JAKARTA — PP Pelti menggelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih Internasional International Tennis Federation (ITF) Level I atau Certificate Beginner and Intermediate (CBI) di Jakarta pada 19–30 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti 24 pelatih dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelatihan dipimpin Kepala Bidang Prestasi PP Pelti yang juga pelatih Timnas SEA Games, Ardi. Ia menyatakan bahwa program CBI bertujuan meningkatkan kapasitas pelatih dalam membina atlet-atlet usia dini.
“Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kualitas para pelatih sehingga mampu mencetak bibit atlet di daerah yang dapat bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Fokusnya pada pembinaan atlet berusia 7 hingga 13 tahun,” ujar Ardi di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Untuk memperdalam materi, PP Pelti menghadirkan advisor dari Belanda, Mr. Fraank Van Fraayenhoven, serta tutor Martin dari Bandung. Keduanya memberikan pendampingan selama masa karantina pelatihan.
Dari Sulawesi Selatan, sejumlah peserta turut mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya Sofyan Umar dari Kota Makassar yang menilai CBI Level I menjadi bekal penting bagi pelatih daerah.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas pelatih bertaraf internasional sehingga ilmu yang diperoleh bisa diterapkan kepada peserta didik. Fokusnya pada pemula kelas menengah usia 6 sampai 13 tahun,” kata Sofyan.

Sementara itu, Sekretaris Pelti Kabupaten Bantaeng, Heru, menekankan pentingnya penerapan standar ITF dalam proses pembinaan atlet muda.
“Kami berharap program ini benar-benar membuka peluang lahirnya bibit unggul dari daerah untuk memperkuat tenis Sulsel. Rekrutmen peserta didik ke depan harus mengikuti standar ITF, dengan kedisiplinan tinggi dan materi berlevel internasional,” ujarnya.
Heru menambahkan, peningkatan kualitas pelatih melalui sertifikasi CBI diharapkan mampu mendorong Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah penyedia atlet tenis potensial yang siap masuk gelanggang nasional dan internasional.
SYUKRI























