• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Metro Sulsel
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
No Result
View All Result
Metro Sulsel
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Lokal
  • Kriminal
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Sorotan
  • Kebudayaan
Home Breaking News

DUA KORBAN PESAWAT ATR DITEMUKAN, RATUSAN RELAWAN DITERJUNKAN DALAM PENCARIAN MASSAL DI BULU SARAUNG

jum007 by jum007
19 Januari 2026
in Breaking News
DUA KORBAN PESAWAT ATR DITEMUKAN, RATUSAN RELAWAN DITERJUNKAN DALAM PENCARIAN MASSAL DI BULU SARAUNG

MAROS — Operasi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di kawasan Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus diperluas. Hingga hari ketiga pascakecelakaan, Tim SAR gabungan baru menemukan dua dari total 10 orang yang berada di dalam pesawat tersebut. Delapan korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Korban pertama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, berjenis kelamin laki-laki, di kedalaman jurang sekitar 200 meter dari puncak gunung. Evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan medan yang sangat terjal. Sehari kemudian, tim kembali menemukan korban kedua, seorang perempuan, di jurang dengan kedalaman sekitar 500 meter dari titik temuan pertama.

Pesawat yang menjalankan misi pengawasan udara untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) pukul 13.17 WITA saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar. Kontak terakhir diterima AirNav Makassar ketika pesawat berada di wilayah pegunungan karst Bulu Saraung.

Baca Juga:  NINI ADRIANY NURDIN RESMI JABAT SEKDIS PERTANIAN MAROS

Puing-puing pesawat ditemukan dalam kondisi hancur berkeping-keping di lereng gunung. Investigasi awal menunjukkan pesawat menabrak tebing karst di ketinggian sekitar 1.350 meter di atas permukaan laut (MDPL) sebelum jatuh ke jurang curam.

Hingga kini, delapan korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh tim SAR gabungan yang bekerja tanpa henti di medan ekstrem.

Pencarian Massal dengan Empat SRU Sekitar 500 Personil

Untuk mempercepat proses evakuasi, Basarnas bersama unsur TNI-Polri dan relawan membentuk empat Search and Rescue Unit (SRU) yang disebar ke sejumlah sektor krusial, yakni jalur Senggerang, Puncak 1, Puncak 2, dan kawasan Buluparea.

Berdasarkan data posko SAR, tiap SRU diisi gabungan personel dari berbagai instansi dan komunitas relawan, di antaranya Basarnas, TNI Babul, Yon Kav 10, Kodim PKP, BPBD Makassar, Polairud Polda Sulsel, Brimob Polda Sulsel, Damkar Makassar, Damkar Maros, SAR Pramuka, SAR Unibos, SAR Locust, Mapala UMI, Mapala PNUP, KSR UMI, PMI Makassar, Redkar, Celebes NVC, KPA Tropica, TRC Tonasa, serta sejumlah komunitas pecinta alam dan relawan kemanusiaan lainnya.

Baca Juga:  WAMENKUMHAM TEGASKAN PASAL 218 KUHP TAK MEMPIDANAKAN KRITIK DAN UNJUK RASA

Setiap SRU diperkuat puluhan personel, dengan total ratusan orang dikerahkan dalam operasi pencarian secara massal. Mereka menyisir lereng, jurang, dan titik-titik puing menggunakan teknik rappelling, drone pemantau, serta jalur panjat tebing, menyesuaikan dengan kontur ekstrem kawasan karst.

“Medan di lokasi sangat berbahaya. Tebing curam, jurang dalam, vegetasi lebat, serta kabut tebal menjadi tantangan utama tim di lapangan. Karena itu pencarian dilakukan serentak dari berbagai sektor,” ujar salah satu pejabat Basarnas Makassar di posko induk.

Sejumlah personel SAR bahkan bermalam di Gunung Bulu Saraung guna mengamankan titik temuan korban dan mempercepat proses evakuasi, mengingat jarak tempuh dari posko ke lokasi bisa mencapai berjam-jam.

Baca Juga:  PULANG PELANTIKAN, MOBIL OPERASIONAL KADES PETTANYAMANG RINGSEK DI HUTAN KAPPANG, 5 KORBAN DILARIKAN KE RUMAH SAKIT

Di dalam pesawat terdapat 10 orang, terdiri dari awak dan penumpang, termasuk tiga pegawai KKP dari Direktorat PSDKP. Pihak KKP dan Indonesia Air Transport telah menggelar konferensi pers dan menegaskan bahwa pesawat tersebut merupakan pesawat sewaan untuk misi pengawasan, bukan penerbangan komersial reguler.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mulai melakukan penyelidikan awal. Dugaan sementara mengarah pada faktor cuaca buruk, jarak pandang terbatas, serta tantangan navigasi di kawasan pegunungan karst. Kotak hitam pesawat masih dalam upaya pencarian untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Operasi SAR akan terus diperluas hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga telah menyiapkan posko darurat serta dukungan logistik bagi tim penyelamat dan keluarga korban.

HAMZAN / JUM

Share40Tweet25SendShareSend

Related Posts

Polemik Bayi di Maros: Orang Tua Kandung Akui Pernah Menitipkan Anak Karena Faktor Ekonomi Namun Neneknya Tak Tau
Breaking News

Polemik Bayi di Maros: Orang Tua Kandung Akui Pernah Menitipkan Anak Karena Faktor Ekonomi Namun Neneknya Tak Tau

11 Mei 2026
Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”
Breaking News

Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”

11 Mei 2026
GEBYAR MTQ XXXIV SULSEL DI MAROS MEMUNCAK, MALAM INI PENYISIHAN, BESOK 10 QORI TERBAIK BERTARUNG DI FINAL
Breaking News

GEBYAR MTQ XXXIV SULSEL DI MAROS MEMUNCAK, MALAM INI PENYISIHAN, BESOK 10 QORI TERBAIK BERTARUNG DI FINAL

16 April 2026
GRANAT: BOS NARKOBA MASIH AMAN
Breaking News

GRANAT: BOS NARKOBA MASIH AMAN

14 April 2026
Negara Hadir: Puskesmas Gilireng Utamakan Nyawa Pasien
Breaking News

Negara Hadir: Puskesmas Gilireng Utamakan Nyawa Pasien

14 April 2026
KOMISIONER BAZNAS MAROS, SASTRA DARMAKUSUMA MELAPORKAN PENYALURAN BANTUAN UNTUK WARGA DI RUMAH TAK LAYAK HUNI
Breaking News

KOMISIONER BAZNAS MAROS, SASTRA DARMAKUSUMA MELAPORKAN PENYALURAN BANTUAN UNTUK WARGA DI RUMAH TAK LAYAK HUNI

13 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

6 Oktober 2025
MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

24 Februari 2026
LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

24 September 2025
SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

24 Maret 2026
Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

Audit Macet, Penegakan Hukum Terjebak di Kominfo Maros

1
Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Program Makan Bergizi di Indonesia: Capaian, Tantangan, dan Harapan ke Depan

0
Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

Bocor Usulan Mutasi Pejabat Pemkot Makassar, Nama-Nama Sudah Beredar di Grup WhatsApp

0
Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

Pemerintah Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Langkah Penting Lindungi Ekosistem Dunia

0
Polemik Bayi di Maros: Orang Tua Kandung Akui Pernah Menitipkan Anak Karena Faktor Ekonomi Namun Neneknya Tak Tau

Polemik Bayi di Maros: Orang Tua Kandung Akui Pernah Menitipkan Anak Karena Faktor Ekonomi Namun Neneknya Tak Tau

11 Mei 2026
Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”

Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”

11 Mei 2026
PENANGANAN KASUS PASAR RAYA MAROS DISOROT, PENYELIDIKAN POLDA SULSEL DINILAI LAMBAN

PENANGANAN KASUS PASAR RAYA MAROS DISOROT, PENYELIDIKAN POLDA SULSEL DINILAI LAMBAN

10 Mei 2026
SATGAS PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS IKUTI BIODIVERSITY WEEK 2026 DI HUTAN DANAU UNHAS

SATGAS PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS IKUTI BIODIVERSITY WEEK 2026 DI HUTAN DANAU UNHAS

9 Mei 2026

Popular Stories

  • WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    WARGA CAMBA MAROS DIHEBOHKAN ISU PENCURIAN UANG DAN DUGAAN MANUSIA JADI-JADIAN

    9109 shares
    Share 3644 Tweet 2277
  • MANTAN KETUA DAN BENDAHARA KONI MAROS DITAHAN, KASUS DANA HIBAH 2016 DIDUGA RUGIKAN NEGARA RP500 JUTA

    2161 shares
    Share 864 Tweet 540
  • LAYANGAN PUTUS TELAN KORBAN LAGI, PENERTIBAN JALAN BARU DIPERTANYAKAN

    2060 shares
    Share 824 Tweet 515
  • SKANDAL BUSUK DI MAROS: NAMA “H” MENCULAT, SKKPR & SITE PLAN DIDUGA JADI LADANG PUNGLI

    1971 shares
    Share 788 Tweet 493
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Perlengkapan Ibadah di Masjid Maros

    1669 shares
    Share 668 Tweet 417
Polemik Bayi di Maros: Orang Tua Kandung Akui Pernah Menitipkan Anak Karena Faktor Ekonomi Namun Neneknya Tak Tau
Breaking News

Polemik Bayi di Maros: Orang Tua Kandung Akui Pernah Menitipkan Anak Karena Faktor Ekonomi Namun Neneknya Tak Tau

by jum007
11 Mei 2026
0

MAROS – Polemik pengasuhan bayi yang selama ini dirawat oleh sebuah Rumah Quran di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, terus bergulir....

Read more
Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”

Dituding Menahan Bayi, Rumah Quran di Maros Angkat Bicara: “Kami Menyelamatkan, Bukan Menyandera”

11 Mei 2026
PENANGANAN KASUS PASAR RAYA MAROS DISOROT, PENYELIDIKAN POLDA SULSEL DINILAI LAMBAN

PENANGANAN KASUS PASAR RAYA MAROS DISOROT, PENYELIDIKAN POLDA SULSEL DINILAI LAMBAN

10 Mei 2026
SATGAS PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS IKUTI BIODIVERSITY WEEK 2026 DI HUTAN DANAU UNHAS

SATGAS PRAMUKA PEDULI KWARCAB MAROS IKUTI BIODIVERSITY WEEK 2026 DI HUTAN DANAU UNHAS

9 Mei 2026
PELANTIKAN PENGURUS KWARCAB PRAMUKA MAROS SIAP DIGELAR, PANITIA MULAI MATANGKAN PERSIAPAN

PELANTIKAN PENGURUS KWARCAB PRAMUKA MAROS SIAP DIGELAR, PANITIA MULAI MATANGKAN PERSIAPAN

8 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

© 2025 metrosulsel.com Metrosulsel.com, referensi berita terpercaya dengan informasi aktual, tajam, dan mendalam untuk pembaca di Sulawesi Selatan dan Indonesia.