• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
Warkop Cumming
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Nasional

WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

Admin by Admin
29 November 2025
in Nasional
WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

MEDAN — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara menuding tujuh perusahaan sebagai pihak yang diduga menjadi penyebab utama bencana ekologis yang melanda kawasan Tapanuli sejak Selasa (25/11/2025). Banjir bandang dan longsor menerjang sedikitnya delapan kabupaten/kota, terutama Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, mengakibatkan puluhan ribu warga mengungsi, ribuan rumah rusak, serta infrastruktur lumpuh.

Direktur Eksekutif WALHI Sumut, Rianda Purba, menegaskan bahwa bencana tersebut bukan hanya akibat hujan ekstrem, melainkan akumulasi kerusakan lingkungan yang terjadi bertahun-tahun di kawasan Ekosistem Batang Toru.

“Kami mengindikasikan tujuh perusahaan sebagai pemicu kerusakan karena aktivitas eksploitatif yang membuka tutupan hutan Batang Toru,” ujar Rianda dalam keterangan resminya di Medan, Rabu (26/11).

EKOLOGI BATANG TORU MAKIN TERTEKAN

Ekosistem Harangan Tapanuli atau Batang Toru merupakan hutan tropis esensial yang menjadi benteng hidrologis bagi wilayah Tapanuli. Kawasan ini—yang tersebar di Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah—berfungsi sebagai penyangga air, pencegah banjir, serta rumah bagi berbagai spesies langka seperti orangutan Tapanuli dan harimau Sumatera.

Baca Juga:  KPK TETAPKAN BUPATI PONOROGO SUGIRI SANCOKO SEBAGAI TERSANGKA SUAP JABATAN

Pembukaan hutan dalam beberapa tahun terakhir, kata WALHI, memperburuk kerentanan wilayah terhadap bencana hidrometeorologis.

PERUSAHAAN YANG DIINDIKASIKAN MERUSAK LINGKUNGAN

WALHI menyebut tujuh perusahaan yang beroperasi di atau sekitar Ekosistem Batang Toru:

1. PT Agincourt Resources – Tambang emas Martabe

2. PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) – PLTA Batang Toru

3. PT Pahae Julu Micro-Hydro Power – PLTMH Pahae Julu

4. PT SOL Geothermal Indonesia – Geothermal Taput

5. PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) – Unit PKR Tapanuli Selatan

6. PT Sago Nauli Plantation – Perkebunan sawit

7. PTPN III Batang Toru Estate – Perkebunan sawit

Menurut WALHI, seluruh perusahaan tersebut berkontribusi terhadap degradasi hutan melalui penebangan, pembukaan lahan, pembangunan infrastruktur energi, hingga sedimentasi sungai.

1. PT Agincourt Resources

Sejak 2015–2024, perusahaan ini disebut telah menghilangkan tutupan hutan sekitar 300 hektare. Lokasi fasilitas tailing yang berada dekat sungai dinilai meningkatkan risiko pencemaran. Aktivitas PIT Ramba Joring dilaporkan warga memicu kekeruhan air saat hujan.

Baca Juga:  PDIP Depak Wahyudin Moridu Setelah Skandal Viral

2. PLTA Batang Toru (PT NSHE)

Pembangunan PLTA mengakibatkan hilangnya lebih dari 350 hektare tutupan hutan. Sedimentasi dan perubahan debit sungai disebut meningkat akibat pembuangan limbah galian terowongan. Video luapan Sungai Batang Toru yang membawa banyak gelondongan kayu menjadi indikasi rusaknya area sekitar proyek.

3. PT Toba Pulp Lestari (PKR)

Ribuan hektare kawasan DAS Batang Toru dilaporkan berubah menjadi perkebunan eukaliptus melalui skema Perkebunan Kayu Rakyat (PKR).

4. Skema PHAT

WALHI mencatat sedikitnya 1.500 hektare hutan koridor satwa terdegradasi dalam tiga tahun terakhir akibat pembukaan melalui skema Pemanfaatan Kayu Tumbuh Alami (PHAT).

“INI BENCANA EKOLOGIS, BUKAN SEMATA BENCANA ALAM”

Rianda mempertegas bahwa setiap banjir membawa kayu besar dan hasil pantauan satelit menunjukkan area gundul di sekitar lokasi kejadian.

“Ini bukti campur tangan manusia melalui kebijakan yang memberi ruang pembukaan hutan. Ini adalah bencana ekologis akibat kegagalan negara mengendalikan kerusakan lingkungan,” katanya.

CATATAN KHUSUS UNTUK PT AGINCOURT RESOURCES

Baca Juga:  Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia

AMDAL perusahaan mencatat produksi 6 juta ton emas per tahun dan rencana peningkatan kapasitas dengan membuka 583 hektare lahan baru. Sebanyak 185.884 pohon direncanakan ditebang. WALHI mengklaim bahwa sekitar 120 hektare telah dibersihkan.

Dokumen dampak lingkungan perusahaan sendiri mencatat potensi:

perubahan pola aliran sungai

peningkatan limpasan

penurunan kualitas air

hilangnya vegetasi

hilangnya habitat satwa

TUNTUTAN WALHI SUMATERA UTARA

WALHI meminta pemerintah mengambil tindakan tegas, meliputi:

1. Menghentikan aktivitas industri ekstraktif di Batang Toru, termasuk evaluasi dan pencabutan izin PT Agincourt, penghentian PLTA NSHE, penutupan operasi TPL, dan perusahaan lainnya.

2. Menindak pelaku perusakan lingkungan, termasuk tujuh perusahaan yang diindikasikan merusak DAS Batang Toru.

3. Menetapkan kebijakan perlindungan ekosistem secara terpadu dalam RTRW daerah dan nasional.

4. Memastikan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas dan melakukan evaluasi terhadap daerah rawan bencana.

PENUTUP

“Kami berduka atas bencana ekologis yang melanda Sumatera Utara. Negara harus bertindak, menegakkan hukum, dan memastikan bencana serupa tidak terulang,” kata Rianda Purba.

SYUKRI

 

Share24Tweet15SendShareSend

Related Posts

MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI
Nasional

MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

29 November 2025
TERIMA ILUNI, WAMEN VIVA YOGA TEGASKAN PENGEMBANGAN SDM ADALAH KUNCI ESKALASI EKONOMI DI KAWASAN TRANSMIGRASI
Nasional

TERIMA ILUNI, WAMEN VIVA YOGA TEGASKAN PENGEMBANGAN SDM ADALAH KUNCI ESKALASI EKONOMI DI KAWASAN TRANSMIGRASI

27 November 2025
MENKO YUSRIL: KEPPRES REHABILITASI EKS DIREKSI PT ASDP SUDAH SESUAI PROSEDUR KONSTITUSIONAL
Nasional

MENKO YUSRIL: KEPPRES REHABILITASI EKS DIREKSI PT ASDP SUDAH SESUAI PROSEDUR KONSTITUSIONAL

25 November 2025
GUS IPUL IMBAU NU JAGA KETEDUHAN
Nasional

GUS IPUL IMBAU NU JAGA KETEDUHAN

21 November 2025
ALIANSI HONORER NON-DATABASE DESAK PRESIDEN TERBITKAN KEBIJAKAN P3K PARUH WAKTU
Nasional

ALIANSI HONORER NON-DATABASE DESAK PRESIDEN TERBITKAN KEBIJAKAN P3K PARUH WAKTU

20 November 2025
WAMEN VIVA YOGA DORONG PENGUATAN LEMBAGA EKONOMI TRANSMIGRASI
Nasional

WAMEN VIVA YOGA DORONG PENGUATAN LEMBAGA EKONOMI TRANSMIGRASI

20 November 2025
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

30 September 2025
Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

1 Oktober 2025
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA

PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA

30 November 2025
OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

30 November 2025
MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

29 November 2025
WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

29 November 2025

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    8994 shares
    Share 3598 Tweet 2249
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2023 shares
    Share 809 Tweet 506
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1658 shares
    Share 663 Tweet 415
  • Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

    1495 shares
    Share 598 Tweet 374
  • SUNAT MASSAL TUNJANGAN 2300 GURU SERTIFIKASI, DIDUGA MELIBATKAN OKNUM PIMPINAN

    1256 shares
    Share 502 Tweet 314
PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA
Olah Raga

PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA

by Admin
30 November 2025
0

JAKARTA — PP Pelti menggelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih Internasional International Tennis Federation (ITF) Level I atau Certificate Beginner and Intermediate...

Read more
OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

30 November 2025
MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

29 November 2025
WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

29 November 2025
SEKDA KABUPATEN GOWA MEMBUKA PELATIHAN KOPDES MERAH PUTIH

SEKDA KABUPATEN GOWA MEMBUKA PELATIHAN KOPDES MERAH PUTIH

28 November 2025
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.