MAROS — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Poros Makassar–Maros, tepatnya di sekitar Jembatan Tambua, pada Kamis (26/3) sekitar pukul 23.30 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya langsung dievakuasi oleh petugas menggunakan ambulans ke ruang jenazah RSUD dr. La Palaloi Maros.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian (TKP), sebelum insiden terjadi, korban sempat singgah di salah satu penjual gorengan yang berada tidak jauh dari lokasi. Menurut keterangan warga, korban sempat bertanya mengenai arah menuju suatu lokasi yang disebut “Belang-Belang”. Namun, tidak lama setelah kembali melanjutkan perjalanan, kecelakaan pun terjadi.
Dari pantauan di lokasi, sepeda motor yang digunakan korban adalah jenis matic warna putih, diduga Yamaha Fino dengan nomor polisi DD 3023 TU. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian belakang, menandakan benturan keras saat kejadian.
Adapun ciri-ciri korban: Berjenis kelamin laki-laki, Rambut berwarna pirang (kemerahan), Mengenakan jaket hitam dan kaos biru gelap
Mengalami luka serius di bagian wajah, saat dievakuasi, korban tidak membawa identitas diri seperti KTP maupun SIM. Selain itu, telepon seluler juga tidak ditemukan di lokasi kejadian.
Upaya identifikasi telah dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk pemeriksaan sidik jari melalui sistem Inafis dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Maros. Namun hingga Jumat dini hari (27/3) sekitar pukul 03.00 WITA, identitas korban masih belum berhasil diketahui karena data sidik jari tidak terbaca.
Saat ini, jenazah korban masih berada di ruang jenazah RSUD dr. La Palaloi Maros sambil menunggu pihak keluarga atau kerabat yang mungkin mengenali korban.
Pihak kepolisian dan tenaga medis mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban serta kendaraan yang digunakan, agar segera menghubungi pihak rumah sakit atau kepolisian terdekat.
Informasi ini diharapkan dapat membantu proses identifikasi korban dan mempercepat penemuan pihak keluarga.
JUM





















