• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Sorotan

HMI MAROS SOROT KETIDAKADILAN PERPRES 115/2025

jum007 by jum007
20 Januari 2026
in Sorotan
HMI MAROS SOROT KETIDAKADILAN PERPRES 115/2025

MAROS — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Maros menilai wacana pengangkatan pegawai Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 sebagai kebijakan yang tergesa-gesa, tidak matang, dan berpotensi mencederai prinsip keadilan dalam tata kelola kepegawaian negara.

Alih-alih menjadi solusi, kebijakan ini justru membuka ruang lahirnya persoalan struktural baru, mulai dari pembengkakan birokrasi, kecemburuan sosial antarpegawai non-ASN, hingga ancaman beban fiskal jangka panjang. Negara tidak boleh mengorbankan prinsip keadilan dan meritokrasi hanya demi mengejar target program jangka pendek.

Pertama, secara fundamental, SPPG adalah unit pelaksana program dengan karakter kerja yang spesifik, teknis, dan berbasis kebutuhan sementara. Mengangkat pegawai SPPG menjadi PPPK merupakan bentuk penyimpangan kebijakan kepegawaian, karena PPPK sejatinya diperuntukkan bagi jabatan yang bersifat tetap, terstandar, dan berkelanjutan dalam struktur birokrasi. Negara tidak boleh menjadikan status PPPK sebagai “hadiah kebijakan” bagi setiap program pemerintah yang bersifat temporer.

Baca Juga:  Forum Aliansi Zona Merah Desak Inspektorat Maros Audit Investigatif Wisata Kolam Sambueja

Kedua, kebijakan ini secara nyata berpotensi melukai rasa keadilan ribuan tenaga honorer dan non-ASN yang telah mengabdi puluhan tahun di berbagai instansi pemerintah tanpa kepastian status. Meskipun secara formal pengangkatan pegawai SPPG memiliki dasar hukum tersendiri, percepatan status bagi pegawai dari program baru justru memperlihatkan wajah ketimpangan kebijakan. Negara terkesan lebih responsif terhadap program baru, namun abai terhadap pengabdian panjang tenaga honorer lama.

Pemberian jalur khusus pengangkatan PPPK bagi pegawai SPPG tanpa mekanisme seleksi yang terbuka, kompetitif, dan berbasis merit adalah bentuk ketidakadilan struktural. Praktik ini berpotensi meruntuhkan prinsip meritokrasi dan menciptakan preseden buruk dalam sistem kepegawaian nasional.

Baca Juga:  Truk Tambang Dibatasi 08.00–16.00, Tapi Siapa yang Awasi ? 

Ketiga, dari sisi fiskal, kebijakan ini menunjukkan minimnya kehati-hatian pemerintah dalam mengelola anggaran negara. Pengangkatan PPPK bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan komitmen pembiayaan jangka panjang berupa gaji, tunjangan, dan hak kepegawaian lainnya. Dalam situasi keuangan negara yang menuntut efisiensi, kebijakan penambahan belanja pegawai tanpa kajian mendalam merupakan langkah yang tidak bertanggung jawab.

Keempat, wacana ini bertolak belakang dengan semangat reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi seharusnya diarahkan untuk menciptakan aparatur negara yang profesional, ramping, dan berbasis kinerja. Namun kebijakan ini justru berpotensi menghidupkan kembali pola lama, di mana status kepegawaian diberikan bukan berdasarkan kebutuhan organisasi, melainkan tekanan kebijakan dan kepentingan jangka pendek.

Baca Juga:  Mengungkap Jejak Digital di Balik Aksi 25 Agustus

Atas dasar tersebut, HMI Maros mendesak pemerintah pusat untuk segera melakukan peninjauan ulang terhadap Perpres Nomor 115 Tahun 2025. Pemerintah harus menghentikan pendekatan instan dalam kebijakan kepegawaian dan kembali pada prinsip dasar tata kelola pemerintahan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.

Penguatan sistem kontrak kerja, peningkatan kesejahteraan yang layak, serta peningkatan kapasitas pegawai SPPG jauh lebih rasional dibanding memaksakan pengangkatan PPPK. Penolakan terhadap kebijakan ini bukanlah sikap anti-program nasional, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan politik untuk mencegah ketidakadilan struktural serta menjaga arah reformasi birokrasi agar tidak menyimpang dari tujuan awalnya.

JUM

Share72Tweet45SendShareSend

Related Posts

BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB
Sorotan

BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB

10 Februari 2026
DIDUGA ABAIKAN ARAHAN PEMKAB, PETUGAS KIS DI PKM MANDAI TOLAK PASIEN
Sorotan

DIDUGA ABAIKAN ARAHAN PEMKAB, PETUGAS KIS DI PKM MANDAI TOLAK PASIEN

10 Februari 2026
PUSHAKA CIUM REKAYASA SKALA USAHA DI BUSINESS PARK PATTENE
Sorotan

PUSHAKA CIUM REKAYASA SKALA USAHA DI BUSINESS PARK PATTENE

6 Februari 2026
APBN 2026 TERTEKAN UTANG, PRABOWO GAS POL KEJAR KORUPTOR & PENGEMPLANG PAJAK
Daerah

APBN 2026 TERTEKAN UTANG, PRABOWO GAS POL KEJAR KORUPTOR & PENGEMPLANG PAJAK

6 Februari 2026
OTT KPK GUNCANG KPP MADYA BANJARMASIN, KEPALA KANTOR DITETAPKAN TERSANGKA KASUS RESTITUSI PAJAK
Sorotan

OTT KPK GUNCANG KPP MADYA BANJARMASIN, KEPALA KANTOR DITETAPKAN TERSANGKA KASUS RESTITUSI PAJAK

6 Februari 2026
SK BUPATI DILANGKAHI! KADIS KESEHATAN MAROS GESER KASI LEWAT SURAT TUGAS, DIDUGA LANGGAR UU ASN DAN PP 11/2017
Sorotan

SK BUPATI DILANGKAHI! KADIS KESEHATAN MAROS GESER KASI LEWAT SURAT TUGAS, DIDUGA LANGGAR UU ASN DAN PP 11/2017

2 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

30 September 2025
Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

1 Oktober 2025
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
DINAS PERIKANAN MAROS LATIH IBU-IBU PERSIT OLAH BANDENG TANPA DURI, DORONG PELUANG USAHA BARU

DINAS PERIKANAN MAROS LATIH IBU-IBU PERSIT OLAH BANDENG TANPA DURI, DORONG PELUANG USAHA BARU

10 Februari 2026
BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB

PEMERINTAH KABUPATEN MAROS DORONG WARGA MANFAATKAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN GRATIS

10 Februari 2026
DINAS SOSIAL MAROS BERTINDAK CEPAT, KIS PASIEN YANG DITOLAK PKM MANDAI KINI AKTIF

DINAS SOSIAL MAROS BERTINDAK CEPAT, KIS PASIEN YANG DITOLAK PKM MANDAI KINI AKTIF

10 Februari 2026
BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB

BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB

10 Februari 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9076 shares
    Share 3630 Tweet 2269
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2041 shares
    Share 816 Tweet 510
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

    1557 shares
    Share 623 Tweet 389
  • SK BUPATI DILANGKAHI! KADIS KESEHATAN MAROS GESER KASI LEWAT SURAT TUGAS, DIDUGA LANGGAR UU ASN DAN PP 11/2017

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
DINAS PERIKANAN MAROS LATIH IBU-IBU PERSIT OLAH BANDENG TANPA DURI, DORONG PELUANG USAHA BARU
Berita Lokal

DINAS PERIKANAN MAROS LATIH IBU-IBU PERSIT OLAH BANDENG TANPA DURI, DORONG PELUANG USAHA BARU

by Admin
10 Februari 2026
0

MAROS — Dinas Perikanan Kabupaten Maros menggelar pelatihan keterampilan pengolahan ikan bandeng tanpa duri bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana...

Read more
BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB

PEMERINTAH KABUPATEN MAROS DORONG WARGA MANFAATKAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN GRATIS

10 Februari 2026
DINAS SOSIAL MAROS BERTINDAK CEPAT, KIS PASIEN YANG DITOLAK PKM MANDAI KINI AKTIF

DINAS SOSIAL MAROS BERTINDAK CEPAT, KIS PASIEN YANG DITOLAK PKM MANDAI KINI AKTIF

10 Februari 2026
BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB

BERTENTANGAN DENGAN PERNYATAAN RESMI KADIS KESEHATAN, PETUGAS KIS PKM MANDAI TOLAK PASIEN MESKI ADA JAMINAN PEMKAB

10 Februari 2026
DIDUGA ABAIKAN ARAHAN PEMKAB, PETUGAS KIS DI PKM MANDAI TOLAK PASIEN

DIDUGA ABAIKAN ARAHAN PEMKAB, PETUGAS KIS DI PKM MANDAI TOLAK PASIEN

10 Februari 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.