IRAN — Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal balistik ke wilayah Israel sebagai balasan atas serangan militer gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap sejumlah target strategis di Iran pada akhir Februari 2026. Serangan tersebut memicu eskalasi konflik yang dikhawatirkan dapat berkembang menjadi perang regional yang lebih luas.
Serangan Rudal Iran ke Israel
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah meluncurkan rudal balistik jenis Kheibar (Khorramshahr-4) yang menargetkan sejumlah fasilitas penting di Israel, termasuk kompleks pemerintahan yang berkaitan dengan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta instalasi militer. (The Economic Times)
Media internasional melaporkan bahwa beberapa rekaman video menunjukkan rudal Iran menembus sistem intersepsi sebelum menghantam target, meskipun lokasi dan waktu pasti dari rekaman tersebut belum sepenuhnya diverifikasi secara independen. (The Times of India)
Serangan ini merupakan bagian dari gelombang balasan Iran terhadap operasi militer Israel dan Amerika Serikat yang sebelumnya menargetkan fasilitas militer dan infrastruktur strategis di Iran.
Operasi Militer Israel – AS di Iran
Serangan terhadap Iran dimulai pada 28 Februari 2026 dalam operasi militer yang dikenal sebagai Operation Lion’s Roar. Operasi tersebut melibatkan serangan udara dan rudal terhadap sejumlah lokasi di Tehran dan kota lainnya. (Wikipedia)
Serangan tersebut dilaporkan menargetkan fasilitas militer, sistem pertahanan udara, serta lokasi yang diduga terkait dengan program nuklir Iran. Operasi ini kemudian memicu serangan balasan dari Iran terhadap Israel dan pangkalan militer sekutu Amerika di kawasan Teluk. (Wikipedia)
Israel Tetapkan Status Darurat Nasional
Setelah serangan rudal Iran, pemerintah Israel menetapkan status darurat nasional. Sekolah ditutup, kegiatan publik dibatasi, dan puluhan ribu tentara cadangan dimobilisasi untuk memperkuat pertahanan negara. (Reuters)
Sirene peringatan serangan udara dilaporkan berbunyi di sejumlah kota, sementara warga diminta berlindung di bunker dan tempat perlindungan sipil.
Konflik Meluas ke Negara Tetangga
Ketegangan juga meluas ke negara lain di kawasan. Kelompok militan Hezbollah, sekutu Iran di Lebanon, meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Iran. (Wikipedia)
Sebagai balasan, militer Israel melakukan serangan udara ke beberapa wilayah di Beirut, menandai eskalasi konflik yang melibatkan lebih banyak aktor di Timur Tengah. (Al Jazeera)
Kekhawatiran Perang Regional
Para analis internasional memperingatkan bahwa konflik ini berpotensi meluas karena Iran juga meluncurkan serangan drone dan rudal ke beberapa wilayah di kawasan Teluk serta mengancam jalur pelayaran strategis di Strait of Hormuz, salah satu jalur utama distribusi minyak dunia. (Wikipedia)
Sejumlah negara Barat, termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris, mengecam serangan Iran dan mendesak semua pihak menahan diri agar konflik tidak berkembang menjadi perang besar di Timur Tengah. (The Washington Post)
JUM





















