Kelurahan Mangkura, Kota Makassar, sebelum para peserta diberangkatkan menuju kawasan pegunungan di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Satgas Pramuka Peduli Kwarda Sulsel, Hj. Suhartina Bohari.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kemampuan navigasi lapangan bagi anggota Pramuka Peduli yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai aksi sosial dan kebencanaan.
“Harapan kami, Pramuka Peduli dalam kegiatan ini bisa lebih terlatih, terutama dalam hal pemetaan dan penggunaan kompas. Pramuka Peduli harus siap tempur di segala medan saat dibutuhkan,” ujarnya penuh semangat.
Sebanyak 43 peserta dari 20 kwartir cabang kabupaten/kota di Sulawesi Selatan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka bukan sekadar mengikuti pelatihan biasa, tetapi ditempa untuk mengenali medan, membaca arah, hingga bertahan dalam kondisi alam terbuka.
Ketua Panitia, Muhammad Iksan Idris, mengatakan kegiatan orienteering menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan relawan muda menghadapi situasi lapangan yang sesungguhnya.
Menurutnya, kemampuan membaca peta dan orientasi medan sangat dibutuhkan saat terjun membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana atau kondisi darurat di wilayah sulit dijangkau.
“Peserta diharapkan setelah selesai dari sini lebih siap menghadapi kondisi lapangan, mampu membaca peta, memahami orientasi medan, dan cepat beradaptasi ketika dibutuhkan. Selain latihan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar Satgas Pramuka Peduli se-Sulawesi Selatan,” katanya.
Usai pembukaan, para peserta langsung berganti pakaian lapangan dan bergerak menuju lokasi camp di kawasan Pegunungan Pangkalaeng, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe.
Di tengah hawa pegunungan dan medan alam terbuka, para anggota Pramuka Peduli itu akan menjalani berbagai simulasi dan latihan navigasi sebagai bekal pengabdian mereka kepada masyarakat.
TIM HUMAS & INFO




















