Evakuasi Disiapkan via Helikopter
MAROS — Setelah sebelumnya dua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan, operasi pencarian pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, kembali membuahkan hasil. Pada Kamis (22/1/2026).
Command Center Basarnas melaporkan temuan enam korban tambahan di sejumlah titik lokasi berbeda.
Dengan temuan terbaru ini, total korban yang telah ditemukan hingga hari ini berjumlah delapan orang. Keenam korban terbaru tersebut ditemukan di titik-titik berikut:
Titik 3: 4°55’54.16″S 119°44’49.95″E
Titik 4: 4°55’55.59″S 119°44’50.41″E
Titik 5: 4°55’55.13″S 119°44’51.25″E
Titik 6: 4°55’55.10″S 119°44’49.53″E
Titik 7: 4°55’53.87″S 119°44’48.55″E
Titik 8: 4°55’53.48″S 119°44’49.55″E
Sebelumnya, dua korban pertama ditemukan di sektor selatan lereng Bulusaraung dan telah dievakuasi secara manual melalui jalur tebing curam sebelum dibawa ke posko induk. Proses evakuasi tersebut memakan waktu berjam-jam karena medan ekstrem dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Berdasarkan informasi resmi dari Command Center Basarnas, seluruh korban yang baru ditemukan akan dikumpulkan di satu titik hoist helikopter guna mempermudah proses evakuasi udara. Titik pengumpulan atau hoist heli berada pada koordinat 4°55’53.51″S 119°44’48.91″E.
Evakuasi direncanakan menggunakan helikopter mengingat medan yang curam, vegetasi rapat, serta keterbatasan akses jalur darat. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pengamanan lokasi serta persiapan teknis evakuasi udara sambil menunggu kondisi cuaca yang memungkinkan.
Sementara itu, berikut daftar manifest sementara penumpang dan kru pesawat ATR 42-500 yang berjumlah 10 orang:
Daftar Korban (Kru dan Penumpang):
Capt. Andi Pratama – Pilot
First Officer Rudi Hartono – Kopilot
Sari Wulandari – Pramugari
Dedi Kurniawan – Pramugara
Nur Aisyah – Penumpang
Muhammad Rizal – Penumpang
Fitriani – Penumpang
Ahmad Fauzan – Penumpang
Lestari Putri – Penumpang
Budi Santoso – Penumpang
Basarnas menegaskan bahwa proses identifikasi resmi terhadap seluruh korban masih menunggu hasil evakuasi dan pemeriksaan tim DVI Polri. Operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilanjutkan untuk memastikan seluruh korban dan puing pesawat dapat ditemukan, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto agar proses SAR dimaksimalkan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
HAMZAN / JUM





















