MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang layak dan merata bagi seluruh masyarakat melalui program jaminan kesehatan gratis. Komitmen tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di akun TikTok resmi Bupati Maros @chaidir_syam pada Senin (26/1/2026).
Dalam unggahan tersebut, Bupati Maros menyertakan caption: “Melalui program jaminan kesehatan gratis, pemerintah hadir memastikan setiap masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang layak dan merata. Karena sehat adalah hak semua.”
Video tersebut menampilkan pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr. H. Muhammad Yunus, yang menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Maros siap menanggung biaya jaminan kesehatan bagi warga yang tidak memiliki jaminan maupun tidak memiliki kemampuan finansial.
“Bagi yang tidak memiliki jaminan kesehatan dan tidak memiliki dana, maka pemerintah siap menjaminkan dan membayarkan jaminan kesehatannya. Bagi yang tidak memiliki kendaraan, siap dijemput di rumahnya untuk dibawa ke fasilitas kesehatan,” ujar dr. H. Muhammad Yunus dalam video tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat tidak mampu ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Maros melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD. Pada tahun 2025, Pemkab Maros mengalokasikan anggaran sekitar Rp27 miliar untuk membiayai jaminan kesehatan masyarakat kurang mampu.
“Ini tidak gratis dalam arti tanpa biaya, tetapi yang membayar adalah Pemerintah Kabupaten. Anggaran kurang lebih Rp27 miliar digunakan untuk membayarkan jaminan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Yunus menyampaikan bahwa alasan keterbatasan biaya maupun transportasi seharusnya tidak lagi menjadi penghalang masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan.
“Alasan masyarakat tidak ke rumah sakit karena tidak ada uang atau tidak ada kendaraan, sekarang sudah ada solusinya. Pemerintah menanggung biaya dan menyiapkan layanan jemput pasien,” tambahnya.
Dalam video tersebut juga disampaikan bahwa di setiap desa dan kelurahan telah tersedia perawat dan bidan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Unggahan video ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Maros dalam menyosialisasikan program jaminan kesehatan gratis agar diketahui secara luas oleh masyarakat, sekaligus mendorong warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disiapkan pemerintah daerah.
ARFAH




















