PALOPO — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Palopo sejak awal dibentuk sebagai wadah pembinaan dan penguatan kapasitas pengusaha muda, khususnya pelaku usaha rintisan dan UMKM. Peran tersebut dinilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.
Namun, dalam perkembangannya, HIPMI Palopo disebut mulai bergeser dari tujuan awal organisasi. Fungsi pendampingan bagi pengusaha pemula dan UMKM dinilai belum berjalan maksimal. Sejumlah program strategis seperti mentoring bisnis, pelatihan manajemen usaha, pendampingan legalitas, hingga fasilitasi akses permodalan dan pasar belum dirasakan secara merata oleh anggota, terutama pelaku UMKM.
Kondisi ini berdampak pada melemahnya peran HIPMI sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi pengusaha muda. Organisasi yang diharapkan menjadi fasilitator pengembangan usaha justru dinilai lebih banyak menonjolkan kegiatan seremonial dibandingkan program substantif yang menjawab kebutuhan riil anggota.
Situasi tersebut menjadi perhatian menjelang pemilihan Ketua BPC HIPMI Palopo. Proses pemilihan pimpinan ke depan diharapkan tidak semata berorientasi pada popularitas atau kepentingan kelompok tertentu, melainkan menitikberatkan pada kapasitas, visi, serta komitmen terhadap pemberdayaan pengusaha pemula dan UMKM.
Ketua BPC HIPMI Palopo yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadikan pendampingan UMKM sebagai prioritas utama, membangun sistem mentoring yang terstruktur, serta memperluas jejaring usaha, akses permodalan, dan pasar secara inklusif. Transparansi organisasi dan konsistensi pelaksanaan program juga dinilai menjadi kunci untuk menjaga relevansi HIPMI di tengah tantangan ekonomi yang semakin dinamis.
Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Palopo dipandang sebagai momentum pembenahan organisasi, bukan sekadar pergantian figur kepemimpinan. Dengan arah kepemimpinan yang tepat, HIPMI Palopo diharapkan kembali berfungsi optimal dan memberikan manfaat nyata bagi pengusaha muda dan pelaku UMKM di daerah tersebut.
SYUKRI





















