MAROS — Upaya penguatan mitigasi bencana di wilayah rawan kembali mendapat dorongan baru dengan terbentuknya organisasi kemanusiaan Pawana Camara, yang beranggotakan pemuda serta tokoh masyarakat dari tiga kecamatan: Camba, Mallawa, dan Cenrana (Camara). Organisasi ini lahir sejalan dengan kegiatan pembentukan dan pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) oleh Kementerian Sosial RI di Kecamatan Camba. Jumat, 19/12/2025.
Pembentukan Pawana Camara mendapat apresiasi dari pemerintah kecamatan Camba, Mallawa, dan Cenrana. Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya potensi bencana, terutama banjir bandang dan longsor, yang hampir setiap tahun melanda kawasan tersebut.
Pembentukan relawan dianggap sebagai kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan bencana. Keberadaan organisasi ini juga diharapkan mampu menjadi wadah sosial yang lebih terstruktur dalam menghadapi kondisi darurat.
Ketua Pawana Camara, Andi Aso, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembentukan organisasi tersebut. Ia menyebut kehadiran Pawana Camara merupakan harapan lama masyarakat.
“Ini yang sangat kami harapkan mengingat banjir bandang yang tiap tahun kami alami. Kini kami punya organisasi sebagai lumbung sosial dalam mitigasi bencana. Saya berharap dukungan penuh dari seluruh stakeholder agar kita bisa bergerak bersama demi kemanusiaan,” ujarnya.
Dengan resmi berdirinya Pawana Camara, masyarakat di tiga kecamatan tersebut kini memiliki kekuatan relawan yang lebih siap untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana di masa mendatang. Organisasi ini juga diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya penguatan potensi SAR dan respons cepat bencana.
HAMZAN





















