MAROS — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Maros sejak Jum’at (9/1/2026) mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik. Peristiwa tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang demi memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran lalu lintas.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Maros, Toadeng, S.H., mengatakan pohon-pohon berukuran besar tumbang akibat terpaan angin kencang dan intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak dini hari. Batang pohon dilaporkan melintang di badan jalan sehingga menghambat akses kendaraan.
“Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan tim TRC ke lokasi dengan membawa peralatan evakuasi, termasuk mesin pemotong kayu. Petugas bekerja cepat agar jalan yang sempat terputus dapat segera dilalui kembali,” ujar Toadeng.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Maros masuk dalam kategori rawan bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, BPBD terus melakukan pemantauan di titik-titik yang berpotensi terdampak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang. Jika tidak mendesak, sebaiknya menghindari area yang terdapat banyak pohon besar maupun baliho,” imbaunya.
Hingga saat ini, BPBD Maros masih menyiagakan personel selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi kemungkinan adanya laporan lanjutan terkait dampak cuaca ekstrem di wilayah Butta Salewangang.
HAMZAN





















