MAROS — Solidaritas para pendidik di Kabupaten Maros kembali membuktikan bahwa guru bukan hanya pendidik di ruang kelas, tetapi juga garda terdepan kemanusiaan. Melalui Aksi Sosial Tanggap Bencana (TABE), PGRI Kabupaten Maros menggelar penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh, Selasa (17/12/2025).
Dipimpin langsung Ketua PGRI Kabupaten Maros, Andi Patiroi, aksi kemanusiaan ini melibatkan puluhan guru dari berbagai satuan pendidikan. Dengan penuh empati, para guru menyisihkan sebagian rezekinya sebagai wujud kepedulian terhadap saudara sebangsa yang tengah dilanda musibah.
“Ini adalah panggilan nurani. Guru tidak boleh tinggal diam ketika saudara-saudara kita tertimpa bencana. Sedikit dari kami, semoga berarti besar bagi mereka,” ujar Andi Patiroi di sela kegiatan.
Hasilnya, aksi solidaritas tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp111.471.500 (seratus sebelas juta empat ratus tujuh puluh satu ribu lima ratus rupiah). Tak hanya uang tunai, para guru juga mengumpulkan pakaian layak pakai untuk disalurkan langsung kepada warga terdampak banjir bandang.
Bantuan tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada Baznas Kabupaten Maros, untuk selanjutnya dikirim melalui Lanud Hasanuddin Mandai bersama bantuan kemanusiaan lainnya dan diterbangkan langsung ke wilayah terdampak di Sumatra dan Aceh.
Aksi TABE PGRI Maros ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup kuat di kalangan pendidik. Dari Maros, pesan kemanusiaan itu diterbangkan, menguatkan harapan di tengah duka para korban bencana.
SYUKRI




















