MAROS — Kasat Lantas Polres Maros, AKP Muhammad Arafah, membantah tudingan arogan saat melakukan penertiban parkir di kawasan Jalan Perhubungan Udara, Mandai.
Ia menegaskan, tindakan tersebut murni untuk mengurai kemacetan. Menurutnya, pihaknya telah dua kali menegur pengelola Roti Maros Setia Kawan agar tidak menggunakan badan jalan sebagai area parkir saat arus padat.
“Kami sudah ingatkan agar tidak parkir di badan jalan saat ramai. Itu salah satu penyebab kemacetan,” ujarnya.
Arafah juga mengakui sempat menyampaikan pernyataan “silakan melapor”, namun disebut sebagai bentuk penegasan saat menjalankan tugas di tengah situasi tegang.
Sementara itu, pihak keluarga pengusaha melalui Hardi Arfandy menyayangkan cara penindakan yang dinilai tidak profesional dan terkesan berlebihan.
“Datang dalam kondisi marah dan hanya kami yang ditegur keras, padahal banyak titik lain juga ramai kendaraan,” katanya.
Ia juga menyoroti ucapan Kasat Lantas yang dinilai menantang untuk dilaporkan, serta meminta Kapolda Sulsel mengevaluasi yang bersangkutan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Polres Maros secara institusi. Kasus ini menjadi sorotan publik, apakah hal ini menjadi kasus yang lebih serius atau berakhir dengan saling memaafkan.
SYAMSIR





















