MAROS — Dinas Perikanan Kabupaten Maros menggelar pelatihan keterampilan pengolahan ikan bandeng tanpa duri bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga prajurit. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Maros, Selasa (10/2/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 8 GUPUSMU IV Cabang II PG Mabesad. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Dinas Perikanan Kabupaten Maros serta perwakilan dari satuan GUPUSMU IV.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Maros, A. Muhisal, mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan teknis kepada peserta dalam mengolah ikan bandeng agar lebih bernilai ekonomis dan mudah dikonsumsi masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan keterampilan praktis kepada ibu-ibu Persit agar mampu mengolah bandeng tanpa duri. Selain untuk kebutuhan keluarga, keterampilan ini juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan,” ujar A. Muhisal.
Menurutnya, Kabupaten Maros memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi ikan bandeng di Sulawesi Selatan. Karena itu, penguasaan teknik pengolahan yang baik diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan lokal.
Selain praktik teknis mencabut duri bandeng, peserta juga mendapatkan materi pengemasan dan pengolahan produk agar lebih menarik dan memiliki daya jual di pasaran.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan simbol sinergi antara Dinas Perikanan Kabupaten Maros dengan institusi TNI dalam mendukung pemberdayaan perempuan, ketahanan pangan keluarga, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis perikanan.
Dinas Perikanan Maros berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
HAMZAN




















