MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros memberikan sertifikat penghargaan kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Maros dan unsur SAR Gabungan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam misi kemanusiaan evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500. Penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikan, Maros, Senin (26/1/2026) pagi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Maros dalam sebuah upacara resmi yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan instansi lintas sektor yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan.
Bupati Maros dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR yang berlangsung penuh tantangan. Menurutnya, keberhasilan misi evakuasi merupakan buah dari sinergi, profesionalisme, dan semangat gotong royong seluruh unsur.
“Penghargaan ini adalah bentuk rasa bangga dan terima kasih Pemerintah Daerah serta masyarakat Maros atas dedikasi dan pengorbanan para personel yang telah bekerja tanpa mengenal lelah,” ujar Bupati Maros.
Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan lokal. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan misi kemanusiaan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Maros, Towadeng, S.H., menyebut penghargaan ini sebagai simbol kuatnya kebersamaan dan koordinasi antarinstansi. Ia menegaskan bahwa TRC BPBD Maros akan terus siap menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan di wilayah Butta Salewangang.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi bersama bahwa keberhasilan penanganan bencana tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja kolektif yang solid dan berkesinambungan.
HAMZAN




















