MAROS — Kegiatan musyawarah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Maros dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 April hingga selesai, bertempat di Hotel Premier Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya oleh panitia.
Ketua Panitia Pemilihan APDESI, Muhammad Arsyad yang juga Kepala Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang sebanyak 80 kepala desa aktif se-Kabupaten Maros, termasuk pejabat pelaksana tugas (Plt).
Namun demikian, hingga pelaksanaan kegiatan, panitia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah kepala desa yang telah menyatakan bergabung dalam forum tersebut.
“Dari 80 kepala desa yang diundang, kami masih menunggu kepastian jumlah yang hadir dan berpartisipasi,” ujar Arsyad.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Plt Ketua APDESI Maros, Wahyu Febri yang juga Kepala Desa Tenrigangkae, dan diketahui telah melewati masa jabatan periode pertamanya.
Diketahui, masa jabatan kepengurusan APDESI periode 2020–2025 telah berakhir. Setelah itu, jabatan Plt sempat dipegang oleh Lenni sebelum kemudian dilanjutkan oleh Wahyu Febri.
Panitia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh peserta untuk mencalonkan diri dalam kepengurusan baru. Namun, terkait kriteria dan persyaratan pencalonan, termasuk persentase dukungan rekomendasi, akan dibahas lebih lanjut dalam rapat panitia formatur.
“Semua peserta memiliki hak untuk mencalonkan diri. Adapun syarat teknis akan dirumuskan dalam rapat formatur, menyesuaikan dengan jumlah kepala desa yang berpartisipasi,” tutup Arsyad.
JUM





















