MAKASSAR — Aksi solidaritas atas kematian Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta, meluas hingga Kota Makassar. Ratusan massa gabungan dari mahasiswa, komunitas ojol, dan masyarakat umum melakukan unjuk rasa pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, di perempatan Jalan A.P. Pettarani, Makassar.
Situasi yang awalnya berlangsung damai berubah memanas ketika terjadi aksi anarkis. Sebuah pos polisi lalu lintas di perempatan Pettarani dibakar massa sekitar pukul 20.15 WITA. Api cepat membesar dan melalap seluruh bangunan pos.
Ratusan pengunjuk rasa mulai berkumpul di sekitar Jalan Pettarani. Mereka membawa atribut bendera, spanduk, dan poster menuntut keadilan atas kematian Affan.
“Kami datang untuk menyuarakan keadilan bagi saudara kami Affan. Kalau ada yang melakukan pembakaran, itu bukan bagian dari massa aksi kami. Kami minta polisi jangan salah sasaran,” ujar salah seorang pengunjuk rasa.
Seorang saksi mata, Rifaldi (32), warga sekitar lokasi kejadian, mengaku kaget dengan cepatnya api membesar.
“Tadi awalnya cuma ramai-ramai demo, tapi tiba-tiba ada suara pecahan kaca dan api langsung menyala. Orang-orang panik, ada yang lari, ada juga yang teriak-teriak minta padamkan api,” katanya.
JUM