MAKASSAR — Para kepala desa di Kabupaten Maros mendapat pembekalan penting tentang cara menghadapi wartawan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) APDESI Maros masa jabatan 2026–2031 yang digelar di Hotel Prima Makassar.
Materi tersebut dibawakan langsung oleh Pimpinan Redaksi Metrosulsel.com, Jumadi, yang menekankan pentingnya sikap terbuka dan komunikasi yang baik dalam menghadapi media maupun LSM.
Menurutnya, pers dan LSM bukanlah pihak yang harus ditakuti. Justru, keduanya memiliki peran sebagai mitra dalam mengawasi jalannya pemerintahan, termasuk di tingkat desa.
“Jangan panik atau bersikap defensif. Hadapi dengan tenang, sampaikan informasi sesuai data, dan tetap profesional,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga mengingatkan agar kepala desa tidak memberikan pernyataan yang bersifat spekulatif serta selalu mengedepankan klarifikasi resmi jika muncul informasi yang tidak tepat.
Materi ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Ketua APDESI Maros terpilih, Wahyu Febri, menilai pembekalan tersebut sangat membantu dalam menambah wawasan kepala desa.
“Materi ini sangat bermanfaat. Kepala desa jadi lebih memahami aturan dan cara bersikap saat berhadapan dengan LSM maupun wartawan,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Timpuseng, Kecamatan Camba, Arsyad. Ia menilai materi ini tidak hanya penting bagi kepala desa, tetapi juga bagi perangkat desa.
“Sering kali kepala desa tidak berada di kantor. Sementara perangkat desa yang menerima tamu dari LSM atau wartawan. Jadi, pengetahuan seperti ini juga perlu diberikan kepada mereka,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kepala desa, khususnya dalam menghadapi era keterbukaan informasi yang menuntut transparansi dan komunikasi yang baik dengan publik.
JM





















