• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
Warkop Cumming
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Nasional

MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

jum007 by jum007
29 November 2025
in Nasional
MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

JAKARTA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas dengan memecat seorang staf di Direktorat Tanaman Pangan Kementerian Pertanian setelah terbukti melakukan pemerasan terhadap petani dalam proses penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan). Namun, di balik keputusan cepat tersebut, tersisa pertanyaan besar mengenai lemahnya sistem pengawasan internal di tubuh Kementerian Pertanian.

Amran mengungkapkan, staf yang tidak memiliki jabatan struktural itu nekat mengaku sebagai direktur jenderal (dirjen) saat berada di lapangan. Dengan identitas palsu tersebut, ia meminta uang kepada kelompok tani dengan nominal fantastis, mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 600 juta untuk satu unit alsintan—bantuan yang seharusnya diberikan secara gratis oleh negara.

“Bukan pejabat, dia staf. Tapi dia mengaku dirjen kalau ke lapangan. Dia mengaku dirjen,” ujar Mentan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Modus yang dilakukan oknum ini bukan hanya merugikan petani, namun juga mencederai program pemerintah yang selama ini digembar-gemborkan sebagai upaya nyata meningkatkan produksi pangan nasional. Bantuan traktor dan alat pertanian yang semestinya menjadi stimulus pertanian justru berubah menjadi alat pemerasan.

Baca Juga:  GUS IPUL IMBAU NU JAGA KETEDUHAN

“Tidak boleh nipu-nipu petani. Traktor diambil, suruh bayar Rp 100 juta, Rp 50 juta satu alat, satu traktor,” tegas Amran.

Di Balik Aksi Individu, Ada Celah Sistemik?

Meski Amran telah memecat pelaku, publik kini mempertanyakan bagaimana seorang staf bisa memanipulasi identitas sedemikian rupa tanpa terdeteksi selama ini. Fakta bahwa seorang pegawai level staf mampu bertindak seperti pejabat tinggi menunjukkan adanya kelemahan dalam tata kelola birokrasi Kementan—khususnya dalam sistem verifikasi, pengawasan lapangan, dan mekanisme distribusi bantuan.

Baca Juga:  Sri Mulyani Terima Hak Pensiun dari Taspen Usai 17 Tahun Mengabdi Sebagai Menkeu

Kasus ini membuka kembali isu klasik: program bantuan pemerintah yang rawan menjadi ladang korupsi, terutama ketika menyentuh kelompok rentan seperti petani, yang sering kali tidak memahami alur regulasi dan mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan pemerintah.

Mentan Harus Lanjutkan Tindakan Sistemik

Pemecatan staf hanyalah permukaan dari masalah yang lebih dalam. Publik menunggu apakah Kementan akan:

Baca Juga:  HIMBARA DUKUNG PERCEPATAN PEMBANGUNAN KOPDES MERAH PUTIH

Melakukan audit menyeluruh terhadap penyaluran alsintan di seluruh Indonesia,

Membuka identitas oknum secara transparan agar kasus tidak menguap begitu saja.

Mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, mengingat nominal uang yang diminta terlalu besar untuk operasi tunggal.

Merevisi tata kelola distribusi bantuan agar lebih transparan dan berbasis digital sehingga tak ada lagi ruang manipulasi.

Jika Kementerian Pertanian hanya berhenti pada pemecatan satu orang, kasus ini berpotensi menjadi preseden buruk, bahwa birokrasi dapat menjadi ajang mencari rente, dan petani tetap menjadi pihak yang dieksploitasi dalam lingkaran birokrasi gelap.

JUM

Share22Tweet14SendShareSend

Related Posts

WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI
Nasional

WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

29 November 2025
TERIMA ILUNI, WAMEN VIVA YOGA TEGASKAN PENGEMBANGAN SDM ADALAH KUNCI ESKALASI EKONOMI DI KAWASAN TRANSMIGRASI
Nasional

TERIMA ILUNI, WAMEN VIVA YOGA TEGASKAN PENGEMBANGAN SDM ADALAH KUNCI ESKALASI EKONOMI DI KAWASAN TRANSMIGRASI

27 November 2025
MENKO YUSRIL: KEPPRES REHABILITASI EKS DIREKSI PT ASDP SUDAH SESUAI PROSEDUR KONSTITUSIONAL
Nasional

MENKO YUSRIL: KEPPRES REHABILITASI EKS DIREKSI PT ASDP SUDAH SESUAI PROSEDUR KONSTITUSIONAL

25 November 2025
GUS IPUL IMBAU NU JAGA KETEDUHAN
Nasional

GUS IPUL IMBAU NU JAGA KETEDUHAN

21 November 2025
ALIANSI HONORER NON-DATABASE DESAK PRESIDEN TERBITKAN KEBIJAKAN P3K PARUH WAKTU
Nasional

ALIANSI HONORER NON-DATABASE DESAK PRESIDEN TERBITKAN KEBIJAKAN P3K PARUH WAKTU

20 November 2025
WAMEN VIVA YOGA DORONG PENGUATAN LEMBAGA EKONOMI TRANSMIGRASI
Nasional

WAMEN VIVA YOGA DORONG PENGUATAN LEMBAGA EKONOMI TRANSMIGRASI

20 November 2025
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

30 September 2025
Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

1 Oktober 2025
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA

PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA

30 November 2025
OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

30 November 2025
MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

29 November 2025
WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

29 November 2025

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    8994 shares
    Share 3598 Tweet 2249
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2023 shares
    Share 809 Tweet 506
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1658 shares
    Share 663 Tweet 415
  • Camat Tanralili Diduga Pungli Rp8 Juta Lewat Surat Garapan

    1495 shares
    Share 598 Tweet 374
  • SUNAT MASSAL TUNJANGAN 2300 GURU SERTIFIKASI, DIDUGA MELIBATKAN OKNUM PIMPINAN

    1256 shares
    Share 502 Tweet 314
PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA
Olah Raga

PP PELTI GELAR PELATIHAN SERTIFIKASI CBI LEVEL I BERTARAF INTERNASIONAL DI JAKARTA

by Admin
30 November 2025
0

JAKARTA — PP Pelti menggelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih Internasional International Tennis Federation (ITF) Level I atau Certificate Beginner and Intermediate...

Read more
OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

OTT TAMBANG ILEGAL DI DAS MAROS DIDESAK IMBAS KERUSAKAN HUTAN CAPAI 1.196 HEKTAR

30 November 2025
MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

MENTAN PECAT OKNUM PEMERAS PETANI

29 November 2025
WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

WALHI SUMUT SEBUT TUJUH PERUSAHAAN JADI PEMICU BENCANA EKOLOGIS DI TAPANULI

29 November 2025
SEKDA KABUPATEN GOWA MEMBUKA PELATIHAN KOPDES MERAH PUTIH

SEKDA KABUPATEN GOWA MEMBUKA PELATIHAN KOPDES MERAH PUTIH

28 November 2025
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.