MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros secara resmi meluncurkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui Surat Edaran Bupati Nomor: 100.3-4-2/2/DLH.
Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional pada awal Februari 2026 mengenai kepedulian lingkungan.
Dalam surat edaran tersebut, Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.I.P., M.H., menginstruksikan seluruh jajaran Forkopimda, Perangkat Daerah, Camat, hingga tingkat RT/RW untuk melaksanakan kegiatan Jumat Bersih secara rutin minimal satu kali sepekan.
Kegiatan yang dijadwalkan setiap hari Jumat pukul 06.30 hingga 08.30 WITA ini menyasar berbagai titik strategis, mulai dari lingkungan kantor, fasilitas umum, rumah ibadah, hingga drainase dan jalanan protokol.
Menunjukkan komitmen kuat terhadap gerakan ini, Bupati Chaidir Syam turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di kawasan Masjid Al Markaz Maros, jumat pagi (13/02/2026)
Tidak sendirian, Bupati tampak bahu-membahu bersama Ketua DPW BKPRMI Sulsel dan masyarakat sekitar untuk merapikan area rumah ibadah kebanggaan warga Maros tersebut.
Usai melakukan kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar halaman Masjid Al Markaz.
Aksi penanaman ini diharapkan dapat memperkuat aspek “Asri” dalam gerakan tersebut, sekaligus menjadi simbol keberlanjutan pelestarian alam di Kabupaten Maros.
Chaidir Syam menekankan Gerakan ASRI ini harus dilakukan secara kolektif melibatkan Seluruh instansi pemerintah dan pendidikan (TK hingga SMA/SMK), Pihak swasta, BUMN/BUMD, dan pelaku UMKM serta Organisasi masyarakat, tokoh adat, hingga aktivis perempuan dan pemuda.
“Gerakan ini bukan sekadar membersihkan sampah, tapi membangun budaya sadar lingkungan agar Kabupaten Maros tetap aman, sehat, resik, dan indah bagi seluruh warganya,” tutup Bupati yang baru saja meraih gelar doktor untuk kedua kalinya ini.
HAMZAN




















