• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Kriminal

Gubernur Sulsel Tak Becus Urus Tambang Ilegal, Oknum Diduga Manfaatkan “Koordinasi 86”

jum007 by jum007
30 Juli 2025
in Kriminal
Gubernur Sulsel Tak Becus Urus Tambang Ilegal, Oknum Diduga Manfaatkan “Koordinasi 86”

Gubernur Sulsel Tak Becus Urus Tambang Ilegal, Oknum Diduga Manfaatkan “Koordinasi 86”

MAROS — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Gubernur, kembali disorot terkait lemahnya penanganan aktivitas pertambangan ilegal yang semakin marak di berbagai daerah. Lembaga Swadaya Masyarakat Bumi Mentari dan Lembaga Monitoring Kinerja Aparatur Negara (Lemkira) menyuarakan kekecewaan mereka atas situasi ini yang dinilai mencerminkan ketidakbecusan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penindakan.

Ilham Lahiya, Direktur Eksekutif LSM Bumi Mentari, menegaskan bahwa Gubernur Sulsel seharusnya mengambil langkah tegas dalam menertibkan aktivitas tambang liar yang beroperasi tanpa izin resmi. “Bukan hanya merugikan daerah dari segi pendapatan, tapi ini juga menjadi ancaman serius bagi lingkungan hidup. Kerusakan ekosistem akibat tambang ilegal sudah sangat memprihatinkan,” ujar Ilham.

Ia juga menyoroti dugaan adanya praktik “koordinasi 86” yang dimanfaatkan oleh oknum aparat penegak hukum, baik dari kepolisian daerah maupun kepolisian resor di wilayah-wilayah tambang. “Praktik ini mencoreng integritas hukum dan memperkuat persepsi publik bahwa penegakan hukum hanya berlaku untuk masyarakat kecil, sementara para pelaku tambang ilegal malah dipelihara,” tegasnya.

Baca Juga:  Pengadaan Internet Bermasalah Tersangka Kedua Baru Ditahan

Hal senada disampaikan Ismail Tantu dari Lemkira. Ia mengungkap bahwa lemahnya pengawasan dan tindakan hukum terhadap pelanggaran di sektor pertambangan menunjukkan adanya indikasi pembiaran sistematis. “Kami mencium adanya pelanggaran mekanisme perizinan yang justru dilakukan atau dilindungi oleh oknum yang seharusnya menegakkan aturan. Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Ismail.

Ismail menambahkan bahwa data yang mereka himpun menunjukkan puluhan perusahaan tambang di Sulawesi Selatan telah habis masa berlaku izinnya, namun tetap beroperasi tanpa hambatan berarti. “Sebagian besar tambang tersebut masih terus beroperasi tanpa dasar hukum yang jelas. Pendapatan daerah pun hilang, sementara masyarakat sekitar hanya mewarisi kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga:  Sepekan, Dua Pengedar Dibekuk Satres Narkoba Maros

LSM Bumi Mentari dan Lemkira mendesak Gubernur Sulsel untuk bertindak lebih konkret, termasuk membentuk tim independen untuk menyelidiki dugaan keterlibatan oknum dalam pembiaran aktivitas tambang ilegal. Mereka juga menyerukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turut mengusut aliran dana dari praktik tambang ilegal yang diduga menjadi bancakan segelintir elit dan oknum aparat.

“Kami tidak akan berhenti bersuara. Kalau perlu, kami akan menggalang gerakan masyarakat sipil untuk mendesak pertanggungjawaban Gubernur secara terbuka,” tutup Ilham Lahiya.

Seperti halnya data yang dikantongi aktivis Laskar Merah Putih LMP Muhammad Rijal, terdapat 26 Perusahaan tambang yang ada di Maros dinyatakan telah berakhir izinya namun tetap dilakukan pembiaran aktivitas eksploitasi secara terang terangan, tidak termasuk aktivitas tambang tambang yang dilakukan secara perorangan tanpa izin.

Baca Juga:  Polres Selidiki Jejak, Mafia Solar Subsidi Dipindah Pakai Truk Modifikasi

Sementara di daerah Moncongloe Kabupaten Gowa, tak jauh dari Kantor Camat Moncolloe Kabupaten Maros, sejumlah aktivitas tambang golongan C jenis tanah urug. Aktivitasnya di Gowa tapi Truk Materialnya melintasi dan merusak jalan beton di wilayah Maros. Kondisi saat musim kemarau menghasilkan polusi Debu pada musim hujan membuat jalanan berlumpur, kondisi lingkungan warga menghirup udara segar setiap hari sepanjang jalan jelas tercemari oleh debu.

“Buat apa urus ijin, sudah mahal proses penerbitannya makan waktu lama, lebih baik bayar kordinasi dengan aparat polisi aktivitas tambang aman jalan” demikian kata penambang ilegal yang meminta namanya di rahasiakan, mereka mengungkap setoran mereka untuk polres Rp5 Juta sedangkan untuk oknum dirkrisus Polda Rp10 Juta perbulan sudah bisa aman.

JUM

Share11Tweet7SendShareSend

Related Posts

DIREKTUR LKBH MAROS MEMINTA PROSES HUKUM DILAKUKAN SECARA TELITI DAN TIDAK TERBURU-BURU
Kriminal

DIREKTUR LKBH MAROS MEMINTA PROSES HUKUM DILAKUKAN SECARA TELITI DAN TIDAK TERBURU-BURU

11 Januari 2026
MALAM TAHUN BARU BERUJUNG LAPORAN PIDANA, KASUS DUGAAN KEKERASAN OKNUM POLISI DISIDIK POLRES MAROS
Kriminal

MALAM TAHUN BARU BERUJUNG LAPORAN PIDANA, KASUS DUGAAN KEKERASAN OKNUM POLISI DISIDIK POLRES MAROS

3 Januari 2026
POLRES MAROS GASPOL PROGRAM HUMANIS 2025, KASUS NARKOTIKA ALAMI KENAIKAN
Kriminal

POLRES MAROS GASPOL PROGRAM HUMANIS 2025, KASUS NARKOTIKA ALAMI KENAIKAN

30 Desember 2025
POLRES MAROS MUSNAHKAN RATUSAN GRAM NARKOTIKA HASIL UNGKAPAN KASUS AGUSTUS–DESEMBER 2025
Kriminal

POLRES MAROS MUSNAHKAN RATUSAN GRAM NARKOTIKA HASIL UNGKAPAN KASUS AGUSTUS–DESEMBER 2025

5 Desember 2025
PENGEDAR SABU DI MAROS DITANGKAP, POLISI BONGKAR MODUS TRANSAKSI LEWAT MEDIA SOSIAL
Kriminal

PENGEDAR SABU DI MAROS DITANGKAP, POLISI BONGKAR MODUS TRANSAKSI LEWAT MEDIA SOSIAL

27 November 2025
KELUARGA KORBAN MINTA HUKUMAN SEBERAT-BERATNYA UNTUK PEMBUNUH WANITA DI BANTIMURUNG
Kriminal

KELUARGA KORBAN MINTA HUKUMAN SEBERAT-BERATNYA UNTUK PEMBUNUH WANITA DI BANTIMURUNG

13 November 2025
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

30 September 2025
Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

1 Oktober 2025
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
E-SPORT JADI RUANG BEREKSPRESI, PEMUDA BONTOA GELAR MOBILE LEGENDS YOUTH CUP

E-SPORT JADI RUANG BEREKSPRESI, PEMUDA BONTOA GELAR MOBILE LEGENDS YOUTH CUP

17 Februari 2026
MUSRENBANG KECAMATAN TURIKALE TA 2027 TUTUP RANGKAIAN DI MAROS, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN JADI PRIORITAS

MUSRENBANG KECAMATAN TURIKALE TA 2027 TUTUP RANGKAIAN DI MAROS, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN JADI PRIORITAS

13 Februari 2026
JELANG RAMADAN 1447 H, BUPATI MAROS PIMPIN AKSI BERSIH-BERSIH MASJID AGUNG AL-MARKAZ

Bupati Maros Terbitkan Surat Edaran “Jumat Bersih”, Sukseskan Gerakan Indonesia ASRI

13 Februari 2026
MASIFKAN GERAKAN ASRI, DLH MAROS TERJUNKAN TIM ADIPURA REAKSI CEPAT DI AL-MARKAZ

MASIFKAN GERAKAN ASRI, DLH MAROS TERJUNKAN TIM ADIPURA REAKSI CEPAT DI AL-MARKAZ

13 Februari 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9083 shares
    Share 3633 Tweet 2271
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2045 shares
    Share 818 Tweet 511
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1668 shares
    Share 667 Tweet 417
  • Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

    1565 shares
    Share 626 Tweet 391
  • SK BUPATI DILANGKAHI! KADIS KESEHATAN MAROS GESER KASI LEWAT SURAT TUGAS, DIDUGA LANGGAR UU ASN DAN PP 11/2017

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
E-SPORT JADI RUANG BEREKSPRESI, PEMUDA BONTOA GELAR MOBILE LEGENDS YOUTH CUP
Olah Raga

E-SPORT JADI RUANG BEREKSPRESI, PEMUDA BONTOA GELAR MOBILE LEGENDS YOUTH CUP

by jum007
17 Februari 2026
0

MAROS -- Suasana depan Kantor Kecamatan Bontoa, Jl. Andi Raja Panjalingan, Sabtu malam (14/2/2026), terlihat berbeda dari biasanya. Ratusan pemuda...

Read more
MUSRENBANG KECAMATAN TURIKALE TA 2027 TUTUP RANGKAIAN DI MAROS, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN JADI PRIORITAS

MUSRENBANG KECAMATAN TURIKALE TA 2027 TUTUP RANGKAIAN DI MAROS, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN JADI PRIORITAS

13 Februari 2026
JELANG RAMADAN 1447 H, BUPATI MAROS PIMPIN AKSI BERSIH-BERSIH MASJID AGUNG AL-MARKAZ

Bupati Maros Terbitkan Surat Edaran “Jumat Bersih”, Sukseskan Gerakan Indonesia ASRI

13 Februari 2026
MASIFKAN GERAKAN ASRI, DLH MAROS TERJUNKAN TIM ADIPURA REAKSI CEPAT DI AL-MARKAZ

MASIFKAN GERAKAN ASRI, DLH MAROS TERJUNKAN TIM ADIPURA REAKSI CEPAT DI AL-MARKAZ

13 Februari 2026
HARGA SEMBAKO DI GELAR PANGAN MURAH MAROS DIKELUHKAN LEBIH MAHAL DARI PASAR, WARGA PROTES

HARGA SEMBAKO DI GELAR PANGAN MURAH MAROS DIKELUHKAN LEBIH MAHAL DARI PASAR, WARGA PROTES

13 Februari 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.